Rain...

Rain...
berkumpul


__ADS_3

Sampailah Raina & Risya dirumah.


"Assalamualaikum". Raina memberi salam


" waalaikumsalam ". Ujar Rasya


" Loh, Rasya??". Raina terkejut. "Ada apa datang kemari??" Ujar Raina bingung.


"Loh, memang Aku tidak boleh datang kemari?? Aku kangen sama Kamu". Ujar Rasya memeluk Raina. Pipi Raina memerah tersipu malu.


" yaudah lepasin pelukanmu, Aku belum mandi". Raina mencoba melepaskan pelukan Rasya. "Malu itu ada Risya". Ujar Raina dalam hati.


Rasya pun melepas pelukannya.


" Dek, ikut kakak yuk mandi diatas". Raina menggenggam tangan Risya.


Raina & Risya pun pergi ke kamar.


"Apa Raina sudah pulang ??". Tanya Mama Raina.


" Sudah Tante, bersama Risya. Sekarang mereka sedang ke atas untuk membersihkan diri ". Ujar Rasya.


" Yasudah, setelah mereka selesai, kita bisa makan malam". Ujar Mama Raina.


"Baik Tante". Jawab Rasya tersenyum.


Mama Raina pun berjalan menuju ruang makan.

__ADS_1


Di kamar Raina, mereka bergantian untuk mandi.


Saat Risya selesai mandi, Risya bingung harus menggunakan baju yang lama atau tidak karena Ia tidak membawa baju ganti.


"Kak, Aku gak ada baju nih gimana dong?" Tanya Risya bingung


"Tenang, kan baju kakak banyak tuh, Kamu pilih aja. Toh badan kita sama". Ujar Raina " Pilihlah". Raina beranjak Dan membuka lemarinya.


Risya melihat satu per satu baju Raina, Ia memilih celana overall panjang Dan T-shirt putih. Risya pun memakainya.


"Ayo turun". Ujar Raina yang sudah melihat Risya siap.


Mereka pun turun menuju ruang makan.


Diruang makan sudah ada Mama Papa Dan Rasya.


Mereka berdua pun duduk Dan mengambil makanan.


"Wah, enak siapa yang masak ini ??". Tanya Risya


Raina menendang kaki Risya memandang pada Risya, Risya pun kaget dan berbalik memandang kakaknya yang sudah terlihat sedikit marah.


" ini Tante yang masak". Ujar Mama Raina


"Enak Tante". Ujar Risya malu-malu.


" makanlah". Ujar Papa Raina tersenyum.

__ADS_1


Merekapun melanjutkan makan tanpa berbicara.


Setelah makan, mereka mengobrol di ruang keluarga. Entahlah. Moment ini sangat berharga untuk Rasya & Risya. Terutama untuk Risya. Ia sedikit meneteskan air mata.


Yang melihat calon adik iparnya meneteskan Air mata, Raina pun bertanya.


"Loh adek, Kamu kenapa nangis?". Ujar Raina terlihat khawati. Semua pun melirik pada Risya.


" Kamu kenapa?". Tanya Mama Raina menyentuh pundak Risya.


Rasya pun mengetahui kenapa Adiknya menitihkan Air mata.


"Maaf Om Tante dan kak Raina, kita sudah lama menjadi yatim piatu. Apalagi ditinggal Mama. Sejak Risya Lahir. Jadi Risya sangat terharu jika berkumpul dengan keluarga seperti ini. Risya bisa merasakan bagaimana disayang oleh mama saat melihat bagaimana memperlakukanku sama dengan kak Raina. Risya tidak pernah merasakan bagaimana disayang Mama. Papa pun tidak menikah lagi sejak Mama meninggal sampai Papa ikut mama". Ujar Risya menitihkan Air mata.


Mendengar itu, Raina Dan mamanya memeluk Risya Dan menangis.


" Jangan sedih Risya, Kamu bisa anggap Tante sebagai mamamu. Dan Kamu bisa panggil Om & Tante Mama dan Papa". Ujar Mama Risya.


"Iya, Kamu bisa menganggap kita sebagai orangtua mu". Papa Raina mengelus kepala Risya.


" terimakasih Om & Tante ". Ujar Risya.


" kok Om Tante lagi?". Tanya Mama Raina


"Oh iya Mama & papa". Ujar Risya tersenyum Dan Raina memeluk Risya.


Terimakasih Ya Allah atas segala yang Engkau berikan. Engkau tidak hanya memberiku calon istri yang baik, Tapi juga memberikan orangtua untukku & Risya. Sungguh besar hadiahMu untukku. Aku berjanji akan menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepannya. Ujar Rasya dalam hatinya.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk Like, komen & vote. Krisa sangat diperbolehkan dengan syarat dengan kata-kata yang baik*


__ADS_2