Rain...

Rain...
Risya ngambek


__ADS_3

Hari berganti begitu cepat akhir pekan pun datang. Rasya Dan Raina berniat untuk pergi ke puncak untuk menenangkan diri. Mereka tengah bersiap.


"Mau kemana kalian?". Tanya Risya


'Ke puncak". Ujar Raina senang


" aaaaaa aku ikut". Risya sangat excited


"Gak boleh, nanti Kamu ganggu kita". Ujar Rasya


" kakak". Ujar Risya berteriak Dan cemberut


"Nanti saja kan kakak butuh privacy. Disini digangguin Kamu masa disana digangguin lagi". Ujar Rasya cengengesan


," yaudah Aku bete sama kalian". Ujar Risya pergi dari kamar Raina & Rasya.


Raina Dan Rasya hanya tersenyum melihat tingkah Adiknya.


Setelah bersiap, Raina & Rasya turun.


Risya masih cemberut duduk di sofa. Rasya ingin mendekat tapi Raina menepuk pundak nya pertanda biar Aku saja yang menjelaskan. Rasya pun terdiam Dan Raina berjalan menuju Risya.


"Masih bete nih?". Ujar Raina.


Risya tak menjawab


" kan Kamu mau jalan sama Aldo malam ini". Ujar Raina berbisik


Risya teringat kalau hari ini akan jalan dengan Aldo.

__ADS_1


"Kamu have fun dengan dia". Ujar Raina berbisik. " besok siang juga kita pulang kok. Prepare buat umroh. Iya kan Sayang ". Ujar Raina melirik Rasya.


" Iya, nanti Kamu capek udah diam dirumah aja ". Ujar Rasya.


Rasya hanya ingin berdua dengan Raina di villa. Tidak ada gangguan Adik ataupun mertua. Hanya ingin menghabiskan waktu berdua saja.


Akhirnya Risya luluh dengan perkataan kakak iparnya


Didalam mobil


" dasar Risya kaya gak faham aja kakak nya mau bersenang-senang ". Ujar Rasya bete.


Raina hanya tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya.


" Aku akan bilang kepada mandor untuk segera menyelesaikan rumah kita. Agar kita bisa segera tinggal disana". Ujar Rasya


Rasya menarik hidung Raina.


"Ihhhhhh sakit sayang". Raina melepas tangan Rasya dari hidungnya.


" Kamu gemesin sih. Segitu sayangnya pada Risya". Ujar Rasya


"Ya memang Aku sayang pada Risya. Aku kan anak tunggal betapa sepinya hidup sendirian tanpa saudara. Ada Aldo dia kan lelaki. Jadi, saat Aku memiliki Risya ya aku senang akhirnya memiliki saudara plus sahabat". Ujar Raina


Rasya tersenyum meraih tangan Raina Dan mencium tangannya.


" Terimakasih ya Sayang Kamu sudah menyayangi Risya seperti adikmu sendiri". Ujar Risya.


"Ih Kamu ini, setelah menikah semua yang Kamu miliki ya itu menjadi milikku termasuk keluarga Kamu". Ujar Raina mengelus punggung tangan suaminya. " udah ah jangan baper begitu". Ujar Raina.

__ADS_1


ditempat lain, Risya mendapat telepon dari Aldo.


"Assalamualaikum". Aldo mengucapkan salam


" Waalaikumsalam". jawab Risya


"jadi kan nanti sore?" Tanya Aldo


"In Shaa Allah". Risya berfikir malas juga seharian dirumah sendiri. " hmmmmm Aldo".


"iya".


" Bagaimana jika kita ganti planning? ". ujar Risya


" mau kemana?? ". Tanya Aldo


" wahana permainan aja deh yang indoor ". ujar Risya


" kalau ingin puas bermain disana kita harus datang siang". jawab Aldo


"yasudah kita pergi setelah 2 jam deh. bagaimana ?". Tanya Risya


Aldo dibalik telepon sangat kegirangan karena Dia akan mrnghabiskan waktu sepanjang hari bersama wanita yang dicintainya.


" OK sip. setelah 2 jam Aku akan sampai dirumahmu. share loc ya". ujar Aldo


"ok siap". ujar Risya. " See you ya". Risya menutup telepon.


setidaknya Aku tidak bete dirumah sendirian. Ujar Risya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2