
Sampailah mereka di salah satu restaurant ternama di Ibu Kota.
Rasya turun dari mobil Dan membuka pintu mobil.
"Silahkan tuan putri". Rasya mejulurkan tangannya.
" terimakasih pangeran". Raina menerima tangan Rasya.
"Kita mau makan disini?". Tanya Raina
" nggak, kita mau main bola disini". Rasya cekikikan
Masuk kedalam restaurant
"Reservasi atas nama Rasya & Raina". Ucap Rasya ke pelayan.
" Silahkan Ikut saya Tuan".
Mereka pun berjalan mengikuti pelayan.
Sampailah disatu ruangan.
"Silahkan Tuan, Nyonya". Pelayan mempersilahkan masuk.
Saat membuka pintu, Raina sangat terkejut.
1 ruangan di booking Rasya. Didekorasi dengan begitu indah. Banyak bungan menghiasi ruangan membuat ruangan wangi dengan bunga2.
" Kamu yg membuat ini semua?". Raina takjub.
"Iya dong ini semua untuk orang yang special".
Rasya berjalan ke tengah ruangan untuk mempersilahkan Raina duduk.
Disatu ruangan itu hanya ada 1 meja dengan sepasang kursi yang berhadapan.
Rasya menarik kursi mempersilahkan Raina duduk.
" sebentar ". Rasya berlari kecil keluar.
Raina bingung dengan apa yg ingin Rasya lakukan.
Jreng jreng jreng terdengar lantunan suara gitar dari luar.
Datang lah Rasya dengan megiringi gitar Dan bernyanyi.
Kau begitu sempurna, dimata ku kau begitu indah
__ADS_1
Kau membuat diri ku, akan s'lalu memuja mu
Disetiap langkah ku, ku 'kan s'lalu memikirkan, diri mu
Tak bisa ku bayangkan hidup ku tanpa cinta mu
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
Kau genggam tangan ku, saat diri ku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata, dan hapus semua sesal ku
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah jantung ku
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna
Rasya menghampiri Raina...
Kau begitu sempurna
Raina menangis terharu & memeluk Rasya.
" hey, kenapa nangis? Kamu g suka". Tanya Rasya.
Raina mencium bibir Rasya dengan lembut.
__ADS_1
Rasya terkejut.
"Terimakasih atas segalanya". Raina memeluk Rasya
" Jangan lakuin itu lagi ya, Aku hanya akan melakukan itu setelah kita menikah".
Raina sangat malu atas yang Ia lakukan.
"jangan berfikir Aku tidak menciummu karena Aku tidak mencintaimu, hanya saja Aku ingin menjaga kehormatanmu".
" Maafkan Aku ". Raina menundukkan kepalanya.
" Its OK jangan kaya gini ah nanti kejutan yang Aku buat gak romantis lagi". Rasya mengusap rambut Raina.
"Kamu mau makan apa ?". Tanya Rasya Dan memanggil pelayan
" terserah Kamu aja". Jawab Raina
"2 tenderloin steak Dan orang juice".
" Baik tuan, mohon menunggu ".
Pelayan pun pergi.
" Jadi gimana? Kamu suka dengan semua ini?". Tanya Rasya yang masih memegang tangan Raina.
"Suka Banget. Makasih ya Sayang". Jawab Raina dengan wajah yang sumringah.
" sayang ???". Rasya tersenyum
"Kenapa? Aku gak boleh panggil calon Imam ku Sayang?".
" Ya gak apa2 lah aku malah senang ". Jawab Rasya.
" Terus Kamu panggil Aku apa?". Tanya Raina
"Rain lah". jawab Rasya
" Ih itu kan namaku, gak ada panggilan romantis apa gitu". Raina mengatakan dengan tersipu malu.
"Coba deh Kamu ingat lagi, Ada gak yang panggil Kamu Rain selain Aku?".
Raina berfikir.
" Gak Ada kan? karena Rain emang panggilan sayang dariku sejak lama, Kamu aja yang g peka". ujar Rasya dengan cekikikan.
"Hmmmmmmm yaudah terserah kamu". Jawab Raina datar.
__ADS_1
Mereka pun saling mengobrol banyak hal hari itu.
Berapa bahagia nya pasangan ini, pada akhirnya mereka bersatu setelah memendam rasa 8 tahun lamanya.