
setelah bertukar cincin, mereka hanya pergi ke restaurant dekat bandara. penerbangan Aldo pada sore hari jadi mereka pergi lebih awal karena merayakan pertunangan Risya dan Aldo dengan sederhana. setelah pukul 3 mereka melajukan mobil nya menuju bandara.
Risya yang bersama Aldo Dan Dirgantara.
Risya duduk di belakang sedangkan Aldo di depan menemani Papanya yang sedang menyetir.
terdengar isak tangis Risya dari belakang. Aldo Dan Papanya saling pandang Dan melihat Risya dari kaca depan.
Mobil berhenti.
"Kamu pindah ke belakang". ujar Dirgantara.
Dirgantara adalah pria yang modern Ia tidak pernah masalah jika anaknya bersama pacarnya. bahkan sekarang Risya adalah tunangannya. Ia merasa Risya butuh pelukkan Aldo untuk menenangkan nya.
"Loh kok Kamu pindah ke belakang? gak enak sama Om Dirga". ujar Risya bingung.
"Tidak apa-apa sepertinya Risya lebih butuh Aldo daripada Om". ujar Dirgantara.
"Maaf Om". Risya mengetahui maksud Dirgantara.
"Tidak apa-apa itu wajar kok. Dulu mamanya Aldo juga begitu selalu menangis saat Om harus bertugas keluar kota. Itu membuktikan bahwa perempuan mencintai pria nya". jawab Dirga mencoba menenangkan.
"Jangan menangis, Aku hanya pergi sementara. kan kita masih bisa Video call". Aldo mengusap air mata Risya.
Risya hanya menunduk.
sepanjang jalan Aldo memeluk pundak Risya mencoba menenangkan Risya.
Sampailah mereka di bandara.
semua turun Dan Aldo menurunkan barang bawaan nya.
setelah itu mereka masuk untuk boarding pass karena counter telah buka.
setelah barang sudah masuk Dan Aldo sudah mendapatkan boarding pass Ia duduk. hanya 30 menit lagi Ia harus pergi menuju gate.
__ADS_1
"Aku permisi ke toilet dulu". Risya berlari menuju toilet.
Ia merasa semakin sakit melihat orang yang Ia cintai pergi.
"Bodoh! kenapa Dada ini terasa sesak". Risya duduk di dekat toilet.
"Risya, Kamu kenapa?". Aldo menghampiri Risya.
"Kamu jahat! Aku benci kamu". Risya menangis memukul badan Aldo. "Aku sudah bilang Aku tidak mau memiliki hubungan jarak jauh seperti ini. Sakit Do". Risya memukul dadanya.
Aldo memeluk Risya. "Maafkan Aku. Aku tahu Aku salah memaksamu seperti ini. Aku janji akan datang segera Dan membawamu bersamaku". Also terus memeluk Risya. "Tenang lah orang akan mengira Aku menyakitimu". Aldo berusaha menenangkan Risya.
"Kamu memang menyakitiku Aldo". Risya terus menangis memukul Aldo.
"kapan Aku datang semua tergantung padamu. Berusaha lah untuk lulus segera". ujar Aldo.
"Aku mencintai mu Aldo. Aku akan merindukanmu". Risya memeluk Aldo.
" Aku juga sama. sudah jangan menangis lagi. sudah waktunya aku masuk gate ". Aldo mengelus punggung Risya.
" Kamu jaga diri baik-baik. jika ada pria yang mendekatimu harus bilang Aku sudah bertunangan Dan tunanganku lebih ganteng daripada Kamu. Ok". ujar Aldo
Risya tertawa kecil.
"kamu juga ya kalau ada perempuan bule mendekati mu Kamu harus bilang Aku sudah bertunangan Dan tunanganku sangat manis". ujar Risya tertawa kecil.
" kok gak cantik ??". Tanya Aldo
"karena pasti banyak cewek bule yang cantik Tapi tidak ada yag manis sepertiku". ujar Risya
merekapun tertawa.
" yasudah kita temui yang lain". ujar Aldo.
merekapun berjalan bertemu yang lain.
__ADS_1
setelah bertemu yang lainnya, Aldo pamit karena sebentar lagi penerbangannya.
"Aldo masuk dulu ya. terimakasih karena sudah mengantar Aldo. Papa jaga diri baik-baik jangan terlalu capek. Om Tante Terimakasih sudah menemani Aldo. Kak Raina semoga kehamilannya selalu sehat Dan smoga Aldo bisa datang saat kakak lahiran. Kak Rasya Terimakasih karena percaya memberikan Risya pada Aldo. tapi, selagi Aldo pergi tolong jaga Risya sebentar ya. setelah ini Aldo janji akan menjaga nya dengan sepenuh hati. Dan Risya, jaga diri baik-baik Dan ingat apa yang Aku bilang tadi". Ujar Aldo tersenyum.
"kamu juga jaga diri baik-baik fokuslah dalam study mu". ujar Dirgantara memeluk Aldo.
" jaga diri baik-baik Dan betul apa yang Papamu bilang fokuslah dalam belajar jadi dokter spesialis jantung yang hebat". Surya memeluk Aldo.
"jaga kesehatan mu". Natasha memeluk Aldo.
" Ingat jangan dekati cewek bule atau pergi ke club. jaga nama baik keluarga OK". Raina memeluk Aldo
"Jadilah dokter yang hebat". Rasya memeluk Aldo.
Risya diam menunduk.
" Yang lain memeluk Dan mengatakan sesuatu Kamu hanya diam". ujar Aldo memandang Risya.
Risya masih diam.
"Ok OK. Risya Aku masuk sekarang ya. jaga dirimu baik-baik selagi Aku pergi. segeralah selesaikan skripsimu". ujar Aldo
Risya hanya mengangguk.
Aldo memeluk Risya.
" Aku masuk sekarang ya. sampai jumpa kembali". ujar Aldo.
Aldo pun masuk kedalam bandara.
yang lain pergi keluar.
terlihat Risya masih sedih.
"Sudahlah Kamu jangan sedih kan Aldo peri sementara". raina menenangkan Risya.
__ADS_1
Aldo, Jaga dirimu baik-baik. Aku pasti merindukanmu. aku Mencintai mu. Ujar Risya dalam hati memandang ke dalam bandara.