
Hari berganti begitu cepat, sudah 4 bulan berlalu. Raina seperti biasa saat keadaannya baik selalu buka praktek. begitu juga Rasya yang sibuk di kantor karena banyak nya project yang didapat.
"Assalamualaikum sayang. Lagi apa?". Rasya menelepon Raina
"Waalaikumsalam. Aku baru selesai praktek nih. Sayang, Aku belum makan siang. Jemput Aku ya Aku mau makan ditemenin kamu". Ujar Raina.
"Manja Banget istriku ini. Yasudah Kamu tunggu kurang lebih 30 menit ya Aku jemput di Rumah Sakit". ujar Rasya
"Ok sayang. Kalau Aku gak ada diruangan berarti di ruangan Papa ya". balas Raina
"Ok. see you soon Assalamualaikum".
" Waalaikumsalam ".
merekapun menutup telepon nya.
Di kantor Rasya, Tak lama Rangga masuk kedalam ruangan Rasya.
"Mau kemana ??". Tanya Rangga yang melihat Rasya bergegas pergi
"Gue mau jemput Raina. Dia mau makan siang". Ujar Rasya.
"Oya, kapan acara 4 bulanan Raina?". Tanya Rangga
" In Shaa Allah minggu depan". Ujar Rasya
"masih sempet". bisik Rangga
" Apa ???". Tanya Rasya yang kurang mendengar perkataan Rangga
"gak apa-apa. udah sana jemput Raina inget jam 3 ada meeting". ujar Rangga.
" Siap. Gue jalan dulu ya. Assalamualaikum ". Rasya berlalu meninggalkan Rangga
__ADS_1
" Waalaikumsalam ". jawab Rangga.
Rasya pun bersiap pergi meninggalkan kantor.
20 menit berkendara, Rasya sampai di rumah sakit.
"Selamat siang Pak Rasya". ujar Suster
" Selamat siang. oh ya dokter Raina dimana ya?". Tanya Rasya
"Oh diruangan dokter Surya Pak". jawab Suster
" oh baik. Terimakasih ya". ujar Rasya meninggalkan Suster.
Tok! Tok! Tok! Rasya mengetuk pintu lalu membuka nya.
"Assalamualaikum Dokter Raina yang cantik".
"Mau jalan sekarang dokter?". Tanya Rasya
" Iyadong, Aku sudah lapar". Ujar Raina memeluk tangan Rasya.
merekapun berjalan keluar rumah sakit laku masuk kedalam mobil.
"Mau makan apa?". Tanya Rasya menyalakan mobil nya.
"Makanan Khas Sunda ya Sayang, gatau kenapa Aku pengen Banget makan Soto Bandung". jawab Raina membayangkan Soto Bandung.
" Siap dokter cantik". jawab Rasya.
"Gimana pekerjaan Kamu hari ini?". Tanya Rasya
"Alhamdulillah lancar". jawab Raina
__ADS_1
"Kamu yakin masih mau buka praktek lagi Hamil gini? jangan terlalu dipaksa sayang". ujar Rasya
" Gak apa-apa sayang, Alhamdulillah Aku sehat Dan sekarang Aku juga udah gak mual-mual lagi. kamu tenang aja ya. Aku gak akan paksa badanku sendiri kok". jawab Raina menyentuh pipi Rasya
"Yasudah, Tapi janji sama Aku setelah prakter pulang harus istirahat. gak perlu masak juga buat Aku".
"Kalau Aku gak masak, Kamu makan apa dong?". Tanya Raina
" makan sama telur ceplok dikecapin juga jadi". ujar Rasya.
"jangan gitu juga Kali sayang". ujar Raina
" yaudah lah soal makan gampang. lagian kita masih dirumah Mama Papa disana gak ada kekurangan makanan". ujar Rasya.
"iya iya".
"Soal 4 bulanan nanti acara pengajian kan? mau undang siapa aja ?". Tanya Rasya
"Itu urusan Mama. Katanya sih mau undang Ibu-ibu pengajian komplek sama ngundang anak Panti Asuhan". ujar Raina
"Oh bagus kalau begitu. nanti Kamu gak perlu bantuin nyiapin ya cukup duduk aja". ujar Rasya
" iya sayang. bawel Banget ih. lihat nih sayang, Papamu over protective". Raina mencubit pipi Rasya. Dan mengelus perutnya
"iya dong harus over protective jagain kalian berdua". Rasya mengelus perut Raina Dan tersenyum.
Mereka pun terus berbincang selama perjalanan.
***Hi Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Rain...". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya.
jangan lupa juga membaca novel kedua Author yang berjudul "Istri Cantikku Yang Angkuh".
salam manis dari Mrs. A***
__ADS_1