Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Grizella Anatasya Davinchi


__ADS_3

"Kamu membuat pekerjaanku menjadi lama mending duduk sana. " ucap Grizella. Menunjuk dengan dagunya ke arah mini bar.


"Kok ngomongnya gitu sih. Yaudah, aku temani kamu di sini saja. " ucap Jaxton duduk di sebuah kursi yang ada di dapur. Tempatnya seperti mini bar. Jaxton tepat duduk di kursi bar itu. Tahukan seperti apa kursi bar itu.


Jaxton memperhatikan setiap pergerakan istrinya.


"Oh iya, anak-anak dimana? " tanya Jaxton. Grizella pun menoleh ke arah Jaxton.


"Anak-anak lagi istirahat di kamar. Mereka bilang nanti saja makan ice creamnya. " ucap Grizella. Jaxton pun manggut-manggut.


Tiba-tiba Jaxton menerima panggilan masuk dari seseorang. Dilihatnya nomor ID Bianca. Malas sekali Jaxton menanggapinya. Grizella yang mendengar beberapa kali panggilan masuk di ponsel Jaxton tapi tidak di angkat oleh pria itu. Grizella pun menegurnya.


"Kenapa tidak di angkat? " tanya Grizella.


"Tidak penting. " balas Grizella yang langsung mematikan ponselnya.


"Siapa tahu itu penting. Mana tahu dia butuh bantuan kamu. " ucap Grizella. Jaxton pun terdiam. Jaxton pun mulai berjalan ke arah istrinya.


Jaxton melingkarkan tangannya di pinggang ramping Grizella. Mencium bibir gadis itu.


"Istriku sayang. Bolehkah aku meminta sesuatu padamu? " tanya Jaxton. Grizella tersenyum mendengar ucapan suaminya itu.


"Apaan sih. Kalau kamu butuh sesuatu katakan saja. Selagi aku bisa maka aku akan menyanggupi nya. " balas Grizella tersenyum. Melingkarkan tangannya di leher Jaxton. Lagian kopi yang ia racik juga sudah selesai.


"Panggil aku hubby sekarang. Aku tidak suka kamu yang berganti-ganti memanggilku. Kadang sayang, kadang suami, kadang kamu. Aku tidak suka dengan itu. Jadi, panggil aku hubby, ya. Biar enak di dengar. " ucap Jaxton. Grizella terlihat berpikir. Ia pun tersenyum tersenyum.


"Yaudah, My hubby. " ucap Grizella memberikan senyuman manis yang membuat Jaxton tergoda. Padahal Grizella hanya biasa saja. Tidak berniat mengoda pria itu.


"Kamu membuat Hubby menginginkannya, sayang. Apa masih lama lagi? " tanya Jaxton.


"Emm, mungkin sekitar 3 hari lagi. " balas Grizella. Jaxton pun memelas. Dan tiba-tiba teringat sesuatu.


"Oh iya. Kamu mau kita honeymoon ke mana nanti? " tanya Jaxton. Grizella pun mengangkat bahunya. Tidak tahu mau kemana juga.


"Yaudah, 3 hari lagi kita akan pergi. Aku akan menyiapkan semuanya. Si kembar biar pamannya yang urus. " ucap Jaxton.


"Maksudnya kak Maxim? Oh iya, kenapa aku tidak melihat kak Maxim sejak kita menikah ya? " tanya Grizella.

__ADS_1


"Dia punya apartemen sendiri. Saat kita pergi dialah yang menjaga anak-anak. Kamu tidak apa-apakan? " tanya Jaxton. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Berarti semuanya sudah beres. Kita tinggal pergi saja. Oh iya, kamu suka pantai, pegunungan atau apa? " tanya Jaxton.


"Aku suka pegunungan. " balas Grizella yang membuat Jaxton mendapatkan ide untuk tema bulan madunya.


"Yaudah, aku akan menyiapkan bulan madu yang sempurna untukmu. " ucap Jaxton memberikan kecupan di bibir mungil Grizella.


...•••••...


Pagi harinya. Di dalam kamarnya si kembar sudah selesai dengan pakaian seragam sekolahnya. Mereka terlihat bersiap-siap untuk ke meja makan. Sedangkan di kamar utama. Grizella terlihat bersungut kesal. Meski begitu, Grizella tetap menyiapkan keperluan suaminya. Baginya, itu adalah tugasnya sebagai istri yang taat dengan suami.


Wajah Grizella terlihat di tekuk. Hal itu membuat Jaxton gemes dengannya.


"Aku akan mencari tahu segera. Agar kamu tidak bosan di rumah. Kamu tahu kan. Semua ini aku lakukan agar tidak terjadi lagi kejadian kemarin. Aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi nanti padamu. " kecupan lembut di berikan oleh Jaxton di bibir mungil Grizella.


"Tapi aku akan bosan di rumah seharian. Aku sudah terbiasa sibuk kerja. " ucap Grizella masih dengan wajah di tekuk nya. Jaxton pun terlihat berpikir. Memegang dagunya.


Aku akan menemui penjahat itu. Tapi, Ella juga bosan di rumah seharian. Kalau begitu aku bawa saja dia ke kantor setelah aku selesai menginterogasi penjahat itu. Gumam Jaxton.


