
Mentari menyinari dipagi hari begitu indah, seindah perasaan Raina.
Jatuh cinta pada Rasya membuatnya selalu bahagia disetiap hari meski Dia selalu bertengkar dengan Papa nya.
Sejak Papa nya melarang Raina berhubungan dengan Rasya, kedekatan yang dulu menjadi renggang. Karena itu, membuat Raina malas untuk pulang kerumah Dan selalu memilih untuk mengunjungi kantor Rasya saat Ia selesai jadwal di rumah sakit.
"Mah, Aku jalan sekarang ya". Ujar Raina
" Loh gak sarapan dulu? ". Tanya Mama Raina
" Ada yang mau melahirkan Ma jadi aku harus buru-buru. Nanti Aku sarapan di Rumah Sakit ". Jawab Raina
" Yaudah Kamu hati-hati".
"Ok Ma, I love you. Assalamualaikum". Raina pergi terburu-buru.
Raina melajukan mobil cukup kencang, karena Ada ibu yang ingin melahirkan.
Sampailah Raina di Rumah sakit. Ia menuju ruangan.
"Selamat Pagi". Ujar Raina
" Selamat Pagi Dok".
Raina mencoba mengecek keadaan bayi dari USG.
"Aduh anaknya sungsang ya. Coba laporannya mana?". Ujar Raina mengambil buku laporan pasien
" darah tinggi juga. Pak sepertinya Ibu harus di operasi karena melihat keadaan bayi Dan ibu tidak Kemungkinkan untuk melahirkan normal ". Ujar Raina
" Yasudah Dok jika itu yang terbaik ". Ujar suami pasien.
" siapkan ruang operasi Dan Ibu bersiap ya ". Ujar Raina.
Melakukan persiapan Raina bergegas berganti baju Dan menuju ruang operasi.
Operasi dimulai semua sudah bersiap ditempat masing-masih.
__ADS_1
Terdengar suara bayi
" Alhamdulillah ". Ujar semua yang Ada di ruangan
Suster memeriksa keadaan bayi Dan membersihkannya
" Selamat ya Ibu, anak nya berjenis kelamin perempuan, berat 3,5kg Dan tinggi 38". Ujar suster
"Sehat selalu ya Ibu". Ujar Raina menyentuh pundak ibu.
Raina keluar dari ruang operasi.
Ia membersihkan diri Dan mengganti bajunya lagi.
Masuk dalam ruangan,
" Dok apa mau mulai sekarang jadwal check up ny?". Tanya suster
"Tolong ambil kan saya susu dulu. Setelah itu bisa kita mulai". Ujar Raina
" baik Dok ". Suster pun pergi.
" Assalamualaikum ". Raina memberi salam
" Waalaikumsalam. Dari mana aja kamu ?? Kenapa tidak mengabari dari pagi?". Ujar Rasya kesal.
"Maaf sayang, tadi pagi aku buru-buru karena ada yang mau melahirkan. Ini aja aku baru keluar ruang operasi. Sekarang mau buka jadwal check up dulu". Jawab Raina
" Ya ampun sibuknya calon istriku ". Ujar Rasya.
" nanti jadi Aku jemput kan?". Tanya Rasya
"Jadi dong, jam 1 ya". Jawab Raina
" Siap Bu dokter. Yaudah Kamu lanjutin ta Aku juga mau ada meeting". Ujar Rasya
"Ok. Assalamualaikum".
__ADS_1
" waalaikumsalam ".
Raina & Rasya sama sibuknya. Tak terasa Adzan Dzuhur berkumandang
Raina keluar untuk sholat Dzuhur. Semua staff sudah tau. Suster bagian Jadwal Raina memberi informasi bahwa dokter Raina izin sholat dulu untuk waktu 15 menit.
Setelah selesai Sholat, Raina kembali.
" Ada berapa orang lagi yang masih mengantri ??". Tanya Raina.
"3 orang lagi Dok". Jawab suster
" Baiklah". Raina berjalan menuju ruangannya.
"Selamat siang Dok". Ujar pasien
" selamat siang Ibu. Ayo tiduran di kasur, kita check USG dulu ya".
Suster menyemprotkan gel di perut pasien.
Raina meraih alat USG mengecek setiap tempat.
"Alhamdulillah ini semua bagus, ketuban, plasenta Dan berat nya normal. Ini minggu ke 30 ya Bu. Setelah ini harus check up tiap 2 minggu sekali". Ujar Raina
" baik Dok ".
" Ada keluhan lain??? ". Tanya Raina
" tidak ada Dok. Baik saya permisi terimakasih Dok". Jawab pasien.
Lalu Raina terus mengecek pasien selanjutnya.
Tak lama ada ketukan pintu. Suster membuka Dan kembali mendekat ke Raina.
"Dok, ada pak Rasya di depan". Ujar suster.
" Suruh dia tunggu masih ada 1 pasien". Jawab Raina
__ADS_1
Susterpun pergi menghampiri Rasya. Ia menjelaskan apa yang Raina katakan.
Rasya pun duduk di kursi ruang tunggu.