
Tepat pukul 10 malam semua sudah sepi. Acara telah usai. Semua tamu sudah kembali dari pulau Dan keluarga kedua mempelai kembali ke kamar masing-masing. Begitupun sang pengantin Rasya & Raina.
Mereka sudah di dalam kamar setengah jam yang lalu, mereka membersihkan diri. Rasya yang lebih dulu membersihkan diri karena Raina bilang Ia cukup kelelahan.
Setelah selesai, Sudah memakai pakaian tidur, Rasya melihat Raina tertidur dengan masih menggunakan Gaun nya.
"Sayang, bangun. Apa Kamu ingin tidur dengan menggunakan Gaun seperti ini?". Rasya mencoba membangunkan, Tapi gagal.
" sayang". Rasya menggoyangkan bahu Raina.
"Heeemmmm". Jawab Raina
Dan Rasya menggiggit pipi Raina. Raina menjerit
" aaaaaa sakit". Raina sedikit berteriak mengelus pipi yang digigit Rasya. "Kamu kok gigit aku sih?". Ujar Raina marah.
" habis, Kamu dibangunin gak bangun". Ujar Rasya.
"Kan bisa dengan cara yang lebih halus". Ujar Raina masih kesal.
" aku sudah menggoyangkan bahumu Tapi masih tidak bangun". Jawab Rasya. "Aku hanya ingin mengatakan apa Kamu mau tidur dengan pakaian seperti ini?? Apa tidak gerah?" Tanya Rasya.
Raina melihat sekujur tubuhnya masih menggunakan Gaun pengantinnya.
Raina beranjak dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi.
__ADS_1
Raina membuka bajunya di ruang ganti, menggunakan jubah handuk.
"Bangunin kok kasar Banget sih. Kan bisa dengan cara halus. Dicium kek gitu. Ishh Rasya bener-bener gak romantis". Raina mengumpat.
Rainapun mandi berendam air hangat dalam bathtub. " Awas Kamu Rasya, Aku kerjain".
Selesai mandi, Raina keluar mengambil kopernya yang Ia simpan dalam lemari pakaiannya. Ia mengambil satu baju tidur dengan tersenyum sambil menaik turunkan Alis nya.
Rainapun keluar. Saat Ia berjalan, Rasya tersedak juice yang Ia minum saat melihat penampilan Raina.
Raina memakai baju tidur malam yang seksi dengan rambut yang Ia ikat asal setelah Ia keringkan. Terlihat sangat seksi. Lekuk rubuh Raina sangat terlihat begitu indah. Begitupun dengan leher jenjangnya.
Rasya sangat terpesona melihat Raina sampai tidak berkedip.
Raina berbaring di pinggir Rasya membalikkan badannya Dan Rasya hanya melihat punggungnya. Rasya menelan ludah melihat istrinya yang begitu indah dilihat.
" aku mau tidur". Ujar Raina dengan Nada ketus menggoyangkan pundaknya agar Rasya melepaskan tangannya dari pundaknya.
Rasya berfikir istrinya masih marah karena Dia menggiggit nya tadi.
"Sayang, maafkan Aku. Aku tahu Aku salah. Tapi jangan menghukumku seperti ini". Rasya memeluk Raina dari belakang.
Raina cukup terkejut. Ia merasa merinding Rasya memeluk pinggangnya Dan Rasya mencium leher belakang Raina.
" kamu sangat cantik menggunakan ini". Rasya mengelus perut rata Raina.
__ADS_1
"Sayang, berbaliklah. Dosa loh tidur memunggungi suami". Rasya menciumi leher dan pundak Raina.
Raina menahan diri menggigit bibir bawahnya.
Rasya membalikkan badan Raina sehingga Ia terlentang namun wajahnya dilain Arah.
" belum satu hari loh kita menjadi suami istri, masa Kamu udah marah padaku". Ujar Rasya menyentuh badan Raina. "Maafkan Aku". Rasya membalikkan wajah Raina Dan Ia mencium Raina dengan lembut. Raina pun tak menolaknya.
Sebenarnya marah Dia hanyalah palsu, Ia hanya ingin mengerjai suaminya.
Ciuman masih berlanjut cukup lama. Rasya sudah mulai bisa menguasai nafasnya.
Dasar lelaki. Ujar Raina dalam hati.
Setelah Rasya mencium Raina, ciumannya berpindah ke lehernya yang jenjang. Raina hanya menutup mata dengan apa yang dilakukan suaminya.
Kenapa Rasya begitu hebat sekarang? Ia begitu lembut menciumku. Apa jiwa lelakinya keluar ?? Entahlah. Ujar Raina dalam hati.
" Biarkan Aku memilikimu seutuhnya Sayang". Ujar Rasya terus menciumi tubuh Raina.
Raina tidak menolak sama sekali.
Malam ini adalah malam terindah untuk mereka berdua, semakin larut malam semakin mereka memadu kasih.
Selesai dengan tugasnya, Raina telah tertidur. Rasya memeluk erat tubuh Raina.
__ADS_1
"I love you Rain". Rasya berbisik pada Raina sambil mencium kening Raina
Raina hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya.