
"Calm down Raina. Relax (tenang Raina)". Ujar Andrew.
" how I can relax ??? I was forget what happen in the 2 weeks (bagaimana aku bisa tenang? Aku melupakan apa yang terjadi selama 2 minggu)". Ujar Raina Panik.
"Sayang tenang". Ujar Rasya.
Rasya melihat pada Andrew. " told to her the truth (katakan padanya kebenarannya)". Ujar Rasya.
Andrew menceritakan apa yang terjadi padanya. Raina sangat terkejut Dan menangis.
"Sayang, tenang". Ujar Rasya memeluk Raina.
" kenapa penyakit itu datang lagi padaku". Ujar Raina menangis.
"Sayang, maafkan Aku, karena Aku Kamu seperti ini. Aku memang suami.yang jahat". Ujar Rasya.
" tidak sayang, ini salahku. Maafkan Aku juga". Ujar Raina memeluk Rasya.
"Tenang lah". Ujar Rasya.
" calm down Raina. Everything is fine(tenang Raina, semua baik-baik saja)". Ujar Andrew.
"Thanks Andrew". Ujar Raina.
" I'm going now. When you need anything you can call me(aku pergi sekarang, jika Kamu membutuhkan sesuatu, Kamu bisa memanggilku)". Ujar Andrew.
"Thanks Andrew". Ujar Rasya.
Andrew pun pergi.
Raina masih berfikir kenapa penyakit lamanya bisa datang kembali.
" sayang.. ". Rasya menggoyangkan tangan Raina. " sayang ". Ujar Rasya.
" kenapa???". Tanya Raina terkejut.
"Jangan bengong gitu" ujar Rasya.
"Sini". Raina meminta Rasya duduk disamping nya. Diatas tempat tidur.
Rasya menuruti apa yang Raina minta.
__ADS_1
Raina bersandar di Dada Rasya.
" sayang, maafkan Aku yang telah menyembunyikan semua ini". Ujar Raina memeluk Rasya.
Rasya menangis mendengar perkataan Raina.
"Begitu berat kehidupanmu dimasa lalu". Ujar Rasya meneteskan Air mata Dan mengelus rambut Raina. " Aku berjanji akan membahagiakanmu". Ujar Rasya mencium kepala Raina.
"Sayang, Aku lapar". Ujar Raina.
Rasya tersenyum.
" mau makan apa?". Tanya Rasya.
"Ini rumah sakit mana?" Tanya Raina
"Elizabeth hospital". Ujar Rasya.
" dibawah ada Japanese foods yang enak Banget. Kita kesana ya". Ujar Raina
"Sayang, Kamu masih lemah loh, biar Aku aja yang beli ya, Kamu mau apa??". Ujar Rasya.
Raina cemberut.
"Ok. Aku mau sushi sama chicken katsu". Ujar Raina.
" Baiklah, Kamu tunggu ya". Rasya turun dari tempat tidur mencium kening Raina Dan pergi.
Raina menunggu Rasya dengan berbaring. Ia merasa sangat lelah. Mungkin karena 2 minggu tidak merasakan apapun. Ia pun tertidur lelap.
Tak lama Rasya datang.
"Sayang, ini makanan....". Sebelum Ia menyelesaikan perkataannya, Ia melihat Raina tertidur pulas.
Rasya duduk dipinggir tempat tidur Raina.
Rasya mengelus rambut Raina dengan lembut.
Sayang, Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu. Maafkan atas ketidak tahuanku. Ujar Rasya dalam hati Dan mencium lembut bibir Raina.
Tiba-tiba Raina terbangun.
__ADS_1
" sayang, Kamu sudah kembali". Ujar Raina mencoba untuk duduk.
Rasya membantu nya.
"Ini makananmu". Rasya memberikan makanan yang sudah dipersiapkannya.
" makasih sayang". Ujar Raina tersenyum.
Rainapun melahap makanan yang Rasya berikan.
"Ahhhhh kenapa makanan ini enak sekali". Ujar Raina bahagia
Rasya yang melihat tersenyum. " Alhamdulillah ". Rasya mengelus kepala Raina.
Raina menyuapi Rasya. Rasya pun menerimanya.
Mereka berdua melahap makanannya bersama sampai habis.
" sayang, kalau Kamu mau ke hotel, tolong bawakan hijabku, Aku malu tidak memakai hijab". Ujar Raina.
Rasya tersenyum. Ia berdiri berjalan menuju sofa mengambil sesuatu dalam tas.
"Ahhhh Kamu membawakan hijab ku?". Tanya Raina
" tentu sayang". Ujar Rasya.
"Terimakasih sayang". Ujar Raina memeluk Rasya.
Rasya mencium kepala Raina.
" sekarang Kamu Tidurlah. istirahat ". ujar Rasya.
Raina menepuk-nepuk tempat tidur nya.
" Aku ingin tidur di pelukanmu". ujar Raina
"Baiklah apapun untukmu". Rasya menaiki tempat tidur dan berbaring lalu meletakkan kepala Raina di dadanya.
" Tidurlah". Rasya menepuk-nepuk punggung Raina.
***Hi reader, Terimakasih telah setia membaca novel Rain...
__ADS_1
jangan lupa untuk Like komen vote & share karena itu menyemangati Author untuk menulis.
salam manis dari Mrs. A***