Rain...

Rain...
hanya Kamu yang Aku cintai


__ADS_3

Sampai dirumah orangtua Raina.


"Assalamualaikum". Ujar Raina, Rasya & Risya


" Waalaikumsalam. Sayang. Mama kangen Banget ". Mama Raina memeluk Raina lalu bergantian memeluk Risya.


" kangen juga sama mama". Ujar Raina


"Makasih ya oleh-oleh nya". Ujar Mama


" Ih apa sih cuma bawain cemilan aja". Jawab Raina


"Ayo masuk, Papa ada di taman belakang". Ujar Mama.


Merekapun berjalan menuju taman belakang.


" Assalamualaikum Papa ". Ujar Raina menghampiri Papa


"Waalaikumsalam. Gimana proses operasinya?". Tanya Papa


" Alhamdulillah lancar Pah. Oh ya tau gak Pah, ada yang pingsan tadi pas lihat proses operasi ". Ujar Raina tersenyum melihat Risya.


" oh ya ??? Kenapa kamu pingsan ??". Tanya Papa ke Risya


"Aku kaget Pah liat perut dibelek gitu". Risya menyentuh lehernya merinding mengingat perut yang dibelek melebar besar.


" tidak apa-apa, Raina juga dulu begitu". Ujar Papa mengelus rambut Raina. "Seiringnya waktu akan terbiasa". Jawab Papa Raina.


" oh ya Mah Pah 2 hari lagi kami akan pergi umroh. Doakan kita ya". Ujar Rasya.


"Smoga pulang dari sana kita dapat kabar baik ya". Ujar Mama

__ADS_1


Rasya Dan Raina saling pandang Dan tersenyum malu " Aamiin".


Mereka melanjutkan mengobrol dengan meminum Teh dan cemilan yang dibawa Raina.


"Sudah malam, kami pulang dulu ya Mah Pah". Ujar Raina.


" menginaplah disini sekali-kali". Ujar Mama


Raina memandang Rasya. Rasya hanya mengangguk.


"Baiklah kita akan menginap malam ini". Ujar Raina


" Kamu tidur diruang tamu sebelah kamar Raina ya". Ujar Mama kepada Risya


"Baik Ma". Jawab Risya.


Merekapun berjalan keatas untuk ke kamar masing-masing.


" Kamu ini, pakai baju apa saja terlihat sangat cantik". Ujar Rasya mengelus wajah Raina dengan jarinya.


"Gombal". Raina memukul pelan paha Rasya.


Terdengar suara ponsel Rasya.


Rasya melihat chat dari Naina


Hi Rasya apa kabar ?? Sekarang Kamu jarang chat aku.


Melihat itu Raina cemburu Dan duduk menjauh dari Rasya.


" loh kok menjauh". Tanya Rasya.

__ADS_1


"Kamu sering chat dengan dia?". Ujar Raina sedikit marah.


" iya dulu, bahas kerjaan aja sayang. Sejak lama aku tidak berhubungan dengan dia". Rasya mencoba menjelaskan. "Kamu cemburu ya". Ujar Rasya tersenyum.


" kalau iya emang kenapa? Kamu suamiku kan? Apa Kamu akan tenang juga jika Aku chatting dengan pria lain ?". Ujar Raina kesal.


Rasya menarik tangan Raina, memeluknya.


"Jangan bicara seperti itu. Aku akan gila jika Kamu mencintai orang lain. Kamu tahu kan aku sangat mencintaimu. Bahkan aku rela meninggalkan apapun untukmu". Ujar Rasya memeluk erat Raina. " seribu Naina akan aku tinggalkan untukmu". Ujar Rasya. "Jangan marah lagi. Aku sangat sedih jika Kamu marah padaku". Menatap Raina Dan mengecup lembut bibir Raina.


" hanya kamu yang Aku cintai Rain". Rasya menatap Raina.


Raina memandang Rasya Dan memeluknya.


"Jangan buat Aku cemburu lagi. Aku tidak mau ada wanita lain mendekati mu". ujar Raina.


" terus kalau client ku perempuan bagaimana? ". Tanya Rasya


" Ya gak boleh dekat-dekat harus ada jarak". ujar Raina memandang serius Rasya.


"hahahahahaha Baiklah sayangku". Rasya memeluk Raina Dan mencium dahinya.


" Aku sayang Kamu". ujar Raina.


"cuma sayang nih?". Tanya Rasya


" emang mau nya apalagi?". Tanya Raina.


"mau ini". Rasya melepas kaos yang Raina pakai


" Rasyaaaaaa" Raina berteriak.

__ADS_1


__ADS_2