Rain...

Rain...
berbicara dengan Risya


__ADS_3

Adzan subuh berkumandang, Rasya Dan Raina sudah bangun Dan bersiap untuk sholat.


Selesai Sholat Rasya bersiap untuk ke kantor Dan Raina bersiap membuat sarapan.


"Pagi Mah". Ujar Raina kepada Mama nya


" pagi sayang, gimana tidur mu ?? Nyenyak ??". Tanya Mama


"Alhamdulillah tidak ada tempat lain senyaman rumah sendiri Ma". Ujar Raina


" Mama bikin apa?". Tanya Raina


"Oh seperti biasa sandwich". Ujar Mama


Raina mengambil nasi Dan beberapa bahan lain.


" loh Kamu mau buat apa?". Tanya Mama bingung


"Mau masak nasi goreng buat Rasya". Jawab Raina


" Oia Mama lupa kalau Rasya jarang sarapan sandwich ya. Sini Mama aja yang buat".ujar Mama


"Gak apa-apa Mah biar aku aja". Ujar Raina


Rainapun memasak nasi goreng untuk Rasya. Setelah selesai Ia naik ke kamar bersiap mandi.


" Kamu sudah siap, aku sudah membuatkan sarapan untuk Kamu. Kamu bisa turun aku mau mandi dulu". Ujar Raina


"Aku akan tunggu kamu. Lagian baru setengah 7 kok". Jawab Rasya


"Baiklah". Jawab Raina.


Tak lama Raina keluar. Menggunakan celana panjang Dan kaos panjang.


" Kamu gak ke Rumah Sakit hari ini?". Tanya Rasya

__ADS_1


"Nggak. Besok aja aku masih jatlag". Jawab Raina


" yasudah hari ini Kamu istirahat ya ". Ujar Rasya


" sayang, gimana soal Risya?". Tanya Raina


"Kamu bisa atasi kan? Aku percaya padamu". Ujar Rasya. " ayo kita turun".


Mereka pun turun. Semua sudah ada di meja makan.


"Pagi Mah Pah Risya". Ujar Rasya


" pagi ". Semua menjawab.


" loh Rasya, Kamu mau ke kantor ?? Apa tidak capek? ". Tanya Papa


" iya Pah ada meeting sama beberapa client. Mereka sudah menunggu sejak seminggu lalu. Rasya tidak bisa membuat mereka menunggu lama ". Ujar Rasya.


" oh Baiklah. Ayo sarapan dulu". Ujar Papa.


"Sayang, Kamu hati-hati ya jangan ngebut". Ujar Raina sambil membetupkan dasi Rasya.


" iya sayang, nanti kalau Aku gak sibuk siang kita makan diluar ya". Ujar Rasya


"Ok sayang". Jawab Raina bahagia.


Mereka berciuman tiba-tiba Risya datang


" kakak ini Dok..kumennya". Risya kaget melihat kedua kakaknya berciuman


"Maaf Aku gak liat kalo kalian lagi ciuman". Teriak Risya memberikan dokumen dan berlari kedalam.


Wajah Raina memerah karena malu


" Kamu sih pake cium segala. Tuh adik kamu liat". Ujar Raina

__ADS_1


"Hahahahahaha. Aku berangkat dulu ya". Ujar Rasya


Raina mencium tangan Rasya " hati-hati dijalan ya".


Rasya masuk dalam mobil "Assalamualaikum".


" Waalaikumsalam ".


Rasya pun pergi Dan Raina masuk


Didalam Risya masih membayangkan kedua kakak nya berciuman. " ih apa sih nih kepala masih aja di bayangin". Risya menepuk kepalanya sendiri.


"Hey, lagi apa?". Raina masuk kedalam menyapa Risya


" Lagi duduk aja nungguin kakak". Jawab Risya


"Jadi gimana soal Aldo ?". Tanya Raina


" Aku bingung kak harus bagaimana ". Ujar Risya sedih


" Kamu cinta gak sama Dia?". Tanya Raina


"Aku gak tau kak. Rasanya cinta aja Aku gak tau". Jawab Risya


" Kamu nyaman gak sama Dia kalau lagi jalan bareng ?? Terus kalau dia lagi gak sama Kamu, apa Kamu kangen sama Dia ???".


Risya hanya mengangguk


"Ya itu berarti Kamu cinta sama Dia". Jawab Raina


" Tapi, gimana sama kaka Rasya??". Tanya Risya


"Kakakmu bilang, semua ada ditanganmu. Kamu sudah dewasa harus bisa memutuskan sesuatu untuk dirimu sendiri. Kalau memang dengan berhubungan dengan Aldo itu kebahagiaan mu, Kakakmu tidak masalah asal jangan mengganggu kuliahmu. Jadikan rasa cinta itu jadi Semangat mu". Jawab Raina.


Risya hanya terdiam berfikir sesuatu.

__ADS_1


" yaudah Kamu berfikir aja dulu, kakak ke kamar dulu ya". Ujar Raina berdiri menepuk pundak Risya Dan pergi.


__ADS_2