Rain...

Rain...
Raina sadar


__ADS_3

Rasya duduk disamping tempat tidur Raina. Raina terlelap tidur.


"Maafkan Aku sayang". Rasya menggenggam tangan Raina Dan menangis. " sadarlah sayang, maafkan semua kesalahanku. Aku sangat mencintaimu ". Rasya mencium tangan Raina


Rasya merasa menyesal dengan apa yang Ia perbuat.


" kenapa Aku bodoh sampai menyakitinya". Ujar Rasya memukul tembok.


Rasya sholat disebelah Raina. Raina hanya terdiam.


"Ya Allah sembuhkanlah Istri hamba. Jangan siksa dia seperti ini. Aku sangat mencintainya. Aku janji akan menjadi suami yang lebih baik lagi". Ujar Rasya dalam doanya.


Tiga hari berlalu keadaan Raina masih sama. Rasya hanya bisa berdoa Dan Berusaha untuk menghiburnya.


Ponsel Rasya berbunyi, ternyata telpon dari Papa.


" Assalamualaikum Pah ". Ujar Rasya


" Waalaikumsalam. Rasya bagaimana keadaan Raina?". Tanya Papa


Rasya menangis


"Papa maafkan Aku, Aku memang bukan suami yang baik untuk Raina". Ujar Rasya sambil menangis.


" tenang lah nak. Kamu tidak bersalah. Ini salah kami tidak memberitahukan keadaan Raina yang sebenarnya". Ujar Papa.


"Berdoalah Dan hibur dia terus In Shaa Allah Ia akan membaik". Ujar Mama

__ADS_1


" apa kita perlu kesana?". Tanya Papa


"Tidak usah Pah, Aku akan menanganinya". Ujar Rasya menghapus air matanya dan menggenggam tangan Raina.


" Baiklah kalau seperti itu. Kamu jaga kesehatan disana ya. Assalamualaikum ". Ujar Papa


" Waalaikumsalam Pah ". Ujar Rasya.


Rasya pun menutup telpon.


" Sayang, apa Kamu tidak merindukanku?". Tanya Rasya pada Raina. "Aku sangat merindukanmu". Rasya meneteskan Air mata yang terjatuh ditangan Raina.


Wajah Raina begitu pucat karena tidak makan. Badannya pun lemas. Yang awalnya selalu duduk sekarang berbaring.


" jangan siksa aku seperti ini. Sayang maafkan Aku ". Ujar Rasya.


2 minggu berlalu tanpa lelah Rasya terus Berusaha menyandarkan Raina.


Rasya mencium bibir Raina dengan lembut Dan membisikkan " I love you Raina".


Tak lama Rasya terlelap tidur.


Dipagi hari, Rasya merasa ada yang membangunkannya.


Saat membuka mata Dia terkejut Raina menyentuh nya.


"Rain". Ujar Rasya terkejut.

__ADS_1


" kenapa wajahmu seperti itu ?? Seperti melihat hantu". Ujar Raina yang masih terlihat lemas. "Sayang, Aku dimana ?? Kenapa badanku lemas ?? Seperti orang yang tidak makan berhari-hari".


Rasya menangis Dan memeluk Raina "maafkan Aku sayang".


" maaf kenapa ???" Tanya Raina bingung. "Sayang, kenapa Aku ada dirumah sakit?" Tanya Raina. "Apa Aku sakit??? Aku tidak ingat apapun". Ujar Raina.


Rasya memanggil Andrew


" Andrew what are you doing here??" Raina bingung kedatangan Andrew dengan menggunakan Jas putihnya.


"Nothing, I just doing work here and I just want to see your condition". Ujar Andrew.


" what happen to myself ???". Tanya Raina


"Nothing happen you just feel tired after long journey". Ujar Andrew.


" are you sure?? ". Ujar Raina denan wajah yang curiga. "What's the date now???". Tanya Raina mencari kalender atau handphone. " sayang, tanggal berapa sekarang?". Tanya Raina


"27 Sayang". Jawab Rasya ragu


" apa??? Bukannya kita datang tanggal 12 ya??? Apa yang kita lakukan selama 2 minggu ?? Kenapa Aku tidak ingat". ujar Raina kebingungan.


"Sayang jangan berbohong padaku. Apa yang terjadi ????" Raina mulai Panik


Hi reader, Terimakasih karena masih setia membaca novel "Rain...". jangan lupa untuk Like, komen, vote & share ke teman-teman mu ya.


salam manis dari Mrs. A

__ADS_1


__ADS_2