
Matahari semakin turun pertanda hari akan menemui senja. Raina masih terlelap tidur. Rasya membangunkannya.
"Sayang, bangun. Sudah mau Maghrib". Rasya membangunkan lembut menciumi wajah Raina.
Raina hanya bergerak Tapi tidak bangun
" sayang, bangun. Sudah mau Maghrib". Rasya mencium kasar lehernya.
Raina terkejut Dan tiba-tiba duduk.
"Sayang, kenapa ngagetin aku sih". Ujar Raina menarik hidung Rasya.
" Kamu dibangunin susah banget. Aku ciumi malah semakin lelap". Rasya melepas tangan Raina.
Raina melihat sekeliling merasa bingung. "Loh, tadi bukannya aku di mobil? Jam berapa sekarang?". Ujar Raina.
" Aku menggendongmu tadi Aku tidak tega melihatmu sangat lelah" ujar Rasya.
"Uuhhhhh baik Banget sih Suamiku. Terimakasih ya". Raina mengecup bibir Rasya.
"Mandi sana, bau acem". Ujar Rasya menutup hidung.
" Ih nggak juga, masih wangi". Raina mencoba mencium sekujur tubuhnya.
"Yaudah aku mandi dulu". Raina Berjalan ke kamar mandi
Selesai mandi, Raina segera mengambil mukenanya.
Rasya berpamitan untuk pergi ke masjid.
" Sayang, Aku ke masjid dulu ya". Ujar Rasya Dan Raina mencium tangan Rasya
"Assalamualaikum".
" waalaikumsalam ".
Rasya memang selalu pergi ke masjid setiap maghrib sampai Isya & juga subuh. Karena baru menikah, Dia tidak ke masjid untuk menemani Raina.
__ADS_1
Rainapun sholat sendiri dengan Khusyu.
Selesai Sholat, Ia membaca Ayat Suci Al-Qur'an sampai Adzan Isya. Setelah adzan Ia kembali menunaikan sholat.
Setelah Sholat, Raina turun untuk mempersiapkan makan malam.
Ia mengkat rambutnya asal, membuat nya terlihat begitu menawan.
Saat Ia memasak datang Rasya memeluk Raina dari belakang Dan mencium leher belakangnya.
" Assalamualaikum sayang". Rasya mengecup lehernya
"Astagfirullah". Raina kaget
" kok astagfirullah sih bukannya Waalaikumsalam ". Ujar Rasya yang masih memeluk Raina dari belakang.
" Waalaikumsalam. Kamu bikin Aku kaget aja". Ujar Raina yang tidak berbalik.
"Masak apa sayang?". Tanya Rasya.
" itu kamu bisa lihat aku masak apa". Ujar Raina
" Spaghetti sayang". Jawab Raina. "Maaf ya Sayang, Aku lelah hari ini jadi aku membuat yang simple". Ujar Raina
" Kalau Kamu capek kenapa masak sayang, kan kita bisa order". Ujar Rasya.
"Gak apa-apa sayang. Ini kan masakan simple". Ujar Raina. " lepasin dong Sayang, ini sudah selesai Aku mau hidangkan". Ujar Raina
"Baiklah, Tapi France kiss dulu". Jawab Rasya.
" Ih nanti aja, gimana kalau Risya datang?". Jawab Raina
"Baiklah". Rasya melepas pelukannya.
Raina menghidangkan masakannya di meja makan.
" Sayang, tolong panggilkan Risya ya". Ujar Raina mengelus tangan Rasya.
__ADS_1
"Baiklah. Apa sih yang nggak buat istriku yang cantik". Ujar Rasya mencium pipi Raina.
Rasyapun berjalan menuju kamar Risya.
Rasya & Risya pun berjalan menuju meja makan.
" wuihhhh makanan sudah siap nih". Ujar Risya duduk Dan mengambil spaghetti yang Raina buat.
"Makanlah, maaf ya kakak cuma bisa masak itu malam ini". Ujar Raina
" ini udah lebih dari cukup sayang". Ujar Rasya mengelus rambut Raina.
"Kkhhmmmm kkhhmmm". Risya pura-pura batuk.
Merekapun melahap makanannya.
Selesai makan mereka menuju kamar masing-masing.
Didalam kamar Rasya & Raina
Rasya yang melihat Raina keluar dari kamar ganti menggunakan baju tidur malam yang seksi sangat tidak mengontrol untuk bermain dengan tubuh Istrinya.
Raina duduk disamping suaminya yang tengah bersandar di tempat tidur. Rasya terus memandang tubuh Raina
Raina menggoyangkan bahu Rasya. " kenapa??". Tanya Raina
"Kamu mau menggodaku ya??" Tanya Rasya yang mulai meraba tubuh Raina.
"Nggak, aku mau tidur". Raina berbaring Dan menyelimuti tubuhnya.
Rasya langsung melempar selimut itu.
" Sudah seksi seperti ini, sayang kalau tidak disentuh Dan dipandang". Rasya mulai mencium Raina.
Mereka saling membalas apa yang mereka lakukan. Rasya terus menyentuh Dan menciumi tubuh Istrinya. Begitupun sebaliknya.
Meski Raina merasa lelah, Tapi untuk melayani suaminya Ia tidak merasa lelah.
__ADS_1
Cukup lama mereka memadu kasih, sampai mereka terlelap berdua dengan saling berpelukan.
haaaa malam yang indah. ujar Rasya yang setengah sadar.