Rain...

Rain...
Aku mencintaimu


__ADS_3

Semua orang bersenang-senang dengan pesta perpisahan untuk Aldo. Risya pun cukup terhibir Karena sahabat Aldo sangat baik Dan seru kecuali Nana perempuan yg menyukai Aldo. Beberapa kali Ia mencoba mengganggu Risya Tapi beruntung Dita selalu menolong Risya.


Pukul 9.30 tiba. Risya Dan Aldo berpamitan karena sesuai janji jangan sampai lebih dari jam 10.


"Gue pamit ya. Terimakasih Karena kalian sudah memberikan party ini. Smoga kita bisa bertemu kembali diliburan semester ya". Also memeluk para sahabatnya.


" Do jaga diri baik-baik disana. Awas kecantol bule sexy inget udah ada calon istri". Ujar Adit.


"Tenang aja. Hati Gue ditinggal di Dia". Ujar Aldo melirik Risya


" eeeaaa eeeaaaa eeaaaa". Teriak sahabat Aldo.


Risya hanya menunduk malu.


"Yaudah Gue balik ya. Makasih buat semua". Aldo melambaikan tangan.


Risya Dan Aldo pun sudah dijalan pulang.


"Gimana? Seru kan?". Tanya Aldo


"Iya, makasih ya Aldo udah ngajak Aku". Ujar Risya tersenyum bahagia.


"Kamu sedih gak besok aku pergi?". Tanya Aldo


" mau jawab bohong apa jujur?". Tanya Risya sambil tertawa kecil


"Kalau bohong?". Tanya Aldo


" kalau bohong Aku gak sedih Kamu pergi". Jawab Risya


"Kalau jujur ??". Tanya Aldo lagi


"Gak sedih juga. Hahahahahaha". Risya tertawa kecil.


"Oh gak sedih ya". Also mengelitiki tubuh Risya


"Hahahahahaha ampun Do ampun". Risya merasa geli.


"Bilang dulu Kamu bakal sedih Aku pergi". Aldo masih mengelitiki Risya


"Hahahahahaha Do lepas hahahahahaha geli". Risya semakin kencang tertawa.

__ADS_1


Tak lama Risya menangis.


"Loh kok Kamu nangis?? Iya iya Aku lepasin nih". Aldo melepaskan tangannya.


Risya semakin menangis.


Aldo menghentikan mobil di bahu jalan.


"Kamu kenapa?". Tanya Aldo.


Risya menggelengkan kepalanya sambil terus menangis.


"Hey, kenapa?". Aldo meraih dagu Risya.


"Ka... Kamu jahat". Risya memukul badan Aldo. "Pasti Aku sedih Kamu pergi sejak pagi Aku sudah menahan tangisan ini Kamu malah mengingatkan Aku lagi". Risya terus menangis.


Mendengar jawaban Risya, Aldo melepas seatbelt Dan memeluk Risya.


"Baby, sabar sebentar ya setelah ini Aku tidak akan meninggalkanmu lagi". Aldo terus menenangkan Risya.


"Hey, lihat Aku". Aldo meraih kepala Risya untuk memandangnya. "Kalau Kamu menangis begini aku akan sangat merasa bersalah meninggalkanmu". Ujar Aldo.


Aldo terkejut. Pertama Kali Risya mengatakan cinta padanya. " Aku juga cinta sama Kamu ". Aldo memeluk Risya kembali.


"Aku janji akan serius menyelesaikan skripsi". Ujar Risya dengan isak tangis.


" Aku pegang janjimu ya. Sudah jangan menangis lagi. Nanti kakak Kamu mengira Aku menyakiti kamu". Ujar Aldo.


"Sebentar Aku keluar dulu". Ujar Aldo membuka pintu mobilnya.


Tak lama Aldo kembali membawa 2 cone ice cream.


" Ta Da. Ini untuk kamu ice cream rasa strawberry ". Aldo memberikan ice cream kepada Risya. " Jangan nangis lagi ya. Baby". Ujar Aldo tersenyum.


"Baby??? Emang aku bayi". Ujar Risya cemberut.


"Habisnya mau dipanggil apa?". Tanya Aldo.


"Sayang". Ujar Risya malu.


"Ahhhhh kedua kakakmu sudah menyematkan panggilan itu". Ujar Aldo.

__ADS_1


"Baby aja ya, Kamu itu lucu imut kaya bayi". Aldo mencubit pipi Risya.


" ihhhhhh sakit tau". Risya melepaskan tangan Aldo.


Aldo menatap Risya Dan mengelus pipinya.


Ada perasaan sangat sedih Aldo harus meninggalkan Risya.


"Aku pasti akan rindu melihat wajah cantik ini". Aldo masih mengusap pipi Risya.


"Kamu baik-baik ya disini. Fokus dengan skripsi mu jangn ditunda-tunda lagi.". Ujar Aldo masih mengusap pipi Risya.


Risya hanya mengangguk.


Aldo mendekati wajah Risya Dan mencium bibir Risya.


Risya hanya menutup mata saat Aldo mencium nya.


Jantung Risya berdebar begitu kencang.


Cukup lama mereka berciuman lalu Aldo melepas ciumannya.


"Terimakasih karena telah menerima cintaku". Ujar Aldo.


Ia mengambil sesuatu didalam tas nya.


Sebuah kotak perhiasan.


"Sebelum Mama meninggal, Ia memberikan ini kepadaku. Mama bilang, berikan pada orang yang Kamu cintai. Sekarang, kalung ini milik Kamu". Ujar Aldo.


"Tapi Do apa ini tidak terlalu cepat ?". Tanya Risya


" nanti atau sekarang apa bedanya? cuma Kamu yang Aku cintai Dan hanya denganmu Aku akan menikah ". ujar Aldo menggenggam tangan Risya.


Aldo memasang kan kalung emas putih dengan lointin berbentuk hati.


"Tuh kan cocok untukmu". Ujar Aldo dengan penuh kebahagiaan.


" Terimakasih Do. Aku janji akan menjaganya". ujar Risya memegang kalungnya


"Yaudah kita pulang sekarang ya Takut kemalaman". Ujar Aldo memandang seatbelt nya kembali Dan melajukan mobilnya.

__ADS_1


__ADS_2