
"Baba, cobalah kita kenal dengan pria yang Rasya katakan. Aku lihat dia orang yang baik. Bahkan Rasya pun tidak akan memilih sembarangan untukku". Ujar Ayesha
"Ayesha, kenapa kamu ini?? Kamu ingin segera menikah?". Tanya Baba
" tentu Baba, usiaku 29 tahun sekarang. Memang baba tidak ingin Aku menikah?". Tanya Ayesha bete
Baba sangat bingung menjawab pertanyaan Ayesha. Disatu sisi Ia ingin segera menikahi Ayesha Tapi disatu sisi Ia tidak siap untuk hidup sendiri Dan berpisah dengan Ayesha.
Baba pun pergi ke kamar.
"Baba, Baba". Ujar Ayesha.
Wajah Ayesha sangat bete karena tidak mendapatkan jawaban dari Baba.
Sampai di hotel, Rasya Dan Raina membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri, mereka berbaring di tempat tidur, Rasya berbaring menghadap pada Raina sambil memainkan badan Raina.
" Sayang, Kamu serius mau menjodohkan Ayesha dengan Rangga?". Tanya Raina.
"Kalau mereka berdua mau ya boleh aja. Toh mereka berdua single, Dan sama-sama dari keluarga baik-baik". Ujar Rasya.
" Tapi kan Kamu belum bilang sama Rangga". Ujar Raina
"Siapa yang tidak mau dengan Ayesha ?? Dia cantik, baik Dan seorang dokter lagi". Ujar Rasya.
" jadi Kamu suka juga padanya?". Tanya Raina.
"Hmmmmmmm suka gak yah ???". Rasya meledek Raina
Raina terlihat bete.
" suka, Tapi hanya sebatas teman. Dia wanita yang baik siapa yang tidak suka padanya. Lagi pula, Aku sudah memiliki satu bidadari yang tidak habis-habis jadi buat apa Aku melihat wanita lain ??". Ujar Rasya mengecup bibir Raina.
"Sayang, mau kemana kita besok?". Tanya Rasya
__ADS_1
" ada deh. Sekarang lebih baik kita istirahat karena kita harus pergi sangat pagi". Ujar Raina
"Hmmmmmm jadi gak dapet jatah nih malam ini?". Tanya Rasya menatap Raina.
" emang Kamu mau?". Ujar Raina
Tanpa bertanya Rasya mulai menyerang tubuh Raina dengan ciuman
"Kita nikmati sisa hari kita disini. Aku ingin memberikan kenangan indah di London untukmu". ujar Rasya menciumi tubuh Raina.
Malam yang indah menjadi saksi antara hubungan Rasya & Raina di London.
Mereka menikmati malam yang indah saling menyalurkan semua perasaan cinta mereka.
" I love you Rasya". Ujar Raina memeluk Rasya
"I love you more". Jawab Rasya memeluk Raina erat. " bahagia lah selalu disamping ku". Ujar Rasya.
Merekapun tertidur saling berpelukan. Semakin hari rasa cinta mereka semakin kuat. Rasa yang tidak ingin berpisah tidak ingin menyakiti.
Di Jakarta
Ponsel Risya berbunyi.
"Aldo". Ujar Risya. Risya mengangkat telpon dari Aldo.
" Assalamualaikum ". Ujar Aldo diujung telpon
" Waalaikumsalam. Aldo, ada apa?". Tanya Risya.
"Aku dapat kabar, Alhamdulillah beasiswa ku di Australia diterima". Ujar Aldo bahagia
" wah selamat ya". Ujar Risya.
"Terimakasih. Risya, apa kita bisa bertemu?". Tanya Aldo.
__ADS_1
" boleh, kapan & dimana?" Tanya Risya
"2 jam lagi aku jemput. Kamu bersiap ya". Ujar Aldo.
" ok".
"Assalamualaikum".
" Waalaikumsalam ".
Risya menutup telpon Dan berjalan ke kamar.
" Risya, mau kemana?". Tanya Mama
"Kekamar Mah, Aku mau bersiap". Ujar Risya
" kamu mau pergi?". Tanya Mama
"Iya mah". Balas Risya
" sama siapa?". Tanya Mama
"Sama Aldo Mah". Ujar Risya.
" ooohhhhh yasudah Kamu bersiap". Ujar Mama.
Sejak Rasya Dan Raina pergi bulan madu, Risya Dan Mama menjadi dekat. Risya pun bercerita bahwa Aldo menyukainya namun Risya belum berani untuk memiliki hubungan dengan Aldo. Dia ingin menyelesaikan kuliahnya dulu. Mama hanya bisa mendukung apa yang terbaik untuk Risya. Kalaupun jodoh pasti gak akan kemana.
Risya pun pergi menuju kamarnya Dan bersiap.
***Hi Reader, terimakasih telah setia membaca novel "Rain...".
jangan lupa untuk Like Komen vote Dan share.
di kondisi sekarang ini, tetaplah berada dirumah untuk memutus tali penyebaran covid-19 ini. karena diam nya kita dirumah bisa sangat membantu. smoga para Reader sehat selalu Dan dilindungi Allah SWT ketika saat harus keluar rumah.
__ADS_1
salam manis dari Mrs. A***