Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
A Betrayal


__ADS_3

Di sinilah mereka sekarang. Sebuah tempat wahana permainan yang sangat ramai pengunjungnya di kota A. Jaxton membawa para kesayangannya bermain-main di sana. Chloe dan Zoe terlihat menikmati perjalanan mereka kali ini. Bukan karena belum pernah ke sini. Akan tetapi, karena merasa keluarganya sudah lengkap dengan kehadiran Grizella di sisi mereka. Si kembar menatap wajah Grizella dengan senyuman di bibirnya. Grizella pun membalasnya dengan senyuman juga.


"Baiklah. Kita akan bersenang-senang hari ini. Jadi, ayuk kita hilangkan semua beban di hidup kita dan buatlah diri kita bahagia ke depannya. " ujar Grizella memegang kedua bahu si kembar. Chloe dan Zoe pun menganggukkan kepala dengan girangnya.


Grizella membawa si kembar ke sebuah istana balon yang bermotif pikachu. Si kembar terlihat antusias sekali. Mereka terlihat girang ketika hendak melepaskan sepatunya. Jaxton tersenyum melihat kedua keponakannya dari tempat penjualan tiket. Setelah membayar tiketnya Jaxton pun menyusul mereka yang sudah duluan masuk ke istana balon. Jaxton melepaskan sepatunya.


Jaxton mendapatkan kebebasan dalam permainan ini, karena dirinya sudah membeli semua tiket yang ada. Dan membayar lebih untuk itu. Dirinya mau menghabiskan waktunya dengan para kesayangannya. Jika istana balonnya meletus, maka Jaxton tidak perlu cemas lagi kedepannya.


"Mommy, naik ke sini, Mom. " ajak Chloe. Chloe membawa langkah kaki Grizella ke puncak istana balon itu. Grizella ragu-ragu untuk naik ke atas. Namun, melihat ke antusiasan si kembar membuat Grizella tidak tega untuk menolaknya. Grizella orangnya takut dengan ketinggian. Dirinya sudah gemetar duluan sebelum melangkahkan kakinya menyusul si kembar.


"Huh. Oh, baiklah. Tunggu Mommy sebentar. " balas Grizella yang mulai melangkahkan kakinya.


Grizella sudah tiba di puncak istana balon tersebut. Kepala Grizella sedikit pusing, tetapi dia masih bisa menahannya. Grizella berusaha tersenyum untuk menutupi rasa takutnya. Grizella sudah meremas tangannya, untuk menghilangkan rasa takutnya tersebut. Chloe tiba-tiba menjatuhkan dirinya ke bawah yang membuat Grizella terkejut.


"Astaga, Chloe. " teriak Grizella mencoba meraih Chloe namun anak itu malah tersenyum ketika ia sudah berada di bawah. Grizella yang melihatnya hanya bisa mengusap dadanya sembari menghela napasnya. Zoe yang melihat Grizella, dia pun tersenyum.


"Sekarang giliran ku, Mom. " seru Zoe yang juga menjatuhkan tubuhnya seperti yang dilakukan oleh Chloe tadi. Grizella lagi-lagi mengusap dadanya sembari mengelengkan kepalanya.


"Sekarang giliran mu , Mom. " teriak si kembar  ketika mereka berdua sudah duduk bersama.  Grizella terlihat ragu-ragu untuk melakukannya. Keningnya sudah berpeluh duluan. Jemarinya sudah tidak tahu sedingin apa sekarang. Jaxton melihat gerak-gerik Grizella yang tidak baik-baik saja, Jaxton pun menghampiri Grizella. Ketika Jaxton hendak menghampiri gadis itu, Grizella mulai melakukan aksinya seperti yang dilakukan si kembar. Jaxton melihat Grizella yang terlihat berbeda. Jaxton pun memeluk Grizella ketika gadis itu hendak menjatuhkan dirinya ke bawah. Jaxton tahu kalau Grizella phobia ketinggian. Grizella yang menjatuhkan dirinya hanya bisa memejamkan matanya. Tidak mengetahui bahwa Jaxton akan menghampirinya, bahkan sampai memeluknya. Mereka berguling sampai ke bawah. Grizella sendiri masih memejamkan matanya dan memeluk erat tubuh Jaxton tanpa ia sadari itu.


