Selir Hati Mr. Billionaire

Selir Hati Mr. Billionaire
Bab.110 (Wawancara eksklusif part.2)


__ADS_3

"Hallo Din aku lagi Mall bersama Vino dan Viona, kenapa?"


[Yah, aku pikir kamu sedang di rumah.]


"Memangnya ada apa?"


[Hari ini suami kamu di wawancarai oleh salah satu stasiun televisi, di siarkan secara langsung.]


"Benarkah? Tapi Mas Al tidak bilang apa-apa."


[Ini memang dadakan, ya sudah ... kamu bisa menonton siaran ulangnya nanti, aku tutup dulu ya.]


"Oh oke, terimakasih untuk informasinya."


Pangilan telepon itu terputus, Vino dan Viona yang di gandeng Bi Ranti mendongakan kepalanya melihat Mommy mereka.


"Siapa yang menelpon Nona?" tanya Bi Ranti.


"Oh ini Dinda Bi, dia bilang Mas Al ada wawancara dan di siarkan secara langsung di televisi," tutur Arumi.


"Oalah, sayang sekali kita tidak bisa nonton," ucap Bi Ranti.


"Nanti saja Bi, saat di rumah, kata Dinda wawancara itu juga di posting di aplikasi You*ube."


"Mommy, ayo kita masuk Ino mau beli es klim Mommy," ucap Vino sambil menarik-narik ujung dres Arumi.


"Iya Yona juga Mommy."


Arumi hanya tersenyum melihat wajah cemberut kedua anaknya. Akhirnya mereka melanjutkan langkah masuk kedalam Mall besar yang ada di tengah kota. Hari ini ia sudah berjanji kepada kedua anaknya akan mengajak mereka jalan-jalan dan juga membeli es krim favorit Vino dan Viona yang hanya ada di Mall itu.


~


Di tempat berbeda, wawancara sedang berlangsung. Dinda kembali berdiri di samping Aril setelah selesai menelpon Arumi. Aril yang sadar dengan kedatangan Dinda, langsung menoleh kesamping, dimana sang kekasih sedang berdiri.


"Kamu dari mana saja?" tanya Aril.

__ADS_1


"Aku menelpon Arumi ... sayang sekali dia sedang tidak di rumah."


"Huh, syukurlah."


"Kenapa kamu malah bersyukur?"


"Aku takut dia akan terpesona melihat ketampanan suaminya di layar televisi."


"Ck, aku pikir apa."


Aril dan Dinda kembali fokus ke depan. Dimana Alfaro sedang menjawab beberapa pertanyaan tentang bisnisnya yang semakin berkembang dari dalam dan luar negeri. Jawabannya sangat lugas dan santai. Pembawa acara yang awalnya gugup, kini merasa lebih tenang karena ternyata kabar jika Alfaro Wilson mempunyai sifat yang sangat dingin itu tidak benar.


Setelah beberapa saat, wawancara itu memasuki season kedua. Mengenai kehidupan di luar bisnis Alfaro, yaitu kehidupan pribadinya. Pertanyaan yang sangat di tunggu-tunggu semua orang.


"Ini adalah salah satu pertanyaan yang menjadi misteri hingga saat ini, salah satunya mengenai perceraian anda dan Nona Sarah, kalau boleh tahu apa penyebab pasti perceraian Anda dan Nona Sarah?"


Alfaro terseyum lalu terdiam sesaat, ia memikirkan bagaimana caranya agar menyampaikan fakta tanpa harus menyudutkan sang mantan yang saat ini sudah hidup bahagia, "Kami bercerai karena kesepakatan bersama ... mungkin lebih tepatnya kami terlalu terburu-buru menikah saat itu, sampai akhirnya hubungan kami tidak berjalan dengan baik karena beberapa faktor, hingga akhirnya kami memutuskan untuk berpisah. Saat ini dia sudah bahagia dengan keluarga barunya, jadi saya harap tidak ada lagi berita yang mengaitkan saya dan Sarah."


Pembawa acara itu mengaguk perlahan tanda mengerti, kemudian kembali melihat kertas yang ada di tangannya. Pembawa acara itu terlihat ragu-ragu saat akan membacakan pertanyaan selanjutnya, ia melirik ke arah timnya sebentar untuk memastikan jika ini benar-benar harus di tanyakan.


"Ya benar," ucap Alfaro lugas, "Wanita itu adalah wanita yang sama dengan yang saya umumkan di ulang tahun perusahaan empat tahun yang lalu ... dia istri saya bernama Arumi Irawan ... karena sebuah insiden saya sempat kehilangan dia beberapa tahun. Dan saya tidak menyangka jika saat itu dia sedang hamil anak-anak saya."


Semua orang yang ada di ruangan itu nampak semakin tegang karena mendengar pernyataan Alfaro. Namun lain dengan Aril dan Dinda, mereka sangat terharu karena akhirnya sosok Arumi kini sudah di ketahui oleh seluruh penjuru negeri.


