Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Walking Around


__ADS_3

Grizella terlihat sibuk mengurus pendaftaran orang tua dan wali murid anak-anak yang akan mendaftar masuk sekolah. Grizella sebenarnya pendaftaran ini bukanlah bagian dari tugas Grizella namun karena orang yang bersangkutan sedang berhalangan hadir dia pun mengantikan temannya. Grizella adalah guru Matematika. Dia sudah 3 tahun menekuni pekerjaannya sebagai seorang guru. Grizella menamati S2 dari hasil beasiswa yang ia dapatkan. Grizella termasuk mahasiswa yang pintar di kampusnya. Dia menamatkan lebih cepat S1-nya. Dia langsung mengejar S2-nya dan setelah wisuda dia diminta oleh pihak School Internasional tempat dia PL untuk menjadi seorang guru tetap disana.


Grizella menghampiri si kembar setelah para orang tua yang duluan mendaftar selesai dengan urusan anak-anaknya. Grizella berjongkok di depan Chloe dan Zoe dan memegang tangan si kembar.


Grizella tersenyum menatap si kembar. Memberikan senyuman tulusnya dan membinarkan matanya menatap si kecil. Namun, yang lebih tertarik adalah seorang pria yang dengan setelan jas lengkap berwarna abu-abu dengan dasi bergaris. Matanya tidak berpaling melihat wanita yang ada di sampingnya. Si kembar yang melihat Daddy - nya hanya tersenyum kecil. Mereka pun tersenyum melihat Grizella yang ada di depannya.


" Selanjutnya adalah giliran kalian. Apa kalian sudah bersiap-siap untuk masuk sekolah hem? " tanya Grizella menatap lekat si kembar dengan senyum mengembang di bibirnya.


" Saya sudah menanyakan kepada mereka. Dan mereka terlihat antusias Nona. " jawab Jaxton menatap lekat wajah Grizella. Grizella menoleh sebentar ke Jaxton dan menunggu jawaban dari si kembar. Si kembar tersenyum melihat kalimat Daddy - nya tidak di ubris oleh Grizella.


" Sudah Bi. Daddy kami telah mengajarkan semuanya pada kami. " jawab Chloe tersenyum pada Jaxton.


Daddy tenang saja. Kami akan memberikan pandangan baik Bibi cantik ini untuk Daddy. Daddy harus membayarnya untuk ini nanti. Chloe dan Zoe


Anak pintar. Tahu benar cara menjaga nama baik orang tua. Besok akan Daddy beri hadiah plus untuk kalian. Jaxton


" Lalu kemana mommy kalian? Apa Mommy kalian tidak bisa hadir hari ini hem? " tanya Grizella tersenyum. Si kembar langsung murung mendengar pertanyaan Grizella. Grizella pun langsung paham melihat reaksi kedua anak itu. Dia berusaha menghibur si kembar.


" Tidak apa-apa. Ada Daddy kalian disini. Daddy kalian akan mewakili semuanya. Benar kan Tuan? " seru Grizella tersenyum kepada Jaxton. Jaxton pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Ayuk. Ikut Bibi. " ajak Grizella mengandeng tangan Chloe dan Zoe.


Beberapa saat akhirnya Grizella menyelesaikan pendaftaran masuk si kembar.


" Okey. Selamat datang di sekolah baru kalian. 2 minggu lagi kita akan bertemu disekolah ini. Apa kalian sudah siap anak-anak? " tanya Grizella pada si kembar. si kembar tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Apa Bibi sibuk hari ini? " tanya Zoe memegang tangan kanan Grizella. Menatap memelas Grizella. Berharap Grizella ada waktu untuk mereka.


" Emm. Bibi hari ini mau ke Mall. Emang kenapa hem? " tanya Grizella mencubit pipi Zoe. Zoe pun tersenyum dan terlihat bersemangat.


" Apa kami boleh ikut Bibi. Kita main-main yuk." ajak Chloe dan Zoe bersemangat.


" Tapi ...." Grizella menatap wajah Jaxton untuk meminta sarannya. Jaxton tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Baiklah. Kita bersenang-senang hari ini. Tapi, apa kalian mau menunggu Bibi sebentar. Bibi mau meletakkan berkas-berkas itu ke kantor dulu. Nggak apa-apa kan? " tanya Grizella. Si kembar pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya Grizella menyelesaikan tugasnya dan kembali menghampiri si kembar.


" Yaudah. Bibi sudah selesai. Ayuk. "Grizella pun memegang kedua tangan si kembar. Si kembar tersenyum dan mengikuti latihan.


Di dalam mobil. Si kembar terlihat bersemangat dan ceria bila bersama Grizella. Grizella pun senang melihat si kembar senang dan nyaman bersamanya. Sedangkan Jaxton hanya melihat dari kaca spion mobil. Dia ikut senang melihat kedekatan si kembar dengan Grizella. Entah kenapa Jaxton merasa si kembar punya rencana yang tidak dia ketahui. Namun, dia berusaha menghilangkan perasaan itu dan ikut bahagia melihat si kembar yang nyaman bersama Grizella.