"Kamu tidak apa-apakan? " tanya Jaxton ketika mereka sudah tiba di bawah. Grizella membuka matanya perlahan-lahan. Mencoba mengumpulkan separuh nyawanya karena hilang oleh rasa takutnya tadi.


"Kenapa kamu bisa ada di sini? " tanya Grizella menatap Jaxton. Grizella pun melihat dirinya di dalam pelukan Jaxton. Grizella mencoba untuk menjauh, namun tiba-tiba kepalanya sedikit pusing dan hampir terjatuh karena ia mencoba untuk berdiri. Jaxton pun menarik tangan Grizella ke dalam pelukannya.


"Kamu jangan memaksakannya jika kamu tidak bisa melakukannya. Lihatlah, kamu sangat ketakutan dengan ketinggian tapi masih tidak bisa menolak keinginan anak-anak, " seru Jaxton kesal, menatap Grizella dengan raut  yang tidak suka. "Tanganmu sudah sedingin ini. Apa kamu tidak bisa menolak keinginan anak-anak? Mereka pasti bisa memahaminya. " seru Jaxton lagi masih dengan raut wajahnya yang kesal. Grizella yang melihatnya hanya bisa mematung. Tidak bisa menjawab. Kepalanya masih pusing setelah kejadian tadi. Grizella pun memijit kepalanya yang pusing. Jaxton yang melihat itu. Dia pun menghela napasnya. Jaxton berdiri dan mengendong tubuh Grizella.


"Apa yang kamu lakukan? " tanya Grizella.


"Diamlah. Jangan membuatku semakin kesal lagi karena melihatmu seperti ini. " seru Jaxton melihat sebentar ke arah Grizella. Jaxton pun menoleh ke arah si kembar. "Kita sudahi mainannya hari ini. Kalian tidak apa-apakan? " tanya Jaxton menatap si kembar.


"Tidak apa-apa, Dad. Mommy lebih penting dari ini. " seru Chloe mewakili.

__ADS_1


"Tidak boleh. Anak-anak baru saja bermain. " protes Grizella.


"Jika mau masuk rumah sakit, silahkan saja. Tapi, jangan buat anak-anak sakit juga karena mencemaskanmu. " seru Jaxton menatap dingin Grizella. Grizella pun menundukkan kepalanya. Tidak bisa menjawab lagi. Dirinya juga tidak ada kekuatan untuk menjawab. Sekilas Grizella ingin menatap si kembar. Tapi, matanya membulat. Bukannya melihat si kembar Grizella malah melihat kilasan wajah sang tunangan yang tengah bermesraan dengan seorang wanita.


"Tunggu sebentar, turunkan aku. " seru Grizella.


"Jalan saja kamu goyah gitu. Kamu malah menyuruhku menurunkanmu di sini.  " seru Jaxton mulai gusar lagi.


"Aku tidak apa-apa. Tapi, aku mau memastikan sesuatu dulu. " seru Grizella yang turun dari gendongan Jaxton. Jaxton pun mulai gusar dan hanya bisa menatap gadis itu. Jaxton pun mengikuti langkah kaki Grizella.


"Kamu mau kemana? " tanya Jaxton. Grizella tidak mengubrisnya dan berjalan menghampiri Smith.


"Smith. Apa yang kamu lakukan dengannya? Apa aku salah lihat. Jelaskan, Smith. Apa yang telah terjadi sebenarnya? " tanya Grizella yang masih memijit kepalanya karena pusing. Jaxton yang melihat itu juga ikut terkejut. Rencananya yang awalnya ingin membongkar aib Smith. Tapi, Smith sendirilah yang membongkar kebusukannya sendiri.