"Seharusnya Arumi menonton acara ini," ucap Dinda sambil menyeka air matanya.


"Mungkin Nona akan pingsan jika mendengar ini," ucap Aril pada dengan pandangan yang tidak lepas dari Alfaro.


Dinda menoleh kearah Aril dan langsung memukul lengan kekasihnya itu, "Kau pikir Arumi selebay itu."


Setelah sempat terdiam, pembawa acara itu kembali melihat kertas-kertas yang ada ditangannya.


"Anak ... jadi, anak-anak yang ada di foto paparazi itu adalah anak-anak Anda?"


"Iya benar, mereka kembar namanya Vino dan Viona."

__ADS_1


"Anda pasti sangat bahagia sekali karena menemukan kembali istri dan anak Anda ... semua orang sangat penasaran dengan sosok wanita yang menjadi istri seorang Alfaro Wilson, karena setelah acara ulang tahun perusahaan itu anda tiba-tiba saja tidak ingin di hubungi pihak media apapun. Apa anda bisa berbagi sedikit bagaimana pertemuan pertama dan kisah cinta Anda dan Istri?"


Alfaro menegapkan posisinya, menghembuskan nafasnya perlahan kemudian kembali menatap kearah kamera, "Pertemuan pertama saya dan Arumi cukup aneh karena terjadi secara tiba-tiba dan tidak saya duga sampai akhirnya saya memutuskan untuk menikahinya ... semua berawal dari keegoisan saya yang hanya menjadikannya pelampiasan pasca perceraian saya dan mantan istri ... tapi seiring berjalannya waktu, dia mengubah banyak hal dari hidup saya, dunia saya mulai teralihkan bahkan hanya saat saya melihat dia tersenyum kepada saya, sikapnya yang lembut, baik hati dan apa adanya, membuat hati saya mulai berpaling. Saya sadar dia bukan hanya sebuah pelampiasan tapi dia adalah wanita yang saya cari selama ini. Sempat kehilangan dia beberapa waktu mengajarkan saya banyak hal, mulai dari arti menunggu dan kesetiaan kepada orang yang saya cintai," ujar Alfaro dengan lugas.


"Wah, Nona Arumi sangat beruntung sekali karena di cintai pria seperti Anda."


"Tidak, saya yang lebih beruntung karena mendapatkan wanita baik dan cantik seperti istri saya," kilah Alfaro.


Semua orang yang ada di sana tersenyum-senyum sendiri mendengar pernyataan Alfaro.


"Baiklah kalau begitu, semua orang pasti sangat penasaran dengan wajah wanita dan anak Tuan yang selama ini menjadi misteri tersendiri," ucap pembawa acara itu kemudian mengalihkan fokusnya ke kamera yang sedang menyala, "Berikut ini kami akan menayangkan beberapa koleksi foto Tuan Alfaro Wilson, istri dan anak-anaknya, silahkan."


~


Di lain tempat, di luar dugaan. Arumi yang tadinya akan membeli es krim untuk anak-anaknya tidak sengaja melewati layar televisi yang menayangkan wawancara eksklusif sang suami. Ya, Arumi menyaksikan semuanya, saat kehidupan pribadi suaminya mulai di bagikan ke publik.


Di tengah kerumunan orang yang juga ikut menyaksikan, ia berdiri bersama dengan kedua anaknya dan juga Bi Ranti. Ia kaget sekaligus merasa terharu saat mendengar wawancara sang suami. Semua orang disana nampak sangat penasaran dengan sosok wanita yang menjadi istri Alfaro Willson, dan saat foto-foto Arumi dan Alfaro mulai di tayangkan Arumi semakin terlihat kaget.


"Mommy, itu kan foto Mommy dan Daddy!" teriak Vino sambil menunjuk kearah layar.


"Iya Mommy, itu juga ada foto Yona sama Ino!" teriak Viona sambil melompat-lompat kegirangan.


Sontak saja semua orang yang ikut menyaksikan, menoleh kearah Arumi. Mereka nampak kaget karena ternyata sosok yang di bicarakan oleh pengusaha ternama Alfaro Wilson, saat ini sedang berdiri di antara mereka. Arumi mulai merasa kurang nyaman di lihat banyak orang seperti itu, ia berusaha menutup wajahnya dengan tangan kemudian melangkah pergi bersama anak-anaknya dan Bi Ranti.


~


Kembali ke tempat wawancara. Setelah penayangan foto-foto itu sang pembawa acara kembali melihat kearah Alfaro.


"Apa yang ingin anda sampaikan kepada semua orang yang menyaksikan acara ini?"


Alfaro kembali melihat kearah kamera, "Untuk semua orang yang pernah gagal membina rumah tangga ... percayalah itu bukan sebuah kegagalan, tapi itu adalah sebuah proses yang harus dilalui sampai akhirnya bertemu dengan cinta sejati yang di persiapkan oleh takdir."


Bersambung 💓


Jangan lupa like+komen+votenya readers 🙏😊😍

__ADS_1


__ADS_2