Rain...

Rain...
masakan Raina & kedatangan Aldo


__ADS_3

"Rain, Aku bantu ya". Ujar Rasya.


" tidak perlu sayang, Aku ingin menunjukkan pada Mama bahwa Aku juga bisa masak seperti Mama". Ujar Raina tersenyum merekah merasa bangga.


"Duduk lah Rasya, kita lihat sehebat apa istrimu". Ujar Mama.


Rasya pun duduk bersama Mama melihat Raina masak.


Raina masak capcay, ayam goreng Dan sambal terasi.


" wah, sejak kapan Kamu bisa bikin sambel ??". Tanya Mama


"Sejak di London aku sangat stress tidak bisa makan pedas. Akhirnya Aku meminta temanku yang pulang ke Indonesia membawa terasi. Hahahahahaha tau tidak ?? Saat Aku masak semua roommate ku berlarian keluar. Mereka bilang apa Aku masak bangkai tikus ??". Ujar Raina bercerita.


Rasya & Mama nya tertawa mendengarnya.


"Akhirnya Aku membuat stok untukku makan sendiri". Ujar Raina.


" yeay makanan siap". Ujar Raina.


Raina membawanya ke meja makan.


Rasya memanggil Risya & Papa untuk makan siang.


Merekapun duduk siap menyantap makan siangnya.


"Hmmmmm enak, Tapi rasanya lain ya tidak seperti biasa nya". Ujar Papa Raina


" ini yang masak Raina Pah". Ujar Mama


"Oh ya ??? Memang Raina bisa masak?". Ujar Papa takjub. " menyalakan kompor saja tidak bisa ". Tambahnya.

__ADS_1


" ih Papa ini, underestimate Banget dengan ku". Ujar Raina. "Kan selama di London Aku belajar masak. Aku bosen makanan sana jadi Terpaksa Aku harus belajar masak". Ujar Raina


Papa hanya mengacungi jempol Dan melanjutkan makan.


" Assalamualaikum ". Seseorang mengucapkan salam.


Tiba-tiba Risya tersedak melihat siapa yang datang.


" Eh Aldo. Tumben kemari? ". Ujar Papa Raina


Aldo mencium tangan Om dan Tante nya.


" Aku mau menumpang makan disini". Ujar Aldo tertawa.


Risya terlihat kikuk memandang Aldo


Aldo say Hi ke semua.


"Ayo duduk". Ujar Raina. " makanan ini semua Aku loh yang masak". Raina berbangga diri.


" kriuk kriuk. Lawakanmu garing". Ujar Raina bete.


Yang lain hanya tertawa melihat tingkah Raina & Aldo.


"Wuih enak juga masakan kakak. Yakin nih kakak yang masak ?? Jangan-jangan beli di restaurant". Ujar Aldo.


" sembarangan, itu Rasya & Mama menjadi saksi ini semua Aku yang masak'. Ujar Raina.


Merekapun makan siang dengan suasana yang bahagia.


Setelah makan, mereka berkumpul di halaman belakang. Cuaca sedikit Mendung jadi diluar tidak terlalu panas.

__ADS_1


Raina sedang duduk di ayunan kayu nya. Sedangkan Risya membantu Mama Dan Rasya bermain catur bersama Papa.


"Kak". Aldo duduk disamping Raina


" Apa?". Jawab Raina jutek.


"Kak, Aku mau bicara". Ujar Aldo serius.


" ya bicaralah siapa yang melarang". Jawab Raina


"Kak, Aku suka sama Risya". Ujar Aldo


Raina tersedak saat minum juice.


" Apa???".ujar Raina tak percaya


"Iya Aku suka Risya, adik iparmu". Jawab Aldo.


" kok bisa???". Tanya Raina.


"Gak tau juga cuma, sejak Aku melihat dia di acara lamaran kakak, Aku merasa tertarik. Mungkin karena Dia cantik. Tapi saat Aku melihat dia kembali di pulau semakin Aku menyukainya. Bahkan selalu terbayang". Ujar Aldo memandang awan sambil tersenyum.


" Kamu ada-ada aja deh. Pake suka sama adik iparku". Ujar Raina


"Ya mau gimana lagi. Kak tolong aku lah untuk pedekate dengannya". Ujar Aldo memohon


" dekati sendiri ah kakak gak mau ikut campur. Nanti kakak iparmu Rasya bisa marah pada kakak". Ujar Raina


"Cuma bantuan kecil kok". Ujar Aldo. " please kak". Ujar Aldo.


"Yaudah Tapi jangan macam-macam ya". Ujar Raina

__ADS_1


" yes. Ok janji. Ujar Aldo. "You're best sister kak". Aldo memeluk Raina.


" lepasin, tuh gak liat Rasya memandangmu". Ujar Raina melepas pelukan Aldo.


__ADS_2