Rain...

Rain...
malam terakhir di London


__ADS_3

Sampailah Rasya Dan Raina di hotel.


Saat Raina membuka pintu, terkejut nya Ia. Kamar telah terhias begitu indah. Seperti pertama Kali Ia datang, kamar dipenuhi dengan taburan bunga Dan lampu kerlap kerlip.


"Sayang, apa ini Kamu yang buat ?". Ujar Raina bahagia


" bukan Aku yang membuat tapi aku yang memesan". Ujar Rasya tersenyum. "Hari ini adalah malam terakhir kita di Inggris. Entah kapan kita kesini lagi Tapi Aku ingin memberikan kesan indah di malam terakhir kita. Saat Kamu pulang ke tanah air, Kamu meninggalkan kebahagiaan disini". Ujar Rasya tersenyum menghampiri Raina lalu menggendongnya seperti pengantin baru.


Rasya membaringkan tubuh Raina di atas tempat tidur.


" sayang, Aku mau mandi dulu badanku lengket". Ujar Raina.


"Ayo". Ujar Rasya menggendong kembali Raina.


Raina sungguh bahagia dengan apa yang dilakukan suaminya.


" sayang, terimakasih ". Ujar Raina


" jangan banyak-banyak terimakasih padaku, Aku ini suamimu, sudah tugasku membahagiakanmu". Ujar Rasya


Merekapun sampai didepan kamar mandi. Rasya menurunkan Raina Dan membuka pintu.


Merekapun masuk. Rasya menciumi wajah Raina.


"Sayang, kita mau mandi ih badan ku asem tau, Kamu ciumi gitu". Ujar Raina mencoba melepaskan ciuman Rasya


" kata siapa asem ? Bau Kamu manis". Ujar Rasya.


"Kita mandi dulu ya". Ujar Raina

__ADS_1


Aduh ampun ini laki-laki. Mau mandi masih aja diciumi kapan mau mandi nya. Gerutu Raina dalam hati


" Kamu bilang apa?". Tanya Rasya


Hah emang dia bisa dengar apa yang aku katakan dalam hati??. Ujar Raina dalam hati


"Aku gak bilang apa-apa". Ujar Raina. " ayo mandi jangan lakuin apa-apa ya".


"Ok ok". Ujar Rasya melepaskan Raina


Raina tersenyum.


Merekapun mandi bersama didalam bathtub.


Raina merasa sedikit bete karena mandi nya tidak kunjung selesai.


" sayang, kita selesaikan mandinya dulu ya ". Ujar Raina.


" sayang, Aku geli Kamu ciumi gitu". Ujar Raina


"Kamu kenapa sih? Gak suka Aku ciumi ?". Tanya Rasya dengan Nada bete. Lalu Ia keluar dari bathtub Dan membersihkan diri lalu keluar dari kamar mandi.


" ngambek deh". Ujar Raina menepuk Dahi nya.


Rainapun membersihkan diri. Ia tidak memperdulikan kebetean Rasya. Ada saatnya Ia akan membujuknya kembali.


Selesai mandi, Raina menuju ruang ganti. Ia memakai baju tidur yang seksi untuk merayu Rasya yang ngambek.


"Gak sampai 5 menit pasti dia akan baik lagi". Ujar Raina bercermin diri tersenyum melihat pantulan dirinya di kaca

__ADS_1


Menggunakan parfume yang sangat tercium manis.


Raina membuka pintu Dan menghampiri Rasya yang sedang memainkan ponselnya.


Rasya melirik Raina pura-pura tak melihat.


" kkhhhmmm kkkhhmmm". Raina pura-pura batuk.


Rasya melirik Raina. Seperti biasa dia selalu terkesima dengan kecantikan Istrinya itu apalagi saat memakain pakaian tidurnya. Namun Ia ingin melihat bagaimana Istrinya merayu nya.


"Sayang". Raina duduk dibibir tempat tidur mengelus Dada Rasya.


" Bukannya Aku tidak suka Kamu menyentuh atau menciumi tapi kan aku merasa kedinginan didalam air lama-lama". Ujar Raina menjelaskan pada Rasya


Rasya tak menggubris nya.


"Sayang, yakin mau marah padaku ??? Waktu tidak akan berhenti loh". Ujar Raina tersenyum.


Rasya memandang Raina. Ia meraih kedua bahu Raina, menarik Raina hingga terjatuh di atas tempat tidur.


" Dan Aku tidak akan kehilangan kesempatan ini ". Ujar Rasya menghujani ciuman diwajah Raina


" aaaaaaaa Rasya". Raina teriak pelan karena geli.


Merekapun memadu kasih dimalam terakhir di London. Seperti yang Rasya katakan, Ia akan memberi kenangan manis di London dalam memory Raina.


Selesai memadu kasih, Raina tertidur pulas Tapi tidak dengan Rasya.


***Hi Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel "Rain...".

__ADS_1


jangan lupa untuk Like Komen vote Dan share ya.


salam manis dari Mrs. A***


__ADS_2