
Rasya melajukan mobilnya dengan pelan.
"Kok Kamu nyetir lambat Banget sih". Tanya Raina
"Kenapa emang? Kan biar kita bisa lama sama-samanya". Jawab Rasya menggoda Raina
" Iya Tapi ini lambat Banget. Tuh liat dibelakang udah pada klakson". Ucap Raina sambil melihat ke belakang.
Rasya melajukan mobilnya cepat.
"Sya, hati-hati jangan ngebut". Raina merasa Takut.
" Katanya tadi lelet, sekarang ngebut". Jawab Rasya.
"Ya kan bisa nyetir normal".
" Iya iya". Jawab Rasya.
Rasya pun melajukan kecepatan sedang.
Sampailah di kantor Rasya.
Mereka keluar dari mobil.
"Kamu yakin gak mau dianter ?". Tanya Rasya
" Iya tenang aja, Aku biasa pulang malam". Jawab Raina
"Yakin??". Rasya mendekatkan wajahnya dengan wajah raina.
Raina tersipu yang membuat pipinya memerah.
Rasya tertawa.
" Gemesssss Banget sih". Rasya mencubit pipi Raina.
raina menepis tangan Rasya
"Aku pulang dulu ya". Raina menjulurkan lidahnya meledek Rasya.
" hey Nona, usiamu sudah 24 tahun tidak pantas melakukan seperti itu". Rasya menarik hidung Raina.
"Biarin". Raina menjulurkan lidahnya lagi Dan cepat masuk kedalam mobil.
Raina membuka kaca mobilnya.
__ADS_1
" makasih ya Sayang untuk hari ini". Ujar Raina didalam mobil.
"Janji ya besok datang ke Rumah Sakit". Ujar Rasya
" iya, Tapi kalo udah selesai Aku bisa ke kantormu ya". Raina tersenyum Dan mengedipkan matanya cepat.
"Tentu boleh. Sekarang Kamu pulang ya hati-hati. Ingat jangan berantem sama Papa lagi. Dan istirahat yang cukup". Rasya mengusap pipi Raina.
" OK Bos". Raina memberi hormat.
"Yaudah Aku pulang ya". Ujar Raina
" Iya hati-hati ". Rasya mengelus kepala Raina.
" Kamu juga hati-hati ya. Assalamualaikum ". Ujar Raina
" Waalaikumsalam". Balas Rasya.
Raina pun menutup kaca mobil Dan pergi dengan kecepatan sedang.
Rasya masuk mobil Dan Ia pun pergi.
Sampai Dirumah Raina.
Raina masuk kedalam rumah.
Raina hanya menoleh Dan berjalan cepat menaiki anak tangga.
" Raina". Papa Raina teriak.
Mendengar teriakan Suaminya, Mama Raina menghampiri.
"Ada apa Pah? Raina sudah pulang?". Tanya Mama Raina.
" Kamu urus anakmu itu". jawab Papa Raina ketus berdiri Dan berjalan menuju kamar.
Mama Raina melihat ke atas.
Ia pun naik ke atas bertemu Raina.
pintu kamar Raina diketuk.
"Sayang, Kamu sudah pulang?". Tanya Mama dibalik pintu.
" Masuk Mah". jawab Raina
__ADS_1
Mama Raina menghampiri Raina Dan duduk disamping Raina yang sudah duduk ditempat tidur nya.
"Kamu dari mana seharian ini? staff Hospital bilang Kamu tidak masuk hari ini. jadi Kamu kemana???". Tanya Mama Raina dengan lembut.
Raina menjelaskan kemana Dia hari ini.
" Papa sangat marah padamu, jangan buat dia semakin marah Nak". Mama Raina mengusap rambut Raina.
"Maaf Mah, Aku hanya ingin menenangkan diri. besok juga Aku datang ke hospital". jawab Raina.
" Yaudah Kamu mandi sana". ujar Mama
"Iya ini juga mau mandi". jawab Raina
" Yaudah, Kamu istirahatlah". Mama pun pergi dari kamar Raina.
Raina berjalan menuju kamar mandi.
Selesai mandi, Raina keluar dengan mengeringkan rambut dengan handuknya.
Ia duduk di tempat tidur Dan mengambil handphone nya. Raina mencoba menelpon Rasya.
"Assalamualaikum". Raina mengucapkan salam
" Waalaikumsalam ". jawab Rasya.
" Sudah sampai Rumah?". Tanya Rasya.
"Udah, Ini baru selesai mandi". ujar Raina
" Kamu sudah sampai? ". Tanya Raina.
" Sudah Alhamdulillah baru aja, dijalan macet Banget". Ujar Rasya.
"Yaudah Kamu bersih-bersih dulu, Aku mau sholat sekarang". Ujar Raina
" Ma Shaa Allah, gitu dong Sholat". jawab Rasya
Raina hanya tersenyum
"Assalamualaikum". ujar Raina
" Waalaikumsalam ". jawab Rasya
Raina pun mengambil mukena Dan mengedipkan Sholat dengan Khusyu.
__ADS_1
Selesai Sholat, Raina berdoa.
selesai berdoa Raina menyimpan Mukena di Tas nya lalu mematikan lampu Utama Dan berjalan menuju tempat tidur. Ia membaringkan badannya Dan Berusaha untuk tidur.