Rain...

Rain...
Hari lamaran


__ADS_3

Hari berganti begitu cepat, tiba hari dimana Rasya Dan Raina menyelenggarakan lamaran.


Sejak kejadian itu, Rasya tidak pernah menemui Raina. Ia merasa malu terhadap Raina. Berbeda dengan Raina yang sangat merindukannya.


Dengan banyak pertimbangan Akhirnya mereka memutuskan acara lamaran diselenggarakan di rumah Raina. Dengan tertutup dari awak media. Hanya keluarga besar yang diundang.


Tepat pukul 7 malam, acara dimulai. Rasya Dan keluarga sudah duduk menunggu kehadiran Raina.


Saat acara dimulai, Raina turun dari atas kamarnya dengan begitu anggun. Menggunakan kebaya modern berwarna pink Dan membuat semua orang terkejut termasuk Rasya, saat Raina mengenakan Hijab


Ma Shaa Allah. Itu benar Raina??? Cantik sekali. Ujar Rasya terkesima melihat kecantikan Raina dengan menggunakan hijab.


"Kak Raina cantik sekali menggunakan hijab seperti itu". Ujar Risya berbisik kepada Rasya.


Keluarga Raina Dan Rasya duduk saling berhadapan.


Om Radith selaku perwakilan keluarga Rasya memulai berbicara.


" Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakaatu". Ujar Om Radith


"Waalaikumsalam warahmatullahi Wabarakaatu". Semua menjawab salam


" Saya, Radithya Brawidjaya selaku wakil dari Ananda kami Rasya Brawidjaya. Ingin menyampaikan bahwasannya kami ingin melamar Putri dari Bapak Surya Satrawidjaya Ananda Raina Anindya Satrawidjaya untuk menjadi istri dari anak kami Rasya". Ujar Om Radith.


"Saya selaku Ayah dari Ananda Raina Anindya Satrawidjaya mewakilkan jawaban Anak kami, In Shaa Allah menerima lamaran dari Ananda Rasya Brawidjaya". Ujar Papa Raina


" Alhamdulillah ". Semua serentak bersyukur.

__ADS_1


Rasya & Raina begitu gembira.


" jakalau boleh tahu, kapan rencana Rasya ingin meminang Raina?". Tanya Papa Raina


"In Shaa Allah saya berencana menikahi Raina 2 minggu lagi, tepat dihari Ulang Tahun Raina". Ujar Rasya.


Raina yang mendengar merasa terkejut. Tidak disangka Rasya memilih tanggal dimana Ia dilahirkan.


" Bagaimana ??". Om Radith bertanya pada Raina


"In Shaa Allah dengan Bismillah saya siap". Ujar Raina penuh keyakinan


" Alhamdulillah ". Semua berucap syukur.


" Alhamdulillah semua sudah setuju Dan segera kami akan mempersiapkan segalanya bersama". Ujar Om Radith.


Acara selesai. Semua tamu menikmati hidangan atau saling berbincang.


Disisi lain Rasya & Raina duduk dihalaman belakang rumah.


"Alhamdulillah, akhirnya resmi Aku menjadi calon Istrimu". Ujar Raina memandang Rasya.


" Alhamdulillah ". Ujar Rasya tersenyum pada Raina


" Aku cukup terkejut saat Kamu mengatakan ingin menikahiku saat hari ulang tahunku". Ujar Raina


"Kenapa terkejut? Aku ingin memberikan kado special dihari ulang tahunmu. Anggap saja itu kado selama 7 tahun ini". Ujar Rasya.

__ADS_1


" terimakasih ya Karena Kamu selalu tahu bagaimana cara untuk membahagiakanku". Ujar Raina menyenderkan kepalanya dipundak Rasya.


"Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu". Rasya mengelus kepala Raina. " Ohya. Besok pagi aku jemput ya, aku ingin membawa mu ke suatu tempat". Ujar Rasya


"Kemana ??". Tanya Raina.


" Kamu ikuti saja perkataan ku". Ujar Rasya.


"Baiklah". Ujar Raina.


" BTW, Kamu sangat cantik mengenakan hijab seperti ini". Ujar Rasya "Aku juga senang akhirnya Kamu menutup auratmu".


" Alhamdulillah, Kamu harus selalu mengajariku menjadi wanita yang baik ya". Ujar Raina.


"In Shaa Allah kita akan belajar bersama-sama". Ujar Rasya.


Setelah acara selesai, semua pamit untuk pulang.


" kami pulang dulu ya Om, Tante". Ujar Rasya.


"Baiklah, hati-hati dijalan ya". Ujar Papa Raina.


Raina tersenyum pada Rasya. Begitupun sebaliknya.


Risya memeluk Raina. " selamat ya kak". Ujar Risya berbisik pada Raina. Raina hanya tersenyum mencium kening Risya.


Merekapun pergi.

__ADS_1


__ADS_2