Rindu Bintang Kejora

Rindu Bintang Kejora
Bab. 72


__ADS_3

Apa yang dilakukan oleh Kejora dilihat langsung oleh papanya itu. Erka tidak memarkirkan mobilnya dengan baik dan langsung berlari naik ke tangga lantai dua rumahnya untuk segera bertemu dengan salah satu anak kembarnya itu.


"Sebenarnya apa yang terjadi padamu putriku, kenapa sepertinya kamu sangat menderita," bathin Pak Erka yang sedih melihat anaknya terpuruk yang kebetulan pintu kamarnya tidak tertutup rapat.


Erka membuka pintu kamar anaknya itu dan berpura-pura tidak mengetahui apa yang terjadi dan yang dilihatnya langsung.


"Kejora," sapanya pak Erka yang berjalan ke arah dalam kamarnya Kejora Aysila Mandala.


Kejora yang mendengar sapaan dari papanya segera menyeka air matanya, Ia juga mengatur nafasnya dengan baik dan teratur agar tidak ketahuan jika ia baru saja menangis.


"Papa," balasnya Kejora yang tersenyum tipis ke arah kedatangan Papanya itu.


"Kamu kapan datangnya,kok pulang ke Jakarta enggak ngabarin papa dulu sih Nak," terkanya Pak Erka Mandala Jauhari.


"A-ku a-nu tidak sempat berikan kabar karena, Kejora mo bikin kejutan untuk Papa, apa Papa bahagia dengan kedatangannya Kejora?" Tanyanya Kejora pada papanya.


Erka langsung menarik tubuhnya Kejora kedalam dekapan hangat pelukannya Erka, ia mengelus rambut panjangnya putrinya yang masih basah karena baru selesai mandi.


"Papa sangat bahagia Nak melihatmu datang,andai saja bisa Papa pengen banget kamu tidak pergi ke Kuala lumpur Malaysia lagi, karena papa merasakan kesepian," imbuhnya Erka yang segera menyeka air matanya saking sedihnya dengan kondisi kedua putrinya yang harus menjalani kehidupan yang tertukar.


"Kejora tidak akan pergi lagi kok Papa, Kejora akan menelpon Noah untuk tidak memintaku untuk kembali ke KL," kilahnya Kejora yang mulai berbohong pada papanya itu.


"Anak bodoh kenapa meski kamu harus berbohong untuk menutupi kenyataan yang ada,malahan Papa sangat bahagia karena berkat kepergianmu di hari rencana pernikahanmu dengan Noah anaknya sahabat papa Noah Javier Rizald kita bisa menemukan keberadaan kakakmu yang telah lama menghilang dan sudah dikira meninggal dunia," batinnya Pak Erka.


Kejora sesekali sesegukan, tapi selalu ia berusaha untuk menutupi kenyataan yang ada.

__ADS_1


"Sayang putrinya Papa,kamu besok kembali kuliah atau mau kembali melanjutkan menjalankan butiknya Mama Rindu?" Tanya Erka yang mengalihkan perhatiannya Kejora yang masih tersedu-sedu dalam tangisnya.


"Insya Allah… saya akan kembali bekerja sambil kuliah Pa," jawabnya Kejora.


"Syukur Alhamdulillah… kalau seperti itu Nak, sepertinya sudah adzan shalat dhuhur,sana ganti pakaianmu nanti kita shalat berjamaah bareng oke!" Pintanya Pak Erka.


"Iya Pa," balasnya Kejora yang segera bangkit dari duduknya dan masih sering merasakan ngilu dan perih dibagian sensitifnya itu.


Paris, Perancis…


Setelah pernikahan itu selesai, Noah mengadakan pesta syukuran kecil-kecilan atas pernikahannya dengan wanita pujaan hatinya itu. Banyak sekali kenalannya yang datang memenuhi undangannya.


Berbagai menu dihidangkan dalam acara tersebut, tapi menu masakan yang paling laku diburu oleh tamu undangan adalah makanan khas Nusantara yang dari Sabang sampai Merauke disediakan di acara itu.


Berbagai dari etnis dan bangsa dari berbagai belahan dunia datang ke acara itu, terutama yang paling sering datang untuk mengikuti kajian majelis taklim. Sehingga banyak yang datang memakai cadar atau burka penutup wajahnya.


