
Hari demi hari dilalui mereka di Tanah Suci. Raina sangat bahagia menjalani 1 minggu di Tanah para Nabi.
Hari terakhir merekapun sudah tiba. Raina menangis didalam kamar.
"Loh Kamu kenapa?". Tanya Raina
" Aku sedih harus meninggalkan Tanah Suci ini". Ujar Raina bercucuran air mata.
"Tenanglah sayang, doakan tahun ini kita bisa pergi haji". Ujar Rasya memeluk Raina.
" jangan sedih. Besok kan kita akan terbang ke London". Ujar Rasya.
Raina menatap Rasya mendekatkan wajahnya Dan mencium bibir Rasya. Entahlah malam ini Raina begitu memperlakukan special suaminya. Sampai Rasya terkejut. Biasanya dia yang selalu memulai untuk bercumbu. Hari ini, Raina yang memulai semuanya.
"Aku mencintaimu Rasya". Ujar Raina membisikkan kepada Rasya.
Rasya mencium bibir Raina dengan lembut nya. Malam itu menjadi malam special untuk mereka. Mereka selalu berdoa agar mereka mendapatkan kabar baik pulang dari tanah suci.
Setelah memadu kasih, mereka terlelap tidur.
Keesokan harinya mereka bangun dengan badan yang fresh. Penerbangan mereka ke London pada malam hari jadi mereka memutuskan untuk keluar sekedar mencari oleh-oleh untuk teman-teman Raina di London. Raina cukup bingung karena Kebanyakan temannya memiliki Agama yang lain dengannya. Hanya Ayesha yang Se Agama dengannya. Akhirnya Raina membeli beberapa jenis kurma Dan accessories di area dekat hotel.
" ini sudah cukup sayang, kita ke hotel yuk masih ada beberapa barang yang belum aku masukkan kedalam koper". Ujar Raina.
"Baiklah ayo kita kembali". Ujar Rasya.
__ADS_1
Mereka berjalan menuju hotel. Dilobby, rombongan mereka bersiap untuk pulang ke tanah air, Rasya Dan Raina menghampiri Dan berpamitan kepada mereka semua.
" Ustadz, terimakasih karena sudah membantu kita selama disini ". Ujar Rasya menjabat tangan Ustadz. " Doakan kami semoga bisa kembali ke Tanah Suci lagi untuk pergi Haji". Sambung Rasya
"In Shaa Allah Mas Rasya, smoga mas Dan mbak selamat sampai di London nanti". Ujar Ustadz
" Aamiin In Shaa Allah Ustadz. Smoga Ustadz Dan rombongan juga selamat sampai di tanah air nanti". Ujar Raina.
Setelah berpamitan, Rasya & Raina kembali ke kamar untuk bersiap.
Raina membuka koper kosong untuk menyimpan oleh-oleh yang Ia ingin bawa Dan menaruh baju yang mereka Laundry.
"Sayang, sudah tidak ada baju kotor kan?". Tanya Raina
"Iya nanti itu kita pisah kita laundy nanti disana". Ujar Raina.
Raina masih sibuk membereskan barang-barang namun tangan Raina ditarik oleh Rasya Dan merekapun terjatuh di tempat tidur.
" sayang, sekali saja ya" ujar Rasya tersenyum pada Raina.
"Aku masih harus membereskan ini semua sayang". Ujar Raina
" mumpung masih di tanah suci loh, Kali aja setelah ini kita dapat bayi lucu". Ujar Rasya.
"Baiklah lakukan apa yang Kamu mau lakukan". Ujar Raina.
__ADS_1
Rasyapun memulai bercumbu dengan Istrinya itu. Mereka menikmati moment romantis terakhir di Tanah suci sebelum meninggalkannya.
Selesai bercumbu, mereka kembali mandi untuk kembali membereskan barang yang masih berantakan Dan bersiap untuk terbang ke London.
Sudah pukul 7 malam, Rasya & Raina pergi menuju bandara.
Setelah boarding pass, Cek Imigrasi akhirnya mereka sampai di lounge menunggu penerbangan nya.
Tepat pukul 9 malam, mereka masuk ke dalam pesawat. Duduk di kursi business class.
" Bismillah sayang". Ujar Raina bahagia.
Rasya hanya tersenyum
***hi reader, thanks for always waiting the next episode Rain...
jangan sampai ketinggalan ya setiap episode Rain...
jangan lupa juga untuk Vote, Like, Komen & Share ke teman-teman mu
kisah lama Raina akan terbongkar saat Di London nanti. dari Raina yang mengalami depresi, jadi "Anak Nakal" Dan sosok Andrew.
jangan lewatkan kelanjutan kisah "Rain..." ya 😉😉😉
salam manis dari Mrs. A***
__ADS_1