
Rasya berlari menuju ruang IGD
Ia mencari Dan bertanya pada suster.
"Permisi, apa ada korban kecelakaan 2 orang baru ini?" Tanya Rasya.
"Oh iya, mas siapa nya ya ??. Tanya suster
" saya anak nya sus".
"Baiklah ikut saya kedalam". Rasya mengikuti Suster.
" Pak, ini anak yang kecelakaan itu". Ujar suster ke seorang Bapak.
"Astagfirullah Papa". Rasya melihat Papanya penuh darah.
" Rasya". Papanya memanggil begitu lirih.
"Pah, apa yang terjadi". Rasya mulai Panik Dan meneteskan air mata
" Sya, mungkin hidup papa tidak lama lagi. Papa mohon padamu, jaga baik-baik adikmu Dan papa berpesan padamu jadilah lelaki yang baik". Ujar Papa Rasya berbata-bata.
Tak lama Papa Rasya menghembuskan nafas terakhirnya.
__ADS_1
"Papaaaa... Bangun Pah, jangan tinggalin Rasya". Rasya menangis.
Ia terus menangis.
Ia melihat sebelah Papanya ada Risya yang pingsan namun, keadaan nya baik-baik saja hanya luka kecil dibagian tertentu.
" Risya, bangun". Rasya menangis membangunkan Risya.
Tak lama Risya sadar.
"Kakak, kenapa kakak menangis". Ujar Risya
" Papa Dek, papa sudah tidak ada". Rasya menangis.
"Apa???? Gak mungkin kak". Risya mulai menangis. " dimana papa? ". Tanya Risya
" Papa". Risya menangis sejadi-jadinya. "Pah bangun Pah, kenapa papa meninggalkan ku. Papa sudah janji akan menjagaku. Pah bangun. Mama sudah meninggalkanku, sekarang papa yang meninggalkanku. Papa jahat". Risya memukul badan Papanya. " papa bangun". Risya memeluk badan Papanya yang sudah tak bernyawa lagi.
"Tenang Risya". Ujar Rasya memeluk Risya.
" Papa jahat kak, ninggalin kita". Risya menangis dipelukan Rasya.
"Tenang dek, masih ada kakak disini". Rasya mencoba menenangkan Risya.
__ADS_1
Setelah semua selesai, Rasya & Risya pulang membawa mayat Papanya pulang ke Rumah.
Banyak orang berdatangan.
Tak lama mayat Papanya dikubur di sebelah makam mamanya.
" Smoga kalian tenang ya Mama & papa ". Ujar Rasya " Rasya janji akan selalu menjaga Risya, Rasya berjanji akan memberikan hidup layak untuk Risya. terimakasih papa Mama sudah mengajarkan banyak hal untuk Rasya. Rasya mencintai kalian". Lanjut nya.
Merekapun pergi dari makam kedua orangtua nya.
Setelah ditinggal Papanya, Rasya memeruskan bengkel milik Papanya. Bengkel itu maju dengan pesat. Namun, Rasya tidak mengerti mengembangkan bengkel itu.
Setelah mempertimbangkan, Rasya akhirnya menjual bengkel Papanya Dan membangun sebuah perusahaan Arsitek yang masih terlihat kecil hanya 2 lantai, bekerjasama denag 2 sahabatnya. Rio & Rizky.
Karena saham lebih besar dari Rasya, akhirnya perusahaan itu diberi nama Brawidjaya Architeam.
Ia pun merintis perusahaannya dengan berjuang tanpa lelah, Ia mencoba mendapatkan clien dimanapun itu. Dari membuat rumah, membuat perusahaan, membuat perumahan, Dan lain-lain.
Sampai hari ini perusahaan Brawidjaya Architeam menjadi salah satu perusahaan arsitek terbesar di Ibu Kota.
Rasya pun cukup terkenal menjadi bisnisman muda yang sukses.
setelah cukup sukses, akhirnya Rasya siap untuk mendekati Raina.
__ADS_1
Ia tahu kepulangan Raina, Tapi saat itu Ia masih belum siap untuk bertemu.
sampai waktu itu tiba, Saat Raina pulang dari rumah sakit, Ia sengaja menyebrang melalui mobil Raina. Ia sengaja bertemu seperti itu karena Dia tidak tahu Raina memiliki kekasih atau tidak. Dan Ia tidak berani menemui Raina secara langsung. maka dari itu, Rasya merencanakan pertemuan tidak sengaja. Ia ingin tahu bagaimana perasaan Raina saat berjumpa dengannya lagi.