Rain...

Rain...
di villa


__ADS_3

Sampai di villa, Rasya & Raina disambut Kang Asep.


"Selamat siang Tuan & Nona". Ujar Kang Asep.


" Siang kang. Bagaimana kabarnya?". Tanya Raina


"Alhamdulillah baik Nona". Jawab kang Asep tersenyum.


" kang Asep pulang saja, kita akan mengurus semua sendiri. Nanti kalau Saya butuh sesuatu saya telpon kang Asep". Ujar Rasya


"Baik tuan Saya permisi". Kang Asep meninggalkan villa.


Rumah kang Asep dekat dengan Villa. Jadi tak butuh lama jika harus bulak balik.


Rasya & Raina masuk kedalam rumah membawa tas.


" Sayang, kita duduk di halaman belakang yuk ". Ujar Rasya.


" OK, Tapi Aku bikin kopi dulu ya". Jawab Raina


"Baik sayang, Aku duluan ya". Ujar Rasya berjalan ke halaman belakang.


Rainapun membuat 2 kopi creamer panas. Membuka barang bawaan nya mengambil cake yang dibeli tadi dijalan. Dengan membawa nampan Raina berjalan menuju halaman belakang.


" sayang, ini cake & kopi nya". Raina menaruh nampan dimeja.


"Terimakasih sayang". Ujar Rasya tersenyum.


" pemandangan disini memang sangat indah ya". Ujar Raina

__ADS_1


"Itulah kenapa Mama & papa sangat suka berkunjung kesini. Mama papa jarang sekali bawa kita ke villa ini. Mereka selalu pergi berdua. Kata Mama Papa kalian akan mengerti saat kalian menikah nanti". Ujar Rasya memandang Raina. " Dan Aku faham atas semua yang dikatakan Papa ". Rasya mencium tangan Raina.


" kita nikmati moment seperti ini ya Sayang. Akupun sangat menyukai tempat ini". Raina menutup mata merasakan sejuknya villa.


Rasya Dan Raina menyeruput kopi nya Dan memakan cake yang mereka bawa sambil mengobrol banyak hal.


Rasya & Raina sangat bahagia dengan moment yang mereka rasakan.


"Sayang, kita harus sering datang kesini". Ujar Raina


" Boleh sayang. Kapanpun Kamu mau kita pergi kesini". Jawab Rasya.


"Masuk yuk aku merasa dingin". Ujar Raina.


" sudah siang, aku akan menelpon kang Asep untuk memasak makan siang untuk kita". Ujar Rasya mengambil ponselnya


"Eh gak usah sayang, aku akan masak untukmu". Ujar Raina. " Aku tadi membeli semua bahan yang akan aku masak". Tambahnya.


Raina & Rasya pun berjalan menuju dapur untuk memasak makan siang.


Rasya membantu memotong sayuran. Raina tengah bersiap untuk masak.


" Sayang, jangan lupa bawangnya ya". ujar Raina


"Siap sayang". jawab Rasya


merekapun sangat menikmati moment yang dilalui. memasak bersama Dan dimakan bersama pula.


setelah makan mereka duduk diruang TV berencana menonton film.

__ADS_1


" Sayang, mau nonton film apa?". Tanya Raina.


"drama romantic aja". ujar Raina tersenyum lebar


" dasar perempuan". ujar Rasya.


"perempuan apa??". ujar Raina bertolak pinggang


" perempuan kan baperan". ujar Rasya tertawa.


"terus Aku baperan dong??". Tanya Raina


" iyalah. tapi cute sih bapernya". ujar Rasya mencium bibir Raina


"ihhhhh curi kesempatan aja". Ujar Raina mengusap bibirnya


Rasya kembali menyerang Raina dengan ciuman.


" Rasya". Raina teriak


"apa?? kamu mau lebih dari ini?". Rasya menarik Raina Dan memegang kedua bahu Raina.


" Jangan, toloooonnngggg". Raina meminta tolong dengan tertawa.


"Ayo mau lebih dari yang tadi?". Ujar Rasya seperti ingin berbuat jahat namun hanya joke


" lepaskan Aku". ujar Raina penuh drama..


Rasya kembali menciumi Istrinya. sekarang Raina hanya mengikuti alur permainan suaminya.

__ADS_1


Bukan mereka yang menonton film, Tapi TV menonton adegan romantis kedua pasangan ini.


Mereka sangat bahagia melewati momen indah seperti ini. Mereka selalu berdoa agar hidp mereka penuh kebahagiaan Dan selalu berada disisi masing-masing.


__ADS_2