Smith terkejut ketika mendapati Grizella di depannya. Smith pun melepaskan tangannya yang bertengger di pinggang Catty. Smith mematung sembari menelan ludahnya.


"Apa yang kamu lakukan dengan Catty di sini, Smith? " tanya Grizella. Jaxton pun menghampiri Grizella.


"Hehehe, tanpa pergerakan dari tangan kita ternyata dia malah menunjukkan kebodohannya sendiri, saudariku. " seru Chloe tersenyum menyeringai menatap Zoe lalu beralih menatap Smith.


"Kamu benar, Chloe. Kita bisa menikmati drama ini. Mumpung gratis, kan. " balas Zoe menyeringai.


"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan, Gi. Aku tidak sengaja bertemu dengannya di sini. " balas Smith gugup.


"Tidak sengaja katamu. Lalu tadi itu apa yang telah aku lihat. Kamu pikir aku tidak melihatnya. " seru Grizella.


"Kamu pasti sudah salah lihat, Gi. Kamu harus percaya padaku. " Smith menghampiri Grizella dan memegang kedua bahu Grizella.


"Lepaskan tangan kotormu itu dariku. " teriak Grizella menarik tubuhnya untuk menjauh dari Smith," selama ini aku selalu mempercayaimu. Aku menyangkal semua perkataan orang lain terhadapmu. Tapi hari ini, kamu telah merusak kepercayaanku padamu. Aku benci dengan kebohongan. Aku benci kamu. " teriak Grizella menatap tajam ke arah Smith dan juga Catty. Catty hanya diam saja. Di hatinya Catty sangat senang sekali karena dia tidak akan diam-diam lagi di depan Grizella dan juga Smith.


Grizella hendak melangkah untuk menjauh. Namun, tubuhnya sangat lemas. Grizella pun melangkah dengan sangat pelan. Dirinya sudah mulai mual karena kepalanya yang sangat pening dan tiba-tiba saja di suguhkan oleh pengkhianatan tunangannya di hadapannya sendiri.

__ADS_1


"Tidak Gi. Kamu harus percaya padaku. Ini tidak seperti yang kamu lihat. " bantah Smith yang hendak mendekati Grizella namun langkahnya di hadang oleh Jaxton. Jaxton menahan Smith untuk tetap di posisinya.


"Jangan berani mendekatinya lagi. Jika kamu berani mendekatinya maka kamu akan berurusan denganku. " seru Jaxton menatap dingin Smith. Smith tertegun. Mengernyitkan keningnya.


"Apa maksudmu, Tuan? Apa hubunganmu dengan tunanganku? " tanya Smith bingung.


"Aku sudah memilihnya menjadi wanitaku. Jika kamu berani mendekatinya maka aku tidak akan segan-segan lagi terhadapmu. " balas Jaxton. Jaxton pun berlenggang mengikuti Grizella. Ketika hendak menyusul Grizella, Jaxton melihat Grizella berdiri dengan kepala yang bergoyang. Jaxton pun melangkahkan kakinya dengan cepat dan langsung menangkap tubuh Grizella yang hampir terjatuh ke lantai. Grizella pingsan di pelukan Jaxton 


"Grizella, hei bangunlah. Grizella! Grizella! " panggil Jaxton yang tidak di indahkan oleh gadis itu. Jaxton pun mengendong tubuh Grizella ala Bridal Style.


"Ayuk anak-anak. Kita pulang sekarang. Daddy akan membawa Mommy ke rumah kita. Panggil paman Thomas dan suruh dokter kita untuk datang. " perintah Jaxton yang di Iya kan oleh Chloe.


.


.


.


.


.


Bersambung.


IG : gx_shi7


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘😙


By : Nadila Sizy

__ADS_1


#Grizella&Jaxton_LFR


__ADS_2