Rain...

Rain...
menuju kampus


__ADS_3

Keesokan harinya, Raina telah bersiap untuk menjadi tour guide untuk suaminya.


Rasya mengatakan ingin melihat semua tempat yang selalu Raina kunjungi.


"Sayang, sudah siap?". Tanya Rasya menggandeng tangan Raina.


" sudah sayang". Ujar Raina bahagia.


"Ayo kita jalan. Aku sudah memesan mobil untuk kita Gunakan". Ujar Rasya.


"Gak perlu sayang, kita harus naik transpotasi umum". Ujar Raina.


" yakin? Apa Kamu gak cape nanti?? ". Ujar Rasya khawatir


" kan dulu aku biasa kemana-mana naik transpotasi umum". Ujar Raina.


"Yakin???". Tanya Rasya


Raina menggangukkan kepalanya.


" Baiklah, Tapi kalau capek Kamu bilang ya". Ujar Rasya.


"Iya sayang ku". Ujar Raina.


Merekapun berjalan keluar hotel.


" kita naik train ya ke kampus ku". Ujar Raina


"Ok". Jawab Rasya tersenyum


" let's go the journey ". Ujar Raina bahagia.


Mereka berjalan menuju stasiun bawah tanah.


Raina membeli tiket. 2 tiket sudah didapat Dan mereka menunggu kereta datang.


" Aku sangat rindu suasana ini". Ujar Raina menyandarkan kepalanya di bahu Rasya Dan memeluk tangan Rasya.

__ADS_1


Keretapun datang Rasya & Raina masuk kedalam kereta.


Mereka duduk. Raina bercerita banyak hal dengan Rasya.


Sampai ditempat tujuan. Mereka berjalan keluar dari stasiun.


Raina ingin mengajak Rasya ke kampusnya dulu.


Sampai di kampus mereka berkeliling.


"Perpustakaan adalah tempat fav ku saat pertama kali datang". Ujar Raina.


Raina berjalan ke sebuang bangku dan meja dipojokan.


" ini adalah tempat yang selalu aku duduki. Disini dulu Aku sering menangis karena merindukanmu. Aku selalu memandang foto kita berdua saat olimpiade dulu". Ujar Raina. "Tidak menyangka hari ini. Ditempat ini aku duduk bersamamu". Ujar Raina memandang Rasya tersenyum


Rasya memeluk Raina.


" jadikanlah masa lalu mu untuk pelajaran. Aku tahu Kamu adalah wanita yang kuat. Buktinya Kamu berani datang lagi kesini meski banyak kenangan buruk disini. Aku bangga padamu sayang". Ujar Rasya.


"Ayo kita ke tempat favorit ku yang ke 2". Ujar Raina berdiri Dan menarik Rasya.


Mereka berjalan tidak terlalu jauh. Raina mengajak Rasya ke taman belakang dekat asrama.


Raina duduk disebuah bangku panjang dibawah pohon rindang.


Raina mulai bercerita lagi.


"Dulu pertama Kali aku datang kesini cukup gugup. Karena suasana baru. Aku selalu menghindari keramaian. Bahkan tidak memiliki teman. Sandra & Ayesha sangatlah baik. Mereka Berusaha dekat denganku. Sandra yang bisa berbahasa Indonesia Dan Ayesha yang seorang Muslim akhirnya Aku bisa menerima mereka menjadi temanku. Banyak kejadian yang tidak enak aku alami saat beberapa mahasiswa anti Islam tahu bahwa Aku seorang Muslim". Wajah Raina mulai berkaca-kaca. " Aku Dan Ayesha selalu dipandang rendah karena Agama kita. Mereka selalu mengatakan bahwa kita seorang terrorist. Bahkan mereka selalu melempar tas kita diatas pohon ini". Ujar Raina memandang keatas pohon. "Hingga akhirnya Aku Dan Ayesha meloncat-loncat diatas bangku ini untuk mendapatkan tas kita kembali". Tambah Raina tertawa kecil. " jujur. Aku merasa hancur saat itu. Bahkan Papa pun tidak memperdulikannya. Ia hanya mau Aku lulus dengan nilai terbaik". Ujar Raina.


Rasya yang mendengar cerita merasakan kesakitan Dan memeluk Raina.


"Ayo kita ke asrama ku". Ujar Raina


Mereka berjalan menuju Asrama.


Sampai di depan Asrama, Raina bertemu dengan security lama yang Ia kenal.

__ADS_1


" Mr. John how are you ??". Ujar Raina menjabat tangan


Mr. John bingung siapa yang Ada dihadapannya. Wanita berhijab dengan wajah yang cantik.


"I'm Raina, are you not remember?". Tanya Raina. " room 34B ??". Ujar Raina


"Ahhhhhhh Rendang Girl. I'm sorry you looking different and really beautiful". Ujar Mr. John.


Raina menjabat tangan Mr. John.


" he's my husband ". Raina memperkenalkan Rasya.


" Ahhhhh congratulations for your wedding. I pray both of you get happiness ever". Ujar Mr. John


"Thanks Mr. John". Ujar Rain.


" can I go to my old room? ". Tanya Raina.


" sure, that room also empty now. that student go for holiday ". ujar Mr. john lalu memberikan kunci kamar.


Mr. John sangat mengenalnya jadi Dia percaya memberikan kunci pada Raina.


" Thank you". ujar Raina.


mereka berjalan menuju kamar lama Raina


"kenapa Dia memanggilmu rendang girl?". Tanya Rasya


" oh itu, dulu aku selalu memberikan rendang padanya. Dia sangat menyukainya. makanya dia panggil aku seperti itu ". ujar Raina.


Rasya hanya tersenyum.


***Hi reader, Terimakasih karena setia membaca novel " Rain...".


jangan lupa untuk Like, komen, vote & share.


salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2