"Baiklah. Nanti hubby akan menjemput kamu ke kantor. Tapi nanti. Karena hubby ada urusan di luar sebentar. " ucap Jaxton. Grizella pun mengernyitkan keningnya.


"Urusan kantor, sayang. Tidak lama kok, ya. " menangkap kedua pipi gadis itu. Mengosokkan hidungnya dengan hidung kecil Grizella.


"Jangan lama. Aku akan bersiap-siap setelah hubby pergi. " ucap Grizella. Jaxton pun tersenyum lalu mengusap lembut pipi Grizella.


"Tidak akan lama, kok. Yaudah, kita sarapan dulu ya. " ucap Jaxton. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Mereka pun turun ke bawah.


Setibanya di bawah. Mereka sudah melihat si kembar duduk di kursi meja makan. Mereka terlihat meletakkan selai di atas rotinya. Jaxton pun memilih untuk duduk di kursinya. Sebelum itu, Jaxton menarik kursi untuk di duduki oleh istrinya.


"Makasih ya, hubby. " ucap Grizella kepada suaminya.


"Sama-sama, sayang. " balas Jaxton.


"Mom. Mommy tidak ke sekolah? " tanya Chloe karena tidak melihat Grizella dengan seragam dinasnya. Grizella pun menoleh ke arah Jaxton.


"Daddy jahat. Melarang Mommy ke sekolah untuk beberapa hari ke depan. " balas Grizella cemberut. Jaxton pun tersenyum lalu menoleh ke arah si kembar.

__ADS_1


"Mommy butuh istirahat, sayang. Mommy akan bekerja setelah keadaan Mommy baik-baik saja. " balas Jaxton kepada Chloe. Chloe pun menoleh ke arah Grizella. Begitu juga dengan Zoe.


"Mommy sakit? " tanya si kembar. Grizella pun gelagapan. Ia tidak mungkin mengatakan kejadian kemarin kepada anak-anak. Dan tidak mungkin juga menjelekkan nama baik suaminya lebih jauh lagi. Tadi itu dia mengatakan hal itu hanya untuk memanasin Jaxton agar memberinya keringanan. Dan berharap besok bisa mengajar di sekolah lagi. Tapi, ini malah sebaliknya.


Melihat istrinya yang sudah gelagapan. Jaxton pun terbahak-bahak di dalam hatinya. Tidak tegaan melihat istrinya itu. Jaxton pun angkat suara.


"Sudahlah. Habiskan saja rotinya. Nanti kalian terlambat. Ingat loh. Kalian upacara nanti. Tidak boleh terlambat. " ucap Jaxton yang membuat si kembar dengan cepat menghabiskan rotinya. Grizella pun tersenyum ke arah suaminya. Lalu, ia pun kembali melihat ke arah si kembar. Melihat si kembar sudah selesai dengan rotinya dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Grizella pun berdiri dan membawakan tas sekolah si kembar.


"Kamu duduk saja, sayang. Anak-anak bisa sendiri kok. " ucap Jaxton. Si kembar pun menoleh ke arah Grizella. Menganggukkan kepalanya. Setuju dengan ucapan Jaxton. Grizella pun tersenyum.


"Tidak apa-apa, kok. Aku mau belajar jadi Mommy yang baik untuk anak-anak. " balas Grizella. Si kembar pun terharu. Mereka pun berlari ke arah Grizella. Memeluk pinggang ramping Grizella.


"Kami sayang Mommy. Terima kasih karena sudah menjadi Mommy kami. " ucap Chloe mewakili.


"Terima kasih juga karena sudah mau menganggap kami seperti anak Mommy sendiri. " ucap Zoe memeluk erat pinggang Grizella. Jaxton yang melihatnya menjadi haru sendiri.


Terima kasih sudah menjadi Mommy untuk kedua keponakan ku. Aku mencintaimu, Grizella Anatasya Davinchi. Gumam Jaxton di dalam hatinya.


"Loh. Kok jadi sedih begini? Yaudah, kalian berangkat sekarang ya. Nanti terlambat ke sekolahnya. " ucap Grizella. Grizella pun mengantarkan si kembar keluar. Sebelum itu, si kembar pamitan dengan Jaxton.


Setelah melihat mobil si kembar tak terlihat. Grizella pun kembali ke dalam. Dilihatnya Jaxton sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kantornya.


"Hubby berangkat dulu ya. Jika urusan hubby selesai, hubby akan menjemput kamu ke kantor. " ucap Jaxton mendekati Grizella. Melingkarkan tangannya di pinggang ramping Grizella. Lalu, Grizella mengambil tangan Jaxton untuk mencium punggung tangan pria itu.


"Baiklah. Hubby hati-hati di jalan. Aku akan menunggu orang jemputan hubby. " ucap Grizella. Jaxton pun tersenyum lalu memberikan kecupan di kening Grizella, lama.


"Kalau begitu hubby berangkat dulu, ya. " kembali memberikan kecupan lembut tapi sekarang di bibir mungil Grizella.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


Oh iya, ngingetin. Karena banyak up jangan lupa tinggalkan jejaknya ya^^


__ADS_2