
"Aline Adita Bahar, cepat tutup matamu dan membalik ke arah tembok," pintanya Bu Sandra Dewi Winata.
Aline Adita yang baru berusia remaja itu, tidak pantas melihat kejadian yang tidak terduga tersebut. Sehingga Bu Sandra sangat hiperprotektif pada kedua anaknya itu.
Veri tidak menduga jika, bundanya akan mengetahui apa yang akan ia lakukan itu. Veri terburu-buru memakai semua pakaiannya itu dan tidak memperhatikan apa celana hitam berbahan kain dengan kemejanya yang berwarna biru dongker itu ia pakai dengan tergesa.
Aline Adita melihat kakaknya itu dalam keadaan yang terdesak, tetrciduk, akhirnya mulai panik. Apa yang dilakukan oleh Najwa pun sama. Perempuan itu sejak tadi menundukkan kepalanya karena, sangat malu sudah ketahuan perbuatan mereka yang cukup memalukan dan mencoreng nama baiknya.
Aline tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dari kedua orang itu," hahaha! Abang lucu banget deh bikin ngakak, sumpah lucu bingit," gurauan Aline adik semata wayangnya Veri.
"Bunda tunggu kalian di luar, bunda tidak pengen menunggu lama jadi gercep lah," perintahnya Bu Sandra Dewi Winata.
Veri dan Najwa sudah duduk saling berhadapan dengan mamanya Veri. Apa yang mereka sudah rencanakan tepaksa gagal total. Najwa sebenarnya bahagia dan bersyukur karena, perbuatan yang seharusnya tidak boleh dia lakukan sehingga terhindar dari perbuatan yang tidak baik.
"Nak cantik siapa namamu?" Tanyanya Bunda Sandra Dewi Winata dengan ramah sambil mengangkat sedikit ke atas dagunya agar Bu Sarah bisa melihat dengan jelas siapa perempuan itu.
"Saya Najwa Ayuna Ariesta Rizaldi," jawab Najwa singkat.
Aline Adita cukup terkejut melihat wajahnya Najwa," Bu Dokter!?' teriaknya Aline Adita adik kandungnya Veri.
__ADS_1
"Bu Dokter, maksudnya?" Tanyanya Bu Sandra penuh selidik.
"Dia adalah dokter yang datang ke sekolahannya Aline memberikan beberapa materi yang sangat berguna untuk kami karena,kakak dokter sehingga saya juga bercita-cita pengen menjadi seorang dokter seperti kakak," ungkap Aline Adita seraya memeluk dari samping tubuhnya Najwa.
Ternyata perempuan itu bukan dari kalangan rakyat biasa, kalau diperhatikan sepertinya dia anak sultan terlihat jelas dari pakaiannya yang dipakainya itu," batinnya Nyonya Sandra Dewi Winata.
"Veri, antar Bunda besok untuk datang melamar gadis cantik ini, ingat kalian harus menikah, Bunda tidak pengen ada kata penolakan kalian, okey!" imbuhnya Bu Sandra Dewi Winata.
Raut wajahnya Najwa seketika pucat pasi, bayangan perkataan dari dokter kembali terlintas di benaknya itu.
"Dokter Najwa anda divonis tidak bisa memiliki keturunan,"
Najwa mengangkat kepalanya dan memberanikan dirinya untuk menatap ke arah Bu Sandra Dewi Ali.
"Maaf sebaiknya Anda mengurungkan niatnya untuk meminangku sebelum ibu menyesal punya menantu seperti saya, saya pamit assalamualaikum," Najwa berlari sambil tak lupa mengambil handbagnya, tapi melupakan mengambil hpnya.
Nagita Ayana Agatha segera mengemudikan mobilnya. Saking bahagianya akan bertemu dengan sahabat sekaligus mantan kekasihnya itu yang harus putus karena, perjodohan yang terjalin antara kekasihnya itu yang bernama Nasril Alamsyah Yunus dengan istrinya sekarang yang bernama Nafa Sananta.
"Sudah tiga tahun kami tidak bertemu, entahlah bagaimana sudah wajah dan penampilannya sejak ia menikah komunikasi diantara kami sama sekali putus," gumamnya Nagita Ayana Agatha.
__ADS_1
Hpnya berdering tapi,ia belum sempat mengangkatnya dikarenakan, Nagita lagi nyetir mobilnya.
Noah yang melihat istrinya mondar mandir seperti setrikaan saja, "Sayang apa yang kamu lakukan?" Tanyanya Noah Javier Rizaldi.
Pelangi tersentak terkejut mendengar seruan dari suaminya itu. Pelangi jadi salah tingkah seperti seseorang yang kedapatan sedang selingkuh saja.
"Eh a-nu Abang,saya pengen nelpon nomor hpnya Kejora Aysila Mandala tapi,gak diangkat juga padahal sudah hampir tujuh kali aku coba hubungi tapi, belum diangkat juga," ketusnya Bintang Airen Mandala sambil menunjuk ke arah Noah layar hpnya tersebut.
Noah tersenyum simpul," sayang istriku yang polosnya kebangetan coba perhatikan ke arah jarum jam, sekarang sudah jam berapa?" Tanyanya Noah.
"Jam sepuluh malam, kenapa emangnya Aban" tanyanya Pelangi Arunnika Rahmany raut wajahnya keheranan sama sekali tidak mengerti dengan maksud dari perkataan suaminya itu.
"Ya Allah... istriku kau sungguh polos dan juga lugu padahal kamu sudah nikah,"
"apa hubungannya coba?" tanyanya Pelangi lagi.
"Mereka itu pengantin baru berarti jam segini mereka lagi main kuda-kudaan sayang, kalau kamu belum mengerti Abang akan contohin apa yang dilakukan oleh Naufal Aslam Budianto dengan istrinya adik kembarku itu," ucapnya Noah sambil tersenyum penuh maksud yang langsung menggendong tubuhnya Pelangi ala bridal style.
"Aahh Abang!" jeritnya Pelangi yang langsung memeluk erat tubuhnya Noah.
__ADS_1