Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Go Home


__ADS_3

" Apa yang kamu lakukan disini? " tanya pria itu berdiri di samping Grizella. Pria itu menatap ke arah Jaxton dan kedua putri kembar di depannya.


" Emm aku habis beli pakaian untuk aku kerja? Kamu kenapa bisa ada disini? " Grizella balik tanya.


" Eh, emm itu. Aku ada keperluan sebentar dengan teman ku. " jawab pria itu gugup. Grizella pun curiga melihat gerak-gerik pria di depannya.


" Mereka siapa Gi? " tanya pria itu mengalihkan perhatian Grizella. Grizella pun menoleh ke arah Jaxton dan si kembar.


" Oh iya. Kami tidak sengaja bertemu waktu itu di taman. Karena beberapa alasan membuat kami bisa bertemu lagi. " Grizella menatap pria di sampingnya, " Kenalkan Tuan. Dia Smith calon tunangan saya. "Grizella memperkenalkan.


Duarrr. Bagai di sambar petir di siang bolong. Rencana yang sudah disusun secara matang tiba-tiba hancur oleh kehadiran pria di depannya. Si kembar seolah hilang harapan melihat pria di depannya. Mereka tidak menyangka bahwa wanita yang sudah mereka pilih sudah memiliki calon tunangan. Mereka melupakan hal itu. Mereka tidak menyangka bahwa Grizella tidak sendirian. Seketika wajah bahagia si kembar hilang di telan bumi.


Jaxton yang mendengarkan Grizella juga merasakan kekalahan telak yang belum dia perjuangkan. Jaxton menatap pria di sampingnya. Terlihat senyuman di wajah pria itu membuat Jaxton tidak suka. Dia mencoba menahan kegusaran di dalam hatinya. Dia berusaha tersenyum dan menyambut tangan pria di depannya. Jaxton berdiri dan tersenyum di hadapan pria itu.


" Perkenalkan saya Jaxton Davinchi. " Jaxton mengulurkan tangannya. Pria itu pun terkejut mendengar nama belakang Jaxton. Matanya seolah mendapatkan masa depan yang cerah. Pria itu menangkap cepat tangan Jaxton dan menggenggam nya kuat dengan senyuman mengembang di wajahnya. Grizella pun heran melihat reaksi Smith seperti itu.


" Senang bertemu dengan anda Tuan Davinchi. Baru kali ini saya bisa melihat langsung wajah Tuan Davinchi. Sudah sangat lama sekali saya ingin bertemu langsung dengan anda Tuan. " Smith tidak melepaskan pegangan tangannya membuat Jaxton jengkel dan segera melepaskan tangannya dari Smith.


" Baiklah. Saya rasa kami harus pulang terlebih dahulu. Apa kamu akan ikut dengan kami atau balik dengan tunanganmu Nona. " seru Jaxton menatap ke arah Grizella dan Smith bergantian. Smith pun tersadar.


"Eh. Kayaknya aku tidak bisa mengantarmu pulang hari ini. Kamu balik saja sama Tuan Jaxton. " Smith tersenyum memegang bahu Grizella. Grizella pun tidak apa-apa dan menerima ajakan Jaxton.


" Baiklah. Kalau begitu kami pergi dulu. " Jaxton mengandeng kedua putrinya. Grizella pun mengikuti dari belakang tanpa menoleh ke arah Smith.


Smith pun melihat Grizella dari kejauhan. Tiba-tiba poselnya berdering dan Smith pun tersenyum melihat ID di ponselnya.


" Iya maafkan aku yah. Aku kesana sekarang. " seru Smith berlenggang keluar.


Si kembar melihat ke arah Smith yang tiba-tiba tersenyum setelah mengangkat panggilan di ponselnya. Mereka terus melihat ke belakang. Mereka pun memutuskan untuk tidak ingin pulang cepat. Mereka ingin menghabiskan waktunya untuk bermain dulu. Mereka curiga dengan gerak-gerik dari pria yang bernama Smith itu.


" Daddy. Kita kesana dulu yuk. " Si kembar menunjuk ke arah toko mainan. Jaxton pun menuruti keinginannya.


Disaat si kembar memilih - milih mainan. Mata mereka tidak lepas dari luar. Mereka memperhatikan kemana Smith pergi. Smith terlihat turun eskalator. Si kembar pun menarik tangan Jaxton dan mengikuti Smith. Jaxton bingung namun dia membiarkannya dan mengikuti arah jalan Chloe dan Zoe.


" Apa kalian tidak jadi beli mainannya? " Grizella menatap bingung ke arah kedua putri kembar itu.

__ADS_1


" Tidak jadi Bi. Kami mau yang lain." Chloe terus menatap langkah Smith. Tiba-tiba si kembar terdiam dan berhenti menarik tangan Jaxton. Dia menatap hal yang tak terduga.


