
Didalam kamar.
"Rasya, Kamu kenapa ninggalin Aku sih ?" Ujar Raina marah.
Rasya yang masih menahan amarah hanya terdiam.
"Rasya jawab Aku. Kamu kenapa?" Ujar Raina menggenggam tangan Rasya.
Rasya menepis genggaman tangan Raina.
"Kamu tanya kenapa????". Ujar Rasya membentak Raina.
Raina terkejut pertama kalinya Rasya berteriak kepadanya. Ia bertanya apa salah dia.
" siapa Dia ?". Tanya Rasya.
Raina hanya terdiam
"Jawab Aku siapa Dia". Rasya menggebrak meja dihadapannya.
Raina menangis merasa Takut.
" apa Kamu tidak bisa menghargai ku sebagai suamimu ??? Tanpa melihatku Kamu seenaknya memeluk lelaki lain dihadapanku. Ia menciummu dihadapanku. Seperti itu kamu menjaga martabat suamimu??". Ujar Rasya membelakangi Raina
Deg!! Raina teringat saat Ia bertemu Andrew Ia melepas genggaman tangan Rasya, memeluk nya Dan mengobrol tanpa melihat Rasya.
"Maafkan Aku, disini melakukan hal itu sudah biasa". Ujar Raina
" biasa katamu??? Raina Aku bukan orang Inggris yang bisa menerima Istrinya dipeluk Dan dicium lelaki lain". Ujar Rasya dengan tatapan yang sangat marah.
Raina merasa ketakutan melihat amarah Raina. Tangan nya bergetar detsk jantungnya sangat cepat berdebar. Keringatnya menfucur dengan deras. Raina merasa ketakutan yang sangat tinggi.
Rasya terus marah kepada nya.
Rasya pun pergi keluar dengan membanting pintu meninggalkan Raina.
Raina terduduk dilantai dengan rasa Takut dan pingsan.
__ADS_1
Dengan apa yang terjadi, Ayesha dan Sandra sangat khawatir terhadap Raina. Mereka Takut penyakit lama Raina kembali datang.
Merekapun menyusul Raina ke hotel.
Sampai di hotel mereka masuk lift dengan rasa khawatir.
"I really worry to Raina". Ujar Ayesha
" I'm also, Raina's mom also said, Rasya not know about Raina's past". Ujar Sandra.
Sampai di lantai kamar Raina, mereka mencari nomer kamar Raina. Mereka menemukan kamarnya Dan mengetuk pintu.
"Raina... Rasya". Sandra mencoba mengetuk pintu. Tapi tidak ada jawaban.
Mereka membuka pintu masuk kedalam. Begitu terkejut nya Mereka melihat Raina yang tergeletak di lantai.
" ahhhhh Raina". Sandra Dan Ayesha berteriak.
"It's happen. Call to Rasya hurry up". Ujar Ayesha.
Sandra mencoba menelpon Rasya dengan ponsel Raina namun tidak diangkat. Terus menerus Sandra mencoba menghubungi Rasya tapi nihil.
"Try with your number". Ujar Ayesha.
Sandra mencoba menelpon dengan nomernya.
" halo Rasya, Kamu dimana ??? Raina pingsan". Ujar Sandra
"Apa pingsan???". Ujar Rasya terkejut. " Aku segera kembali". Ujar Rasya
Rasya berlari merasa panik.
Sampai di kamar.
"Astagfirullah Rain". Ujar Rasya terkejut melihat Raina tergeletak dilantai.
Rasya menggendong Raina Dan berlari membawa keluar.
__ADS_1
" Sandra apa Kamu membawa mobil?". Tanya Rasya yang masih berlari kecil membawa Raina
"Iya Aku bawa". Ujar Sandra yang mengikuti Rasya.
Sampai di lobby Rasya memasukkan Raina kedalam mobil Sandra.
Mereka pun membawa Raina ke Rumah Sakit terdekat.
" Sayang bangun". Rasya merasa Panik.
Ayesha dan Sandra hanya melihat tanpa bertanya karena mereka fikir bukan waktunya untuk bertanya.
sampai di Rumah Sakit Rasya menggendong kembali Raina membawa ke emergency room.
"Rain bangun Rain". Rasya menggenggam tangan Raina yang masih pingsan.
dokter datang untuk memeriksa.
Rasya sangat khawatir menunggu pemeriksaan.
" nothing happen to her, she's fine". ujar dokter.
"how you said she's fine??". Rasya merasa kesal.
" calm down Rasya". ujar Sandra.
"doctor, actually 7 years ago she get mental illness disorder. maybe this happen came to her again". ujar Sandra
Rasya terkejut dengan apa yang dikatakan Sandra.
" if like this, we must try for call doctor of psychology for check her condition ". ujar Dokter.
dokter pun pergi.
" apa yang Kamu katakan??? mental illness??". ujar Rasya kepada Sandra dengan wajah yang terkejut.
***Hi Reader, Terimakasih karena selalu setia membaca Rain... disetiap episode nya. jangan lupa untuk Like, komen, vite & share ke teman-teman mu ya.
__ADS_1
salam manis dari Mrs. A***