
Adzan Subuh berkumandang, entah apa yang terjadi. Pagi ini Raina bisa mendengar Suara Adzan tak seperti pagi biasanya.
Raina duduk mengucek matanya. Berdiri Dan berjalan ke kamar mandi. Ia pun Wudhu bersiap untuk Sholat subuh.
Raina Sholat subuh dengan khusyu.
Selesai Sholat, Ia berfikir segitu hebatnya Rasya merubah Raina dengan begitu mudahnya. Raina pun melepas mukena nya Dan bersiap untuk jogging pagi.
Ia turun dari kamar, melihat Mama nya yang sudah bangun Dan berada di dapur.
"Pagi Mah". Raina menyapa
Mamanya terkejut.
" Raina, tumben udah bangun". Tanya Mama
"Iya Mah tadi abis sholat subuh". Ujar Raina
Mama Raina membelalakan matanya.
" Sholat subuh? Tumben". Jawab Mama
Raina hanya tersenyum
"Raina jogging dulu ya". Raina pergi keluar rumah.
Raina jogging menuju taman komplek. Berlari mengitari komplek beberapa Kali. Ia sudah merasa lelah akhirnya kembali kerumah.
Sampai rumah.
" Sarapan dulu yuk sayang". Ujar Mama Raina
"Nanti Mah, Aku mau siap-siap dulu". Ujar Raina Dan berjalan menaikin anak tangga menuju kamar.
Sampai dikamar Raina menuju kamar mandi untuk bersiap-siap.
Selesai mandi, Raina keluar dengan menggunakan jubah mandi Dan handuk dikepala.
Ia berjalan menuju lemari pakaian memilih pakaian yang ingin Ia kenakan
" Hmmmmmmm pilih yang mana ya?". Raina bingung.
__ADS_1
Akhirnya Raina memilih Kemeja panjang berwarna biru langit Dan rok tutu skrit panjang berwarna pink.
Ia bermake up natural seperti biasa.
Ia turun dari kamar menuju meja makan. Ia melihat papa nya duduk dimeja makan, Ia bergegas pergi.
"Raina". Mama memanggil. Raina menghentikan langkahnya.
" ada apa Mah ". Raina berbalik melihat Mama.
" Sarapan dulu. Mama udah buatin sandwich kesukaanmu". Ucap mamanya.
Raina tidak tega dengan mamanya, Akhirnya Raina menurun kan egonya.
Raina berjalan menuju meja makan.
Raina makan dengan buru-buru.
"Aku berangkat dulu". Raina bergegas pergi.
" Raina tunggu, ada yang mau papa bicarakan". Ujar Papa Raina.
"Bicara nanti saja, Aku sudah telat". Jawab Raina tanpa menoleh ke Papanya.
Sampai di Rumah Sakit.
" Pagi Dok". Semua staff mengucapkan salam pada Raina.
Raina berjalan menuju ruangannya.
Suster menghampiri Raina.
"Pagi Dok. Hari ini ada jadwal visit di 3 ruangan, kemaren seharusnya ada 5 Ibu yang dibolehkan pulang, Tapi karena dokter tidak masuk jadi kami cancel".
" Baik". Ujar Raina yang mengambil jas putih nya.
"Hari ini ada jadwal check up dari jam 10 sampai jam 1 siang". Ucap sister.
" baik". Ujar Raina.
Raina pun pergi menuju ruang Inap untuk visit.
__ADS_1
"Selamat pagi Ibu, gimana keadaan nya?". Tanya Raina Dan memeriksa si Ibu
" Baik Dok Alhamdulillah, kapan saya bisa pulang Dok? ". Tanya si Ibu
" Sudah saya periksa, In Shaa Allah hari ini boleh pulang". Jawab Raina.
Suster memberikan kertas kepulangan Ibu Dan menandatangani.
Setelah ke satu pasien, Raina memeriksa beberapa pasien lagi.
Selesai memeriksa pasien, Raina berjalan menuju ruangan nya.
Handphone nya berdering, ternyata Rasya menelpon.
"Assalamualaikum". Raina memberi salam
" Waalaikumsalam dokter". Jawab Rasya sedikit tertawa
"Kamu ke Rumah sakit kan?". Tanya Rasya
" Iya ini aku sedang dirumah sakit Habis visit ke ruang Inap ". Jawab Raina sambil duduk dikursinya.
" Good girl! Oya, Kamu gak berantem lagi kan sama Papa ???". Tanya Rasya lagi.
"Aku mencoba untuk tidak melakukan hal aneh kok". Jawab Raina
" Baguslah kalo gitu". Ujar Rasya
"Nanti selesai Tugas Aku kesana ya". Ucap Raina dengan wajah bahagia.
" Iya boleh, kebetulan Risya juga akan datang". Ujar Rasya.
"Ok. Udah dulu ya antrian banyak nih". Ujar Raina
" OK sayang. Semangat ya. Love you".
"Love you too sayang". Jawab Raina dengan wajah bahagia.
Raina kembali dengan kesibukannya.
Hari ini banyak sekali pasien yang check kehamilannya dikarenakan kemarin Raina tidak hadir.
__ADS_1
Banyak ybg suka dengan sikap an ketelatenan Raina sebaga dokter. meski dulu ini bukanlah impiannya Dan keinginan Papanya, Tapi Raina melakukan sumpah dokternya dengan sangat baik. bahkan kalau ada pasien yang kurang mampu, selalu Ia tolong.