Rain...

Rain...
pertemuan Rangga & Ayesha


__ADS_3

Hanya butuh 15 menit sampai di stasiun dekat rumah Ayesha.


Mereka turun Dan berjalan kurang lebih 2 km dari stasiun menuju rumah Ayesha.


Sampailah mereka dirumah Ayesha.


"Assalamualaikum". Raina mengetuk pintu


" waalaikumsalam. Aahhh Rasya Raina. Ayo masuk". Ayesha mempersilahkan Rasya Dan Raina masuk.


"Baba, Raina Dan Rasya sudah datang". Ujar Ayesha.


Baba pun turun.


" Assalamualaikum ". Ujar Baba


" Waalaikumsalam. Apa kabar Baba? ". Tanya Rasya memeluk Baba.


" Alhamdulillah baik. Bagaimana dengan kalian?". Tanya Baba


"Alhamdulillah baik Baba". Jawab Raina tersenyum


" Ayo kita sarapan dulu". Ujar Ayesha.


Merekapun sarapan bersama.


Selesai sarapan, mereka duduk di ruang TV untuk mengobrol


"Kapan penerbangan kalian?". Tanya Baba


" In Shaa Allah jam 9 malam". Ujar Raina


"Smoga semua lancar ya". Ujar Baba


" Aamiin". ujar Rasya Dan Raina


"Sedih harus berpisah lagi denganmu". Ujar Ayesha memeluk Raina.


" jangan sedih, In Shaa Allah kita akan berjumpa kembali". Ujar Raina mengelus punggung Ayesha.


Merekapun berbincang banyak hal. Suara ponsel Rasya berdering. Rasya melihat ternyata Rangga.


"Assalamualaikum, ada apa Ngga ??". Tanya Rasya


" Waalaikumsalam, bro jadi kan balik hari ini?". Tanya Rangga.


"In Shaa Allah jadi bro, jam 9 malam kita take off". Ujar Rasya.


" saya permisi sebentar ya". Ujar Rasya


"Bagaimana keadaan kantor?" Tanya Rasya

__ADS_1


"Ya seperti biasa. Hanya para client masih menunggumu pulang". Ujar Rangga.


" syukurlah kalau baik-baik saja. Loe memang bisa diandalkan". Ujar Rasya.


"Tenang Bro, Gue disini semua aman". Ujar Rangga


" Oh Iya Bro. Loe masih single kan?". Tanya Rasya


"Loe mau ngeledek Gue nih". Ujar Rangga.


" Bukan gitu Bro, gini Bro temen Raina lagi cari calon suami, Gue bilang punya temen single yaitu Loe". Ujar Rasya


"Gila Loe, main tembak aja". Ujar Rangga.


" serius bro, temen Raina ini cantik, Pinter Dan baik. Katanya Dia susah cari calon suami disini karena masih terlalu jarang ada Muslim. Dia anak mix Pakistan Inggris". Ujar Rasya.


"Ah Loe ada-ada aja. Gak ah". Ujar Rangga.


" Bro, yakin gak mau? Gue lagi dirumah nya nih. Loe mau liat dia gak ?". Tanya Rasya


"Gak ah ada-ada aja Loe". Ujar Rangga


" eh lihat dulu baru nolak". Ujar Rasya.


"Ok Tapi cuma lihat aja ya". Ujar Rangga


Rangga juga penasaran bagaimana perempuan yang diceritakan Rasya.


" Maaf, Baba Dan Ayesha. Ini Rangga yang berbicara. Kalau diizinkan bisakah dia melihat Ayesha ?". Tanya Rasya.


"Tentu". Ujar Ayesha.


Rasya memberikan ponselnya pada Ayesha.


Akhirnya Ayesha Dan Rangga saling melihat satu sama lain.


Ternyata cantik juga. Ujar Rangga dalam hati


Ya Allah tampannya dia. Ujar Ayesha dalam hati.


" Assalamualaikum. Hi Ayesha". Ujar Rangga


"Wa Waalaikumsalam". Ujar Ayesha terbata-bata


Ayesha memberikan ponselnya kembali pada Rasya. Ia tersipu malu.


" Aku ingin ke kamar kecil dulu". Ujar Ayesha.


Raina mengikuti Ayesha.


"Kenapa? Apa Kamu tidak suka pada Rangga?". Tanya Raina

__ADS_1


Ayesha masih memunggungi Raina


Ayesha berbalih pipi nya merah.


" Aku malu". Ujar Ayesha


"Malu kenapa? Aaaaaa kamu suka ya sama Rangga?". Tanya Raina meledek.


Ayesha mengangguk cepat.


Ditempat lain


" Baba, saya permisi sebentar". Ujar Rasya


Baba mengangguk


"Bro, gimana?". Tanya Rasya


" Gila, dia cantik Banget". Ujar Rangga


"Kan Gue bilang apa, pas Gue lihat dia pertama Kali Gue udah tahu dia selera Loe" jawab Rasya. "Mau gak Loe sama Dia?". Tanya Rasya


" Gue sih suka cuma kalau untuk serius ya kita harus kenal dekat dulu". Ujar Rangga


"Bisa diatur lah". Ujar Rasya.


"Ok Bro, Gue tunggu Loe ya. Sekarang Gue mau tidur dulu. Assalamualaikum". Ujar Rangga


" Waalaikumsalam ". Jawab Rasya.


Rasya pun kembali ke Ruang keluarga Dan duduk bersama Baba


" Rasya, Baba mau Tanya pada Kamu". Ujar Baba


"Boleh Baba, mau Tanya apa?". Ujar Rasya


" Apa Rangga lelaki yang baik?". Tanya Baba


Rasya tersenyum. "In Shaa Allah Baba. Dia adalah sahabat saya yang saya anggap sodara sendiri. Dia adalah lelaki yang baik. taat beribadah Dan dari keluarga baik juga. Aku adalah yatim piatu Tapi keluarga Rangga menganggap saya seperti anak sendiri. Baba, jika Mereka berdua saling menerima, Baba tidak perlu khawatir". ujar Rasya.


" Baba berikan sepenuhnya tanggung jawab ini padamu. jika mereka saling suka, maka Baba akan merestui". ujar Baba


"In Shaa Allah Baba". ujar Rasya.


***Hi reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Rain...".


Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya


oh ya, sebenarnya Author berencana memberikan visual para tokoh. namun membutuhkan Approval cukup lama. jika ingin melihat visual para tokoh, bisa gabung di Chat Author ya".


Salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2