Rain...

Rain...
Old Trafford


__ADS_3

Ayesha masih memikirkan apa yang dikatakan Rasya. Ia sangat menginginkan menikah segera Karen usia nya yang sudah semakin bertambah. Terlebih saat Ia melihat Rasya Dan Raina. Raina begitu bahagia berbeda saat sebelum menikah.


"Hmmmmmmm mencari lelaki muslim disini pasti susah apalagi Muslim yang baik". Ujar Ayesha. " Gak ada salah nya kan mencoba kenal dengan temannya Rasya". Ujar Ayesha tersenyum.


Baba Ahmad turun untuk sarapan.


Ayesha menyiapkan sarapan untuk Baba Ahmad


"Tumben Kamu membuat Paratha Dan chai". Ujar Baba Ahmad


" ya lagi pengen aja, apa salah ???". Tanya Ayesha


"Ya Baba suka. Biasanya kamu gak mau makan paratha. Katanya banyak minyaknya Dan gak sehat". Ujar Baba Ahmad.


" sekali-kali gak apa-apa kan Baba ". Ujar Ayesha.


Ayesha sengaja membuatkan makanan Pakistan untuk Baba nya karena Ia ingin membahas soal Rangga.


Merekapun menyantap makanan mereka.


Selesai makan, Baba Ahmad duduk di sofa menonton berita.


" Baba ". Ujar Ayesha


" kenapa". Tanya Baba yang masih menonton TV


"Soal Rasya yang ingin menjodohkan ku bagaimana ??" Tanya Ayesha


"Kamu memang serius ???". Tanya Baba


Ayesha menganggukan kepalanya cepat.


" Kamu kan belum kenal Dia ". Ujar Baba. " kalau Kamu mau nikah, kenapa tidak terima lamaran Syed saja ?". Tanya Baba


"Yang benar saja baba. Dia kan sepupuku lagian Aku gak mau tinggal di Pakistan". Ujar Ayesha.

__ADS_1


" kalau Kamu memang mau serius pada siapa itu namanya teman Rasya ??". Tanya Baba


"Rangga". Jawab Ayesha


" iya Rangga, kenali dia dulu". Ujar Baba


"Baba serius ?? Jadi Baba mendukungku???". Tanya Ayesha gembira


" Ya Baba hanya ingin melihat Kamu bahagia. Tapi, Baba juga harus tahu dulu bagaimana dia". Ujar Baba


"Pasti Baba, terimakasih Baba Jaan". Ujar Ayesha memeluk Babanya.


Ditempat lain, Rasya Raina, Sandra & Edward sampai di Old Trafford stadium.


Rasya sangat bahagia bisa sampai di lapangan club favorite nya.


Mereka berjalan menuju lapangan.


Rasya bingung saat Edward mengajaknya kedalam.


"Sayang, Edward ini anak Assistant pelatih Manchester united. Ya Dia bisa gampang keluar masuk". Ujar Rasya


" serius ??". Ujar Rasya


"Biasa aja Kali Bro". Ujar Edward. " Ayo masuk".


Merekapun berjalan. Security mengecek Dan Edward memberikan ID card nya.


Rasya takjub dengan apa yang Ia lihat. Banyak barang bersejarah dari club bola kedambaannya. Dari seragam, sepatu, Dan lainnya.


Rasyapun tak menyiakan kesempatan ini, Ia berfoto dengan sangat gembira.


Tak lama, mereka masuk ke Ruang ganti para pemain. Disitu ada Jersey asli dari para pemain favorite nya. Namu sayang Ia tidak bisa menyentuhnya.


"It's really amazing". Ujar Rasya

__ADS_1


merekapun keluar area Old Trafford stadium


" Thanks bro, sudah mengajakku kesini ". Ujar Rasya menepuk pundak Edward.


" santai saja kawan, Anggap saja ini hadiah pernikahan dari aku Dan Sandra". Ujar Edward.


"Mau kemana lagi sekarang?". Tanya Sandra.


" gimana kalau ke Wandering duck ?". Ujar Raina


"Wah boleh tuh Aku juga sudah lama tidak kesana". Ujar Sandra.


Para lelaki hanya mendengarkan para wanita ini berbicara.


" bro, Papa mu seorang assistant pelatih kenapa kamu jadi dokter?". Tanya Rasya


"Bolah hanya untuk hobi saja, Aku juga suka bermain bola Tapi tidak professional". Ujar Edward.


"Jadi dokter hanya ingin seperti Mommy. Mommy selalu membantu orang-orang yang sakit". Ujar Edward.


Tak lama mereka sampai di Wandering Duck.


Wandering duck adalah tempat wisata yang ternama di Manchester. Memberikan pelayanan berkeliling Kanal dengan perahu.


Merekapun memesan private perahu untuk ber 4.


Mereka berkeliling kanal dengan menikmati makan siang sembari mengobrol.


***Hi reader, terimakasih karena telah setia membaca novel " Rain...". ikuti terus kelanjutannya ya


jangan lupa untuk Like Komen vote & share untuk mendukung Author agar Semangat untuk menulis.


smoga para Reader dalam keadaan sehat ya.


salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2