
Sampai dirumah tepat pukul 3 sore.
Raina bergegas bersiap. Ia berjalan menuju kamar nya.
Sampai di kamar, Raina menyimpan semua benda yang Ia bawa di atas kasur.
Raina menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
15 menit berlalu, Ia sudah Segar dengan menggunakan jubah handuknya. Duduk di meja rias mengeringkan rambut panjang nya.
Setelah kering, Ia memoles wajahnya. Tidak terlalu berlebihan Ia memoles wajahnya, hanya riasan natural sudah terlihat sangat cantik.
Selesai memoles wajahnya, Raina berdiri menghampiri lemari pakaiannya.
"Hmmmmmmm pake baju yang mana ya ?".
Raina sangat kebingungan memilih baju.
" Raina, Kamu sudah pulang?". Suara terdengar dari luar kamar Raina.
Diketuk pintu kamar Raina.
Raina membuka kamarnya.
"Kebetulan Mama datang".
Raina menarik tangan mamanya.
" Ma, bagusan yang mana?".
Raina meminta pendapat mamanya untuk memilih diantara 2 pakaian.
"Mau kemana kamu ?". Tanya Mama dengan senyuman.
" pilih dulu bagusan yang mana".
"Hmmmmmmm yang ini ini bagus".
Mama pun memilih kemeja panjang berwarna krem Dan rok rample berwarna pastel.
" OK. Wait Ma".
Raina menuju ruang ganti setelah 5 menit Ia keluar.
"Gimana Ma ?".
" cantik as always".
__ADS_1
Raina menyisir rambutnya Dan mengikatnya keatas. Ia terlihat manis dengan pakaian Dan tatanan rambut seperti itu.
"Mau kemana kamu nak?". Tanya Mama
" Aku mau jalan ke Mall Ma sama Rasya".
"Oh kencan nih". Ledek Mama nya.
" nggak Ma jalan biasa aja". Raina tersenyum begitu bahagia.
"Jangan pulang larut ya".
" Iya Ma".
Raina mengambil tas Dan kunci mobilnya Dan mengambil parfume & menyemprotkan nya di bagian2 tertentu tubuhnya.
Mereka berdua pun turun.
"Anak Papa udah cantik gini mau kemana?". Tanya papa nya dengan tersenyum.
" Mau jalan sama temen Pah ke mall. Yaudah Aku jalan ya keburu sore".
"Hati-hati ya sayang jangan pulang larut".
Raina mencium tangan & pipi kedua orang tua nya.
Gawai Raina berbunyi.
" Hallo".
"Assalamualaikum Rain, Kamu dimana? Aku sudah sampai". Rasya.
" Waalaikumsalam, Aku sudah sampai ini lagi jalan ke lobby".
"Ok aku tunggu ya".
Raina berjalan ke dalam mall.
Dari jauh ada yang melambaikan tangan yang ternyata Rasya.
Rasya terpesona akan kecantikan Raina
" hey, kenapa kamu liatin kaya gitu ? Aku jelek ya apa make up ku ketebelan?".
"Itu ada lipstick yg menempel di Gigi kamu?". Rasya cekikikan.
" Ah masa?". Raina panik mengambil kaca kecil di tas nya.
__ADS_1
"Ih gak ada iseng Banget sih". Raina memukul bahu Rasya.
" Hahahahahaha ". Rasya tertawa karena keisengannya.
" Kamu cantik". Rasya menuju Raina.
"Gombal Kamu". Raina mencubit kecil tangan Rasya.
" Jadi mau kemana kita?".
"Makan dulu yuk aku lapar belum makan siang". Jawab Raina sambil memegang perutnya.
" Astaga jadi Kamu belum makan? Yaudah ayo kita ke food court ".
Rasya menarik tangan Raina.
Memilih Restaurant, akhirnya mereka memilih restaurant makanan lokal.
Mereka duduk Dan Rasya memanggil pelayan.
" mau pesan apa Mas mbak ??". Tanya pelayan
" paket bebek goreng 1 Dan Air mineral ya. Eh Kamu mau pesan apa?. Tanya Raina.
" Orange juice aja 1".
"Baik ditunggu ya".
Pelayanpun pergi.
" Kamu kenapa belum makan siang? Ini udah sore loh". Rasya bertanya dengan khawatir.
"Tadi di Rumah sakit Aku sibuk. Setelah selesai Aku pulang Dan bersiap". Jawab Raina
" Kamu kan dokter, masa g bisa jaga pola makan ". Rasya meledek Raina.
Raina hanya cekikikan.
" Maklum kan Aku calon pemilik Rumah Sakit Husada". Raina berlagak somboh tersenyum menarik kerah kemejanya.
"Iya iya tau deh Ibu dokter cantik calon pemilik Rumah sakit ternama". Rasya menempelkan kedua tangannya seperti memberi hormat.
Tak lama makanan pun datang
"Aku makan ya. Kamu mau?".
" Kamu aja yang makan". Rasya menyedot jus yang Ia pesan.
__ADS_1
Raina dengan lahap menyantap makanan nya.