"Makasih banyak atas ucapan dan segala doanya semoga doa-doa kalian diijabah oleh Allah SWT,"


"Amin ya rabbal alamin," jawab dari beberapa orang yang bersama dengan Noah.


Sedangkan Pelangi Arunnika Rahmany atau Bintang Airen Mandala Jauhari sedang bersenda gurau dengan beberapa tamu perempuan, tamu perempuan berada di lantai atas sedangkan khusus tamu pria berada di lantai bawah.


"Thanks kalian sudah datang," ucapnya Pelangi dalam bahasa Prancis karena ia pernah kursus bahasa Inggris, Prancis dan Korsel sehingga ia mampu berdialog dengan beberapa orang yang kebetulan berbicara dengan bahasa itu.


"Woooo Nyonya Noah pintar bicara Prancis rupanya,Tuan Noah sangat beruntung mendapatkan istri seperti Nona sudah cantik,baik hati, sholeha dan pintar lagi," pujaan dari beberapa dari ibu-ibu dan kaum perempuan yang turut hadir.

__ADS_1


"Kalian terlalu memuji kok, saya hanya tahu sedikit saja," balasnya dalam bahasa Inggris.


"Kalau gitu gimana kita nikmati dan santap makanannya entar keburu dingin," ajaknya Nagita kakaknya Noah yang ternyata kemarin berangkat dari Malaysia menuju Prancis.


"Makanannya lezat-lezat yah jujur ini pertama kalinya saya makan rendang tapi, jujur saya jatuh cinta pada makanan ini, perfekto," tuturnya Ahmed pria dari Turki itu dengan menirukan gaya ala chef yang sedang menilai sebuah masakan saja.


"Ini namanya konro bakar yah, mirip dengan iga kambing gitu," ucap dari yang lain.


Pelangi sangat bahagia karena melihat suka cita dan kebaikan serta keramahan dari banyaknya tamu undangan yang datang, dan paling penting mendapatkan kebanjiran kado spesial dari semua orang.


Padahal Noah dan Pelangi sama sekali tidak bermaksud untuk mengharapkan kado dalam bentuk apapun. Ini semua real untuk berbagi kebahagiaan.


Tapi terbersit,di dalam hatinya Pelangi tidak mengerti kenapa Noah mengadakan acara pesta syukuran pernikahannya yang kedua. Walaupun ia tidak boleh bertanya sedikitpun, tapi dia sempat melihat dan mendengar suara orang yang ijab qobul, tetapi tidak tahu siapa orang itu yang melafazkan ijab kabul nya.


Hingga bada isya barulah tidak ada tamu lagi yang tersisa satupun. Pihak wedding organizer sekarang yang bertugas untuk membersihkan dan mengurus sisa-sisa dari acara pesta itu.


Noah menarik tangannya Pelangi ke dalam ruangan khusus untuk berganti pakaian. Noah memberikan sebuah paper bag yang berisi pakaian untuk Pelangi.


"Ingat mulai sekarang orang-orang akan memanggil nama aslimu Pelangi karena istriku adalah Pelangi bukan Kejora lagi, kami dengan Kejora sudah bercerai dan itu pakaian pakailah, karena aku akan membawa kamu ke suatu tempat yang paling indah di Paris," pintanya Noah lalu masuk ke dalam kamar khusus untuk mengganti pakaian pengantinnya yang cukup berat dan membuat pergerakannya terbatas.


Pelangi duduk di ujung ranjang yang kebetulan ada di dalam ruangan itu, "Jadi kami tadi sudah resmi menikah, pantesan tadi aku mendengar ada suara pria yang sedang menikah ternyata itu adalah Tuan Muda Noah menikahiku," cicitnya.


"Cepatlah, jangan lama jika kamu masih lama saya akan tinggalkan kamu di sini!" Ancamnya Noah.


Noah segera pergi dari kamar itu setelah berganti pakaian. Pelangi segera ngacir ke dalam kamar khusus ganti pakaian.

__ADS_1


"Iih baru juga nikah sudah dapat ancaman lagi,gimana kedepannya pernikahan kami yah, tapi gimana dengan orang yang bernama Kejora apa dia akan menerima kenyataan pernikahan kami ini yang tiba-tiba," batinnya Pelangi.


__ADS_2