
Sudah pukul 3 sore, saat Raina membuka mata, Ia tidak melihat Rasya disampingnya.
Ia duduk di bibir tempat tidur mengembalikan kesadarannya. Setelah itu Ia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi.
Rasya masuk ke kamar melihat Raina, Ia tidak melihat di tempat tidur Ia berjalan menuju kar mandi terdengar percikan Air
"Lagi mandi ternyata". Ujar Rasya Dan berjalan ke sofa untuk duduk Dan menyalakan TV.
Terdengar suara ponsel yang berbunyi. Ternyata ponsel Raina yang berbunyi
Terlihat telpon dari sister siska.
Rasya berjalan menuju kamar mandi memberikan kepada Raina.
" Sayang". Rasya mengetuk pintu kamar mandi.
"Iya sayang ada apa?". Ujar Raina sedikit berteriak
" ini ada telpon dari suster siska". Ujar Rasya.
Raina membuka pintu meraih ponselnya
"Assalamualaikum. Ada apa sus?"./ujar Raina
" Waalaikumsalam. Dok ada pasien yang mau melahirkan. Dia sudah pembukaan 3". Ujar suster.
"Baiklah saya akan segera datang". Jawab Raina
" baik dok". Jawab suster dan menutup telepon
"Ada apa?". Tanya Rasya
" Ada yang mau melahirkan. Aku harus bersiap". Ujar Raina keluar dari kamar mandi.
"Baiklah Kamu bersiap aku akan mengantarmu". Ujar Rasya.
" OK sayang". Raina segera mengambil baju Dan memakainya.
Sedikit polesan make up agar tidak terlihat pucat.
__ADS_1
"Ayo sayang". Raina bergegas turun
" kalian mau kemana? ". Risya bertanya.
" Ada yang mau melahirkan jadi kakak mau ke Rumah Sakit". Jawab Raina
"Wah Aku ikut ya boleh ya kak aku mau lihat proses melahirkan". Ujar Risya excited.
" boleh ayo". Jawab Raina.
Mereka pun pergi menuju rumah sakit.
"Sayang, nanti aku tunggu Kamu ya". Ujar Rasya yang sedang menyetir.
" gak perlu deh Takut lama soalnya. Kamu langsung kerumah Mama Papa aja nanti setelah selesai baru kamu jemput kita". Jawab Raina.
"Yakin??". Tanya Rasya
" Iya sayang". Jawab Raina menyentuh pipi Rasya
Ya Ampun ini mereka berdua kenapa so sweet gitu sih. Jadi iri deh. Ujar Risya dalam hati.
"Kita turun dulu ya, Kamu hati-hati dijalan". Raina mencium pipi Rasya.
Raina & Risya berjalan kedalam rumah sakit. Sedangkan Rasya melajukan mobil untuk kerumah mertuanya.
Sampai diruangan Raina
"Sore Dok. Ini hasil pemeriksaan". Suster menyerahkan buku pemeriksaan.
Raina mengecek setiap data.
" bawa ibu itu untuk USG ". Ujar Raina
" baik dok". Suster pergi.
"Gimana kak?". Tanya Risya
" hasil pemeriksaan sih si Ibu darah tinggi. Kakak masih worry kayanya gak bisa lahiran normal". Ujar Raina
__ADS_1
"Jadi??". Tanya Risya
" kakak mau lihat keadaan anak dalam kandungan dulu". Jawab Raina
Suster pun datang membawa si Ibu
"Siang ibu. Kita periksa dulu ya dedek dalam kandungannya". Ujar Raina
Si Ibu pun berbaring di tempat tidur. Suster membuka setengah baju Dan menyemprotkan gel untuk membantu USG.
Raina mengecek menggunakan alat USG.
" wah dedek nya lumayan besar Bu 4,5kg. Air ketubannya juga sedikit ". Ujar Raina melihat layar USG. " sudah selesai".
Raina berjalan menuju meja nya.
"Pak, sayang sudah melihat hasil pemeriksaan. Ternyata ibu ada darah tinggi Dan anaknya cukup besar. Kemungkinan tidak bisa melahirkan normal, jadi harus melalui operasi". Ujar Raina.
Si Bapak melihat ke si Ibu.
" Sangat berbahaya kalau mencoba normal". Tambah Raina.
"Baiklah Dok lakukan yang terbaik". Ujar si Bapak
" In Shaa Allah Pak". Ujar Raina tersenyum
Suster pun membawa si Ibu keluar untuk bersiap operasi.
"Dek, Kamu yakin mau lihat kelahiran operasi? Dulu pas pertama kakak lihat kakak pingsan loh". Ujar Raina memandang Risya.
" gak apa-apa kak Aku berani". Jawab Risya yakin
"Yakin???". Tanya Raina
" yakin kak". Jawab Risya
"Baiklah ayo ikut kakak bersiap". Jawab Raina.
Raina & Risya pun keluar mengganti baju Dan berjalan menuju ruang operasi.
__ADS_1