
Keesokan harinya, Rasya Dan Raina bersiap untuk pulang ke Ibu Kota.
"Sayang kita berhenti di toko kue ya". Ujar Raina
" buat apa???". Tanya Rasya
"Beli detergent". Jawab Raina bete
" hah? Detergent kok di toko kue?? ". Rasya kaget dengan jawaban Istrinya
" ya beli kue lah sayang ". Ujar Raina
"Buat siapa?". Tanya Rasya
" buat Mama Papa & Risya". Jawab Raina
"Ok sayang". Ujar Rasya
Rasya memarkirkan mobilnya saat menjumpai toko oleh-oleh yang besar
Mereka memasuki toko terlihat banyak sekali menjual oleh-oleh.
Raina memilih oleh-oleh yang ingin dia bawa, Rasya hanya mengikuti Istrinya dari belakang.
Raina membeli cokelat, kue bolu, moci, keripik Dan lain-lain.
" sudah selesai, ayo kita bayar sayang ". Ujar Raina yang menarik tangan Rasya menuju kasir.
Setelah selesai belanja, Raina & Rasya melanjutkan perjalanan.
__ADS_1
" sayang, menurut cuaca, di Saudi sekarang lagi dingin. Apa Kamu mau membeli jacket?? ". Ujar Rasya.
" gak usah lah sayang, Aku punya banyak winter coat dirumah, nanti kita ambil sekalia memberikan oleh-oleh ini". Jawab Raina
"Ok sayang". Rasya mencium pipi Raina.
Sampailah Rasya & Raina dirumah
" Assalamualaikum ". Raina & Rasya mengucapkan salam
" Waalaikumsalam. Loh kok sudah pulang siang gini?". Tanya Risya
"Apa kabar sayang?". Raina memeluk Risya
" baik kak, kakak gimana?". Tanya Risya
" Wah bawa apa nih?" Risya melihat apa yang dibawa Raina.
"Oleh-oleh buat Kamu". Raina memberikan apa yang dia bawa
" wah asik, makasih kak you're best sister. Emang kakak, kalo kemana aja gak pernah beliin oleh-oleh ". Raina menjulurkan lidahnya ke arah Rasya.
" fitnah. Mana ada begitu? Awas ya kalau kakak kemana-mana gak akan dibelikan oleh-oleh lagi". Rasya menjewer Adiknya
"Ampun kak ampun". Risya tertawa sambil mencoba melepaskan tangan Rasya.
" kita ke kamar dulu ya, oh ya nanti malam kita mau kerumah Mama Papa, Kamu mau ikut ??". Tanya Raina
"Mau kak". Ujar Risya Semangat.
__ADS_1
" Baiklah kita istirahat dulu ya". Ujar Raina mengelus kepala Risya.
"Hmmmmmm enak nih". Risya membuka apa yang Raina beli.
Dikamar Rasya Dan Raina merebahkan badannya di atas tempat tidur.
" next time kita harus sering ke villa ya Sayang. Aku suka sekali berlibur disana ". Ujar Raina.
" In Shaa Allah sayang, sekarang kita harus mempersiapkan untuk umroh kita". Ujar Rasya.
"Pasti sayang". Raina berpindah berbaring di Dada Rasya.
" I love you Rasya". Raina menatap Rasya.
Rasya mencium Raina dengan lembut nya.
"Love you too". Rasya menatap Raina. Raina tersipu malu membenamkan wajahnya di Dada Rasya.
" Sayang, Kamu harus percaya bahwa cintaku hanya untukmu. Entah didepan kita apa yang akan terjadi Tapi Aku mohon percayalah padaku hanya Kamu lelaki yang Aku cintai". Ujar Raina memeluk Rasya.
"Kenapa bilang begitu? Berdoa lah hidup kita akan selalu bahagia". Ujar Rasya mengelus kepala Raina
" Aamiin". Jawab Raina
Raina sekarang merasa khawatir mengajak Rasya ke London. Ia Takut Rasya tahu masa kelam nya di London dulu.
maafkan Aku Sya, Aku masih tidak berani mengatakan semua tentang masa laluku. Ya Allah Aku tahu masa laluku begitu kelam. Aku tidak ingin Suamiku tahu. Ya Allah jagalah rumah tanggaku agar Bahagia selalu. biarkan masa laluku hanya menjadi sebuah kenangan buruk. Aku berjanji akan menjadi manusia yang lebih baik lagi. Ujar Raina dalam hati.
Rainapun tertidur didada Rasya.
__ADS_1