
"Calm down Rasya". Ujar Sandra
" gimana mau tenang dengan apa yang kamu katakan". Ujar Rasya.
Suster datang mengatakan bahwa Raina telah sadar.
Rasya langsung berlari menemui Raina.
Raina terduduk diam ditempat tidur.
"Sayang, Kamu gak Apa-apa??". Tanya Rasya.
Raina hanya terdiam memandang kedepan dengan tatapan kosong.
__ADS_1
" sayang". Ujar Rasya. "Kamu kenapa?". Mencoba berbicara pada Raina.
Raina hanya terdiam dengan mata yang kosong.
" Sandra, apa yang terjadi pada Raina?". Ujar Rasya.
"Dia memiliki riwayat depresi berat". Ujar Sandra.
"Sejak awal dia datang ke London". Ujar Sandra.
" Saat dia datang ke asrama dia sangat pemurung. Aku Dan Ayesha adalah roommate Raina. Kita Berusaha untuk berkenalan dengannya. Dia selalu diam entah apa yang difikirkannya. Kita Berusaha untuk dekat dengannya. Sampai akhirnya kita jadi teman baik.
Suatu ketika, Raina menanyakan kepada Ayesha dimana Masjid di area London. Ayesha memberitahu. Saat Ia ke Masjid, ada seorang siswa yang anti Islam melihat Raina masuk dalam masjid. Sejak saat itu Raina mendapat bully an hebat karena Dia seorang Muslim.
__ADS_1
Ia Dan Ayesha selalu mendapat perlakuan buruk karena banyak yang masih rasis kepada Muslim. Kehidupan Raina semakin terpuruk. Saat Ia mengatakan pada orangtua nya, bukan dukungan yang didapat, Ia mendapatkan amarah dari Papa nya Karena nilai study Raina turun. Semakin terpuruk Raina. Saat itu Ia hanya berdiam Dan menangis. Selalu nama Rasya yang Ia panggil. Sampai suatu ketika Ia pingsan seperti sekarang saat Ia sadar Ia hanya terdiam.
Kita khawatir kenapa Raina begitu terdiam sampai berhari-hari. Sampai akhirnya kita memanggil Andrew. Lelaki yang Kamu lihat tadi. Dia adalah mahasiswa psychology. Kita meminta tolong padanya untuk melihat keadaan Raina. Dan Andrew bilang, Raina mengalami depresi yg sangat berat sampai jiwa nya terasa hilang. Andrew bilang, Raina harus mendapat dukungan untuk kembali. Akhirnya kita menelpon orangtua Raina. Mereka merasa bersalah atas apa yang mereka lakukan terutama Om. Akhirnya kita semua mencoba membuat Raina tersadar. Begitu juga Andrew. Dia yang berperan besar menolong Raina kembali normal. Andrew bertanya siapa orang yang paling penting di hidup Raina. Aku jawab Rasya. Andrew berkata hubungi Rasya mungkin jika Dia ada disisi Rasya, Dia akan kembali tersadar. Kita mencoba mencari kontakmu namun semua nihil. Sampai akhirnya Andrew berbohong mengatakan jika Kamu akan segera datang menemui nya. 3 minggu Raina tak sadar. Terus menerus Andrew menyebut namamu sampai akhirnya Raina tersadar. Kita semua bahagia Raina kembali tersadar meski masih terdiam. Andrew mencoba memotivasi Raina. Hingga akhirnya mereka dekat menjadi teman baik. Saat keadaan Raina membaik Ia berubah menjadi wanita yang kuat atas motivasi Andrew". Ujar Sandra. "Rasya, jangan berprasangka buruk pada Raina Dan Andrew. Mungkin yang mereka lakukan itu salah, Tapi percaya lah Raina hanya mencintaimu. Andrew memang mencintai Raina bahkan sebelum Raina pulang ke Indonesia dia melamar Raina, Tapi Raina menolak Dan mengatakan bahwa Dia hanya ingin menikah dengan Rasya. Dia percaya suatu hari Kamu akan menemui nya". Ujar Sandra menepuk pundak Rasya.
Andrew datang untuk memeriksa Raina. Andrew adalah dokter Psikolog di rumah sakit itu.
Setelah memeriksa Andrew menghampiri Rasya.
" bro. I'm sorry for all happen. It's not mean I'll do bad to you. Just I feel happy Raina looking happy now than before". Ujar Andrew menyentuh pundak Rasya. "You can talk with her with all your love. I trust she will fine soon". Ujar Andrew.
" I'm sorry also because I feel wrong to you". Ujar Rasya kepada Andrew
"It's ok". Ujar Andrew. " be strong". Andrew menepuk-nepuk pundak Rasya.
__ADS_1