Rain...

Rain...
episode 8


__ADS_3

Hari berganti hari, Raina & Rasya yang semakin intens berhubungan.


Kesibukan mereka tak membuat mereka saling tidak berkomunikasi.


"Besok jangan lupa ya dandan yg cantik".


" Ih emang aku biasa gak cantik ya?". Balas Raina dengan Nada bete.


"You looking beautiful as always". Jawab Rasya


" Aku jemput ya besok". Ujar Rasya


"Gak usah kita ketemu ditempat lain aja ya". Jawab Raina


" Kamu kenapa sih ? Tiap Aku mau jemput selalu nolak". Jawab Rasya ketus.


"Gak apa-apa biar kita ketemu ditempat yg dituju ya".


" Gak ya Rain besok Aku jemput Kamu". Jawab Rasya


"Tapi...".


" Gak usah Tapi Tapi. Kamu pikir aku cowok apaan ngajak cewek pergi tanpa pamit orang tua mu". Rasya mulai kesal.


"Ok OK Kamu bisa menjemputku besok". Raina menutup telepon.


Ya! Rasya adalah lelaki baik yang tidak bisa pergi tanpa izin.


Keesokan harinya, pukul 9 pagi Raina yang masih gelisah, Takut jika Papa nya marah pada Rasya.


telepon berdering


Rasya menelpon


" Assalamualaikum Rain".


"Waalaikumsalam".


" 2 jam lagi Aku jemput ya. Kamu siap2".


"Iya" jawab Raina malas.


"Ok see you ya. Assalamualaikum"

__ADS_1


"Waalaikumsalam".


Tring!!! Chat berbunyi.


" dandan yang rapi ya". Pesan dari Rasya.


Mau kemana sih Rasya ini mengajakku. Pikiran dalam benak Raina.


Ia bersiap untuk bertemu Rasya.


Dengan memakai dress biru langit dengan polesan make up natural dengan rambut terurai, Raina terlihat sangat cantik.


Raina turun dari kamar menuju meja makan.


"Mau kemana anak Mama sudah cantik pagi2 gini ???". Tanya Mama dengan senyuman.


" Mah gimana ini, Rasya mau menjemputku. Aku takut". Raina menggenggam tangan mamanya.


"Takut kenapa?".


" Papa "


.


"Papa kenapa?". Tanya Mama nya


"Tenang sayang, kejadian itu sudah lama. Mungkin Papa sudah lupa". Mama mencoba menenangkan nya.


" Smoga Ma ".


Raina segera sarapan karena mungkin Rasya akan menjemputnya segera.


Suara klakson datang dari luar, Raina sangat gugup.


" Siapa yang datang?". Papa menghampiri


Raina sangat gugup


"Oh itu teman Raina Pah". Jawab Mama.


" Assalamualaikum ".


" Waalaikumsalam ". Semua menjawab

__ADS_1


" Selamat pagi Om Tante Rain". Rasya memberi salam Dan mencium tangan kedua orang tua Raina.


Rasya melirik Raina Dan tersenyum.


"Maaf Om Tante, boleh saya ajak Raina keluar ?". Tanya Rasya dengan sopan


" Kamu siapa?" Tanya Papa Raina


"Saya Rasya Om teman Raina". Jawab Rasya dengan senyum & sopan


" kalian mau kemana? ". Tanya Papa


" saya hanya ingin mengajak Raina ke Pameran Arsitektur di daerah xxx". Jawab Rasya


"Pah boleh ya please". Raina merengek sambil menggenggam tangan Papanya.


Mama nya menoleh Dan menganggukkan memberi kode agar Papanya mengizinkan.


" Baiklah jangan pulang larut malam". Jawab papa datar


"Makasih pah". Raina mencium pipi Papanya.


" kami jalan dulu ya Om Tante ". Rasya mencium tangan kedua orangtua Raina


" makasih mah ". Raina berbisik sambil memeluk mamanya.


Mereka pun pergi menuju kantor Rasya.


" Loh ini kan kantor Kamu? Kata nya kita mau melihat Pameran? ".


" Udah ikut aja, ayo turun".


Rasya turun Dan berlari kecil membuka pintu Raina.


"Ayo". Rasya menggandeng tangan Raina


Raina tersipu karena digandeng Rasya.


" Pagi pak". Satpam kantor menyapa.


"Tolong buka kan pintu ya". Jawab Rasya


Satpam pun membuka pintu lobby.

__ADS_1


Mereka masuk naik tangga kantor karena liburan, lift dimatikan.


Sampai di lantai 2, Rasya mengajak Raina ke ruangan direktur utama yaitu ruangan Rasya.


__ADS_2