" Apa kita harus membiarkannya atau bagaimana? "bisik Chloe ke Zoe.


" Tentu saja kita mengurusnya dong. Ini untuk masa depan Mommy Kita. "seru Zoe tersenyum melihat ke arah Grizella. Jaxton dan Grizella tidak memperhatikan kedua putri kembar itu. Mereka sibuk melihat sekitar Mall. Chloe pun mencoba menarik tangan Jaxton hingga Daddy nya bisa melihat apa yang ada di depannya. Jaxton pun melihat kejadian di depan matanya.


Apa! Kenapa dia melakukan itu. Grizella tidak boleh melihatnya. Jaxton


Jaxton membalikkan badannya, menutupi pandangan Grizella ke depan. Dia segera menarik tangan Grizella dan membawanya untuk turun di eskalator. Si kembar pun mengikuti Daddy nya dengan tangan memegang baju Jaxton yang ada di belakang.


" Kenapa kamu menarik tanganku? " tanya Grizella bingung dengan mata melihat si kembar di belakang yang mengikutinya.


" Kamu ikuti saja. Ayuk anak-anak. " ajak Jaxton menoleh ke belakang melihat apa si kembar mengikutinya.


Di tempat lain.


" Kamu kemana aja sih? Aku udah dari tadi nungguin kamu disini. " seorang wanita bersegayutan di tangan Smith.


" Maaf yah. Tadi aku ada urusan mendadak. " Membelai rambut wanita di depannya. " Sebagai gantinya aku akan mengajak kamu berbelanja pakaian, oke." mengecup pipi wanita itu. Smith pun membawa wanita tadi berbelanja pakaian dan perhiasan.


Di tempat lain.


" Apa kalian masih mau ke suatu tempat? " tanya Jaxton menoleh ke si kembar.


" Tidak ada Daddy. Kamu mau istirahat saja. " jawab Zoe memelas.


"Baiklah. Kita balik sekarang. " Jaxton mengusap kepala si kembar.


" Nanti kamu harus tidur di pangkuan Mommy, okey." bisik Chloe.


" Oke Chloe. Kamu serahkan saja padaku. " seringai Zoe menatap ke arah Grizella.


Setibanya di mobil Zoe merengek minta duduk di pangkuan Grizella. Jaxton sudah melarang namun Zoe terus meminta sehingga Grizella pun mengiyakan permintaan Zoe.


" Baiklah. Kesini yuk. Kamu tidak apa-apa sendirian di belakang kan sayang? " tanya Grizella pada Chloe.

__ADS_1


" Tidak apa-apa Bi. Aku bisa sendiri kok. " jawab Chloe tersenyum.


" Baguslah. kalau begitu kesini sayang? " Grizella membantu Zoe duduk di pangkuannya.


" Kamu yakin tidak apa-apa Nona? " tanya Jaxton memastikan.


" Tidak apa-apa Tuan. Lagian mereka cuman anak kecil. "jawab Grizella tersenyum mengelus lembut kepala Zoe.


Di dalam perjalanan Chloe juga ikut tertidur. Jaxton pun meminta Grizella untuk ikut ke mansion nya. Grizella tidak menolak karena dia tahu bahwa Zoe ada di pangkuannya.


Daddy tahu. Pasti kalian sudah merencanakan ini semua. Apa Grizella wanita yang kalian jodohkan untuk Daddy. Melihat Zoe dan Chloe bergantian.


" Maaf ya Nona. Saya membuat Nona di repotkan. " Jaxton menatap Grizella dari samping.


" Tidak apa-apa tuan. Lagian Tuan juga sudah menemani saya ke Mall. Anggap saja ini impas. " seru Grizella menoleh sebentar ke arah Jaxton dan kembali mengusap lembut kepala Zoe yang ada di pangkuannya.


Selang beberapa saat Jaxton pun menepikan mobilnya tepat di depan rumahnya. Dia di sambut oleh Paman Thomas, Clara dan beberapa asisten lainnya. Clara adalah baby sister Chloe dan Zoe.


" Selamat datang Tuan. " sambut Thomas membungkukkan badannya memberi hormat diikuti oleh Clara di sampingnya.


" Tolong siapkan keperluan para Nona. " seru Jaxton melihat sekilas ke arah Thomas. Thomas pun menganggukkan kepalanya. " Baik Tuan." balas Thomas. Jaxton pun membuka pintu mobil untuk Grizella.


" Silahkan Nona. " seru Jaxton membantu Grizella turun dari mobil. Setelah itu Jaxton mengambil Zoe dari tangan Grizella dan memberikan Zoe pada Thomas. Jaxton pun mengambil Chloe di kursi belakang mobil.


" Ikutilah saya ke dalam Nona. " seru Jaxton pada Grizella. Grizella pun mengikuti Jaxton masuk ke dalam rumah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2