Rain...

Rain...
baby Hui


__ADS_3

Mereka sampai dirumah.


Rasya & Raina telah berada di kamar ingin membersihkan diri.


Mereka memutuskan untuk mandi bersama.


Mereka berendam di bathtub saling menyentuh tubuh satu sama lain. Rasya sangat menyukai memainkan bola relaxation nya.


"Sayang, Aku merasa Mama Papa tidak suka kita ingin pergi ke London". Ujar Rasya yang masih bermain dengan bola relaxation nya.


" Ah mungkin Mama Papa berfikir Aku Baru kembali dari sana jadi untuk apa kesana lagi". Ujar Raina yang memainkan busa sabun.


"Hemmmmm mungkin seperti itu". Ujar Rasya.


Rainapun berdiri.


" mau kemana sayang? ". Tanya Rasya


" Sudah selesai. Ngapain lama-lama berendam ?? Nanti tubuhku kriput apalagi kamu yang menggrayangi tubuhku. Aku merasa geli". Ujar Raina keluar dari bathtub.


"Hemmmm jadi Kamu gak suka aku memainkan tubuhmu?". Tanya Rasya yang masih didalam bathtub.


" Bukan begitu, Aku lapar sekarang. Aku ingin masak". Ujar Raina menyelesaikan mandinya.


"Aku duluan ya. Bye bye baby Hui". Ujar Raina berlari sambil tertawa.


" Baby Hui ???". Rasya berfikir. "What ??? Baby Hui. Rain awas Kamu ya". Ujar Rasya teriak.


Raina sudah memakai bajunya, dengan menggunakan Kaos putih polos dan celana panjang, Ia turun untuk memasak. Sebelum ke dapur, Ia berjalan menuju kamar Risya.


" Dek". Raina mengetuk pintu Risya


"Iya kak". Risya membuka pintu.


" Bantuin kakak masak yuk". Ujar Raina

__ADS_1


"Ayo kak". Risya menutup pintu kamarnya Dan keluar berjalan menuju dapur.


" Mau masak apa kak?". Tanya Risya


"Coba kakak lihat dulu ada apa aja di kulkas". Ujar Raina.


Raina mengumpulkan apa saja yang Ada


" hemmm gimana kalau spaghetti carbonara ??". Ujar Raina


"Boleh kak". Ujar Risya.


" ayo eksekusi". Ujar Raina Semangat.


Mereka berdua pun sibuk memasak.


"Dek, bagaimana hubungan Kamu dengan Aldo?". Tanya Raina memulai pembicaraan.


" Aldo?? Biasa aja kak seperti berteman biasa. Oh ya Dia juga mengajakku jalan nanti malam minggu". Ujar Risya.


" Ya biasa lah ke mall". Ujar Risya yang masih sibuk membantu masak.


"Oh yasudah. Jaga diri ya". Ujar Raina.


" Ih memang Aku mau berbuat apa?? ". Tanya Risya.


" gak apa-apa". Ujar Raina tersenyum.


Tak Lama Rasya turun dari kamar untuk melihat apa yang dilakukan Istrinya.


"Wah wangi nya. Kalian masak apa?". Tanya Rasya


"Spaghetti carbonara". Ujar Raina


" hmmmmmm pasti enak. Gak sabar untuk mencoba". Ujar Rasya yang duduk di kursi.

__ADS_1


Merekapun selesai dengan masakannya. Raina menghidangkan masakannya di meja makan.


Merekapun melahap makanan nya.


"Hmmmmm ini enak Banget". Ujar Rasya melahap makanannya


" pelan-pelan sayang". Ujar Raina


"Sepertinya Aku harus memulai fitness lagi". Ujar Rasya


" kenapa?". Tanya Raina


"Ya kalau Aku makan enak kaya gini terus lama-lama aku bisa gendut". Ujar Rasya tertawa. " istriku memang hebat". Ujar Rasya mencium kepala Raina.


"Kkhhhmmm kkhhhmmm". Ujar Risya " gak lihat ada orang disini ya?". Ujar Risya.


Rasya & Raina hanya tersenyum.


Merekapun melahap makan malamnya.


Selesai makan, mereka kembali ke kamar masing-masing.


Didalam kamar Rasya & Raina tengah duduk di sofa. Raina yang membawa juice meminum juice nya.


"Sayang, berapa lama kita akan Umroh?". Tanya Raina yang duduk menyandarkan kepalanya di bahu Rasya.


" sekitar 1 minggu". Ujar Rasya mengelus kepala Istrinya. "Kenapa? Ada masalah?". Tanya Rasya


" tidak, Aku hanya ingin tahu". Jawab Raina.


"Mau berapa hari di London ?". Tanya Rasya.


" 1 minggu aja deh. Kita sudah meninggalkan tugas kita cukup lama". Ujar Raina.


"Baiklah. Besok Kamu mau ke Rumah Sakit kan?". Tanya Rasya

__ADS_1


" iya sayang". Jawab Raina


__ADS_2