" Bibi mau membeli beberapa setelan formal untuk Bibi kerja. Kalian tidak apa-apa menunggu Bibi kan? " tanya Grizella kepada si kembar.


" Tidak apa-apa kok Bibi. Kami akan menunggu disana. "Chloe menunjuk sebuah sofa yang ada di dalam toko itu.


" Baiklah. Kalian tunggu Bibi sebentar yah. Bibi tidak akan lama kok. " seru Grizella mengusap kepala Zoe dan Chloe.


Jaxton pun memperhatikan Grizella dari kejauhan. Dia melihat setiap gerak-gerik Grizella dari jauh. Jaxton pun berdiri dan menghampiri kasir. Dia mengeluarkan sebuah kartu berwarna emas. Dia menyodorkannya lalu menunjuk ke arah Grizella. Karyawan yang bertugas pun paham lalu mengambil kartu di tangan Jaxton. Jaxton pun kembali ke sofa dan menemani Chloe dan Zoe.


" Apa kalian habis ini mau bermain-main sama Bibi Grizella? " tanya Jaxton menoleh pada si kembar. Si kembar pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Yaudah, kalian ajaklah Bibi nanti dan kita bersenang-senang habis ini. " seru Jaxton tersenyum mengusap kepala si kembar.


Beberapa saat akhirnya Grizella selesai memilih pakaian dinasnya. Dia pun menghampiri kasir di toko itu.


" Semuanya sudah dihitung mbak. Ini kartunya mbak. " seru karyawan itu yang langsung memberikan kartu Jaxton pada Grizella.


" Siapa yang membayarnya Mbak? Dan ini kartu siapa? " tanya Grizella bingung.


" Kartu ini milik Tuan itu Mbak. "jawab Karyawan itu melihat ke arah Jaxton. Grizella pun menoleh kearah yang ditunjukkan oleh karyawan tadi.


Grizella pun menghampiri Jaxton dan menanyakan maksud Jaxton melakukan semua itu.


" Misi Tuan. Apa kita bisa bicara sebentar? " tanya Grizella menatap lekat ke arah Jaxton. Jaxton pun berdiri dan menghampiri Grizella.


" Kalian tunggu Daddy sebentar yah. " seru Jaxton menatap si kembar. Chloe dan Zoe pun menganggukkan kepalanya.


Grizella dan Jaxton beranjak sedikit dari si kembar.


" Apa maksud Tuan membayarkan belanjaan saya? " tanya Grizella mengernyitkan keningnya. Jaxton pun tersenyum.

__ADS_1


" Ini adalah cara saya berterima kasih karena Nona sudah membantu saya mengantar Chloe ke rumah sakit kemarin. " jawab Jaxton. Grizella pun merasa alasan Jaxton masuk diakal tapi dia ikhlas menolong Jaxton kemarin dan dia tidak mau menerima balasan dari Jaxton.


" Tapi ini tidak perlu dilakukan Tuan. Saya ikhlas menolong Tuan kemarin. Jadi saya akan menganti rugi semuanya ." seru Grizella yang hendak mengeluarkan dompetnya namun langkahnya terhenti karena si kembar mendekati mereka.


" Daddy. Ayuk kita bermain-main disana." seru si kembar menunjuk ke salah satu wahana permainan yang ada di Mall itu.


" Baiklah. Ayuk. " Jaxton pun berlenggang meninggalkan Grizella dan tersenyum penuh kemenangan di wajahnya. Jaxton pun mengantarkan Chloe dan Zoe ke salah satu wahana disana. Grizella pun terlihat pasrah dan membiarkan Jaxton membayar pakaian yang dia beli.


Grizella terlihat canggung saat berdiri di samping Jaxton. Karena banyak orangtua yang juga menemani anak-anaknya bermain disana. Mereka mengosipkan keromantisan Grizella dan Jaxton sebagai orangtua. Jaxton sendiri hanya tersenyum dan membiarkan orang-orang itu bergosip tentangnya dan Grizella. Entah kenapa dia merasa senang dengan hal itu.


" Daddy. Kita makan dulu yuk. Aku lapar Dad." seru Chloe memelas menatap Jaxton.


" Yaudah, ayuk. "


Grizella pun menghela napas lega karena dia bebas dari omongan orang-orang tentangnya dengan Jaxton. Grizella pun mengikuti langkah Jaxton dan si kembar.


Di dalam restoran. Jaxton memilih tempat di dekat kaca sehingga mereka bisa melihat orang yang berlalu - lalang. Grizella duduk di samping Jaxton karena si kembar ingin duduk berdua. Grizella pun pasrah dan mengikuti permintaan mereka.


Beberapa menit kemudian makanan yang di pesan oleh Jaxton pun tiba. Mereka mulai menyantap makanannya.


" Gigi. " panggil seorang pria. Jaxton, Grizella, Chloe dan Zoe pun menoleh ke samping.


" Kenapa kamu bisa disini? " tanya pria itu mendekati Grizella.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2