
Sampailah Raina dirumahnya
"Assalamualaikum". Raina mengucapkan salam
" Waalaikumsalam. Baru pulang kamu". Ujar Mama Raina
Raina duduk di sofa ruang keluarga.
"Mah, Papa mana???". Tanya Raina
" Ada dikamar ". Ujar Mama Raina melirik kamar
" boleh minta tolong panggilkan gak ??". Raina memohon sambil tersenyum genit
"Baiklah". Mama Raina berjalan menuju kamar. Ia masuk Dan tak lama keluar Papa Raina.
" ada apa?". Tanya papa Raina duduk disamping Raina juga mamanya.
"Iya ada apa sih? Rasya baik-baik saja kan?". Tanya Mama nya
" Alhamdulillah sudah membaik dan sudah pulang". Jawab Raina.
Kedua orangtua Raina merasa lega.
"Pah". Raina membalikkan badan berhadapan Papanya. " kata Rasya, Dia ingin melamarku secara resmi". Ujar Raina excited.
"Kapan?". Tanya Papa Raina
" minggu ini". Ujar Raina
"Apa? Kok mendadak?". Jawab Mama Raina.
__ADS_1
" Rasya bilang, Dia tidak mau menunggu lama lagi". Ujar Raina
"Hmmmmmmm berarti kita harus mempersiapkan segalanya segera". Ujar Papa Raina.
" kita mau pilih hotel mana Pah?". Tanya Mama Raina.
"Kamu coba hubungi EO ternama mencari referensi gedung Dan dekorasi yang bagus". Ujar Papa Raina.
Raina hanya bingung.
" Loh ini baru lamaran Pah belum menikah". Ujar Raina bingung.
"Lamaran juga penting nak, jangan menyepelekannya". Ujar Mama Raina.
" kenapa gak dirumah aja". Ujar Raina masih bingung. "Toh rumah kita besar Dan halamannya pun luas dari depan ke belakang". Ujar Raina.
" Sayang, kita ini orang terpandang. Pasti akan banyak media yang akan meliput. Malu dong lamaran dirumah". Ujar Papa Raina.
"Betul itu". Mama Raina menyetujui ide suaminya.
Raina masuk kedalam kamar.
Raina mengambil handphone nya mencoba menelpon Rasya
" Assalamualaikum ". Raina mengucapkan salam
" Waalaikumsalam, Kamu sudah sampai?". Tanya Rasya
"Alhamdulillah". Ujar Raina. " ohya sayang, aku sudah berbicara pada Papa soal rencana mu melamar ku secara resmi". Ujar Raina
"Terus???". Rasya bertanya
__ADS_1
" Mama Papa ribet Banget. Masa lamaran aja harus di gedung mewah. Kita kan baru lamaran ". Ujar Raina.
" loh kenapa gak dirumah aja?". Ujar Rasya
"Kata Papa malu sama keluarga. Kita kan orang terpandang, masa lamaran dirumah. Gitu Katanya". Ujar Raina sedikit bete.
" Yasudah biar terserah mereka saja". Jawab Rasya."Kamu bisa booking gedung Dan dekorasi pake ATM ku". Rasya menambahkan.
"Aku akan bicarakan lagi dengan Mama Papa". Ujar Raina.
" Baiklah sekarang Kamu mandi dan istirahat. Badanmu pasti bau asem". Rasya meledek.
"Mana ada?? Wangi tau". Jawab Raina. " Yasudah, Aku mandi dulu ya. Kamu istirahat ya. Assalamualaikum ". Ujar Raina
" Waalaikumsalam ".
Mereka menutup telponnya.
Raina berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Ia keluar memilih baju tidur.
sebelum tidur, Raina sholat terlebih dahulu.
Ia sangat Khusyu dalam sholatnya.
selesai Sholat Ia berdoa.
" Ya Allah, terimakasih atas segala yang Engkau berikan kepadaku. Ya Allah izinkan Aku meminta lagi kepadamu. Ya Allah sehatkan Aku, Orangtuaku, Rasya Dan Risya. Ya Allah permudahkanlah segala rencana kami. Jauhkanlah hal buruk didalamnya. Ya Allah, jadikanlah Aku wanita yang Sholehah yang sabar, yang selalu bersyukur dengan apa yang hamba miliki serta jadikan Hamba menjadi anak yang berbakti pada orang tua. Aamiin". Raina selesai berdoa.
Ia menuju tempat tidur Dan merebahkan badannya.
__ADS_1
tak lama lagi Aku tidak akan tidur sendiri lagi. ujar Raina dalam hatinya dengan tersenyum malu menutupi wajahnya dengan bantal.
"Selamat tidur Rasyaku sayang". Raina menutup matanya dan terlelap dalam tidur nya.