
Didalam mobil, Risya Dan Aldo saling diam.
"Kamu terlihat cantik malam ini". Ujar Aldo yang masih mengendarai mobilnya.
Risya merasa malu, baru Kali ini Dia dipuji seorang lelaki. Banyak yang memujinya namun dia tidak perduli Dan ketika Aldo yang mengatakan Ia merasa malu.
" kenapa?". Tanya Aldo.
"Tidak apa-apa". Ujar Risya menunduk.
Aldo hanya tersenyum melihat tingkah Risya.
Risya menggunakan long dress tutu panjang. Dengan rambut diurai. Ia memiliki rambut yang Hitam Dan panjang Se punggung.
Kulit yang putih memiliki mata yang indah Dan hidung mancung serta bibir yang tipis.
20 menit berkendara, akhirnya mereka sampai Di satu restaurant.
Aldo turun lalu membuka kan pintu untuk Risya.
Risya pun turun.
Mereka berjalan kedalam Dan Aldo menggandeng tangan Risya.
" Wey, Aldo akhirnya datang juga". Ujar salah satu teman Aldo.
"Aldo, akhirnya Kamu datang". Seorang gadis menghampiri ingin memeluk Aldo namun ditahan oleh Aldo.
" oh guys kenalkan ini Risya, calon istri Gue". Ujar Aldo mengenalkan Risya
"Hahahahahaha apa?? Calon istri ?? Ahhhh becanda". Ujar Nana gadis cantik yang mengejar-ngejar Aldo sejak lama.
" siapa yang bercanda. Ini serius dia calon istri Gue". Ujar Aldo.
"Wah gila Loe Do, gak pernah kedengeran pacaran tiba-tiba mau nikah". Ujar Adit sahabat Aldo.
"Kamu duduk sini ya". Ujar Aldo pada Risya.
__ADS_1
Aldo menarik kursi untuk Risya duduk.
" Hi, kenalin aku Dita. Pacar nya Adit". Dita tiba-tiba duduk disebelah Risya Dan mejabat tangan Risya
"Hi Risya". Ujar Risya tersenyum.
" Kamu serius calon istri Aldo?". Tanya Dita
Risya mengangguk malu.
"Wah pantes aja Loe Do gak pernah mau pacaran tau nya udah ada calon istri". Dita menepuk kepala Aldo
" Ta biasa aja dong pake mukul kepala Gue". Ujar Aldo bete.
"Udah sama Loe pergi, Gue mau ngobrol sama Risya". Dita mengusir Aldo.
" Kamu mau makan atau minum gak ?". Tanya Aldo.
"Terserah Kamu aja". Jawab Risya.
" Oh ya Risya apa Kamu kuliah atau kerja?". Tanya Dita
"Aku kuliah". Ujar Risya.
"Oh kuliah dimana ?? Terus fakultas apa?". Tanya Dita penasaran.
" di Universitas xxxxx fakutas kedokteran". Ujar Risya.
"Oh kedokteran juga udah semester berapa?". Tanya Dita lagi
" sudah semester akhir lagi nyusun skripsi". Jawab Risya.
"Wah lagi pusing-pusing nya tuh. Aku juga ngerasain 3 tahun lalu. Udah mau pecah ini kepala". Ujar Dita
Tak lama ada seseorang memanggil Risya.
" eh Nona Risya disini juga". Ujar salah satu teman Aldo
__ADS_1
"Loh Langit disini juga". Ujar Risya.
" kalian berdua saling kenal?". Tanya Dita.
"Ini Nona Risya adik pemilik perusahaan tempat aku kerja". Ujar Langit.
"Oh kalau gak salah itu bukannya suami kak Raina ya. Loh berarti Kamu adik Ipar kak Raina ya?". Tanya Dita
" iya ". Ujar Risya tersenyum
" oalah dasar di Aldo bisa aja ngegaet adik Iparnya". Ujar Dita.
"Wah berarti Kamu bukan orang sembarangan ya". Ujar Dita
" Ah biasa aja". Jawab Risya.
Tak lama Aldo datang membawa juice Dan snack.
"Kamu makan dulu ya. Dita pergi Loe". Aldo mengusir dita.
" yeeee dasar kuya, yaudah Aku kesana dulu ya". Dita meninggalkan Aldo Dan Risya.
"Kamu gak diapa-apain Dia kan?". Tanya Aldo.
" nggak kok Dia baik". Ujar Risya.
"Dita itu sepupu ku dari Mama". Ujar Aldo.
" oh pantesan dia kenal kak Raina". Ujar Risya.
"Iya kan kita KOAS di rumah sakit Om Surya Dan Dita emang lumayan sering keumah kak Raina dulu pas kuliah". Ujar Aldo.
" yaudah Kamu makan dulu ya". Ujar Aldo menyuapi Risya.
"Aku makan sendiri ya, malu tau". Ujar Risya.
Aldo tersenyum dengan tingkah malu-malu Risya.
__ADS_1