Rain...

Rain...
bertemu Baba Ahmad


__ADS_3

Sampailah di kamar no 34 B kamar lama Raina. Disitu ada stiker 3 bendera. Bendera Amerika, Singapore Dan Malaysia menandakan ada 3 orang berbeda negara yang mengisi ruangan ini.


Raina membuka pintu nya.


Ruangan sudah berbeda sejak 3 tahun Ia tinggalkan.


Kamar yang tidak terlalu besar namun cukup nyaman.


"Kamu tinggal di kamar ini ber 3??" Tanya Rasya


"Iya". Ujar Raina


" kamarmu yang di Jakarta lebih besar dari ini. Apa Kamu tidak risih ?". Tanya Rasya. Karen Ia tahu sejak lahir Raina sudah terbiasa hidup cukup mewah.


"Ya awalnya sih risih cuma lama Kelamaan terbiasa. Aku kesini kan untuk belajar bukan untuk berlibur. Kalau tinggal diluar asrama butuh biaya besar". Ujar Raina.


Rasya tersenyum mendengar jawaban Istrinya.


"Aku bangga padamu". Ujar Rasya mencium kening Raina.


" biasa aja sayang". Jawab Raina. "Sudah yuk tidak enak karena ini kamar orang lain". Ujar Raina.


Merekapun pergi keluar turun Dan memberikan kunci nya pada Mr. John


Setelah itu, Raina mengajak Rasya ke Masjid di dekat kampus. Mereka berjalan menuju Masjid.


" ini adalah tempat favorite ku selanjutnya". Ujar Raina menunjuk Masjid yang ada di sebrang jalan.


"Ayooooo". Ujar Raina menarik tangan Rasya.


Sampailah mereka di depan Masjid.

__ADS_1


Raina melihat jam setengah jam lagi waktu sholat Ashar mereka duduk diteras luar sembari menunggu waktu sholat.


Tak lama seorang lelaki paruh baya dengan menggunakan Jas Dan peci datang.


" Assalamualaikum ". Ujar lelaki tua menyapa Rasya Dan Raina.


" waalaikumsalam. Baba". Raina merasa bahagia melihat lelaki itu. Ia berdiri Dan memeluk pria itu.


"Raina. Ma Shaa Allah you looking beautiful with hijab". Ujar lelaki tua itu.


" kya hal hai Baba?? (Apa kabar Baba?)". Tanya Raina menggunakan bahasa Urdu nya.


"Alhamdulillah theek hai beti.(Alhamdulillah baik, nak)". Ujar pria tua.


" Baba, he's Rasya my husband ". Raina mengenalkan Rasya.


" sayang, Ini Baba Ahmad. Ustadz di masjid ini Dan Baba adalah Ayahnya Ayesha". Ujar Raina


" Waalaikumsalam. Ma Shaa Allah. You're right Raina, He's good man". Ujar Baba Ahmad.


Raina tersenyum.


"Alhamdulillah he's your true love.". Ujar Baba Ahmad. " Rasya, Raina always told about you. She said you're really nice guy and really respect person". Ujar Baba Ahmad.


"She's just over explain about me. I'm just simple human". Ujar Rasya tersenyum


" Ma Shaa Allah". Ujar Baba Ahmad mengelus pundak Rasya.


"I pray both of you always get happiness and Allah protect your married life". Ujar baba Ahmad


" Aamiin". Ujar Rasya dan Raina

__ADS_1


"Are you can Adzan??". Tanya Baba Ahmad kepada Rasya.


" In Shaa Allah ". Ujar Rasya.


" so you can Adzan now". Ujar Baba Ahmad.


Rasya terkejut diminta untuk Adzan. Ia melirik Raina. Raina menganggukkan kepala nya.


Merekapun masuk kedalam masjid.


Dengan mengucap Bismillah Rasya mengumandangkan Adzan.


Raina yang mendengar terkejut. Begitu indah lantunan Adzan Rasya. Ia sampai meneteskan Air mata


Baba Ahmad yang mendengarkan tersenyum


Alhamdulillah you get great man Raina. Ujar Baba Ahmad dalam hatinya.


Selesai Adzan semua bersiap untuk sholat.


Merekapun sholat berjamaah.


Selesai Sholat Rasya & Raina mendapatkan wejangan dari Baba Ahmad.


"Rasya, Raina. Both of you must be trust each other. Aways give good communication. When you're fight must be finish soon. Married life its not easy so must be sabar Dan must be ikhlas which you have & get". Ujar Baba Ahmad.


" In Shaa Allah Baba". Ujar Rasya & Raina tersenyum.


***Hi reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel "Rain..."


jangan lupa untuk Like Komen vote Dan share.

__ADS_1


salam manis dari Mrs. A***


__ADS_2