Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Punish Me


__ADS_3

...Happy Reading readers 🌼🌼🌼...


...Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻...


...Terima kasih atas semua dukungannya 🌸🌸🌸...


...β€’β€’β€’β€’β€’...


Keheningan terjadi saat Grizella mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukan hubungan suami istri dengannya. Hal itu jelas membuat Jaxton bingung sendiri. Padahal, dia sudah sangat menginginkan untuk melakukannya malam ini.


Saat ini, Jaxton tengah bersandar di kepala kasur. Menunggu Grizella yang sedang berada di kamar mandi. Gadis itu bilang ingin membuang air kecil. Tapi ini sudah hampir 10 menit lamanya. Tentu Jaxton merasa khawatir padanya. Jaxton pun melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi. Mengetuk pintu kamar mandi dan memanggilnya.


"Sayang. Kamu tidak apa-apakan? Aku masuk ya? " panggil Jaxton. Saat tidak mendengar sahutan dari dalam. Jaxton pun hendak membuka pintu kamar mandi dan tiba-tiba pintu di buka dari dalam.


Terlihat Grizella yang sedang menundukkan kepalanya. Hal itu berhasil membuat Jaxton bingung dengan istri manisnya itu.


"Apa kamu baik-baik saja? " tanya Jaxton. Grizella pun menganggukkan kepalanya.


"Yaudah, kita istirahat dulu yah. Kamu pasti sudah kelelahan seharian ini. " ucap Jaxton menuntun istrinya ke kasur. Grizella pun menurut. Duduk di ranjang dan mulai merebahkan tubuhnya. Tangan Jaxton mulai nakal lagi.


"Aku sedang tidak bisa melakukan sekarang. " ucap Grizella. Jaxton tidak mendengarkan. Bagian bawahnya sudah menegang sedari tadi. Dan tidak mempedulikan semua yang di katakan oleh Grizella.


Dan kini Jaxton sudah melepaskan pakaian bagian atasnya. Dan mulai mencium bibir manis sang istri. Grizella awalnya terdiam dan lama kelamaan mulai terbuai dengan sentuhan-sentuhan yangΒ di berikan oleh pria yang sudah sah menjadi suaminya tersebut. Bahkan Grizella tidak menyadari bahwa saat ini dia sudah tidak memakai pakaian bagian atasnya. Saat Jaxton hendak membuka celana Grizella. Gadis itu tersadar.


"Kita tidak bisa melakukannya. " ucap Grizella yang lagi-lagi membuat Jaxton bingung. Jelas-jelas mereka sudah halal lalu kenapa kata istrinya mereka tidak bisa melakukannya. Dan Jaxton saat ini memang tidak bisa memutar otaknya untuk sekedar berpikir. Mungkin keberadaan Grizella membuat ia lupa segalanya.


Jaxton menatap curiga kepada istrinya.


"Kenapa aku tidak bisa melakukannya? Bukankah kita sudah sah di mata agama dan hukum untuk melakukan hubungan suami istri. Apalagi yang menjadi alasan aku tidak bisa menyentuhmu? " tanya Jaxton.


"Emm. Itu, aku ... aku lagi dapat. " ucap Grizella yang membuat Jaxton bingung.


"Dapat? Dapat apa? " tanya Jaxton yang memang tidak paham dengan ucapan Grizella.


"Itu, aku ada tamu bulanan. " ucap Grizella memperjelaskan. Jaxton pun melihat sekelilingnya. Mencari tamu bulanan yang di maksud oleh istrinya. Dan seketika Jaxton sadar. Lalu menoleh kebagian intim Grizella. Lalu ia pun tersenyum kecut. Dan ada kesalnya juga.


"Kenapa bisa dia hadir saat kita lagi hangat-hangatnya untuk melakukannya. " ucap Jaxton kesal sendiri. Grizella pun tersenyum.

__ADS_1


"Berapa lama? Berapa lama aku harus menunggunya? " tanya Jaxton menatap lekat sang istri penuh dengan penderitaan pada dirinya sendiri.


"5 hari. Mungkin saja lebih. " jawab Grizella. Hal itu berhasil membuat Jaxton loyo. Menjatuhkan tubuhnya di kasur yang ada di samping Grizella.


"Kenapa tuhan menghukumku di malam pertama kita. Seharusnya kita sudah melakukannya sekarang. " ucap Jaxton. Grizella pun menundukkan kepalanya. Malu mengerayang pada dirinya.


"Maaf. Aku tidak bisa memilih waktu kapan dia akan hadir. " ucap Grizella. Jaxton pun menoleh ke arah istrinya tersebut. Ia tersenyum lalu kembali duduk di samping istrinya.


"Ini bukanlah salah mu, sayang. Baiklah, aku akan bersabar selama beberapa hari ke depan. Tapi, bagaimana caranya aku menjinakkannya. Dia sudah sangat ingin melakukannya sekarang. " ucap Jaxton menoleh ke bagian bawahnya. Hal itu berhasil membuat wajah Grizella memerah karena malu. Grizella memalingkan wajahnya. Tidak mau melihat bagian yang di lihat oleh Jaxton.


"Setidaknya bantulah aku menidurkannya malam ini. " ucap Jaxton memegang dagu Grizella agar melihat ke arahnya. Grizella pun bersitatap dengan Jaxton. Dilihatnya pria itu menatapnya dengan wajah memelasnya.


"Bagaimana? Bagaimana caranya agar aku bisa membantumu? " tanya Grizella pada akhirnya. Jaxton pun tersenyum penuh arti.


Di lain tempat. Seorang wanita tengah berbaring di sebuah ruang rawat inap VIP. Di sampingnya ada seorang pria yang setia menunggunya. Pria itu dengan setianya menggenggam erat tangan sang wanita di sampingnya.


"Maafkan hubby. Hubby tidak bisa menemanimu ke sana. Lain kali kita akan menemuinya. " ucap Mario kepada sang istri.


"Setidaknya aku ada di sampingnya. Hanya dia keluargaku satu-satunya. Bahkan aku tidak bisa hadir di acara yang paling istimewa di hidupnya. " ucap Issabela. Air matanya sudah mulai mengeluarkan kristal yang amat berharga bagi Mario.


"Husttt. Jangan sedih lagi. Kamu harus semangat agar bisa menemuinya nanti. Bagaimana hubby bisa mempertemukan kalian jika kamu masih berbaring di kasur ini. " ucap Mario mengusap lembut pipi Issabela.


"Sudah ya. Mending kamu istirahat. Hubby akan menemanimu. " ucap Mario ikut tertidur di samping Issabela. Merebahkan tubuhnya di samping sang istri. Lalu menuntun Issabela merebahkan kepalanya di dada kekar nya. Mereka pun tertidur dengan saling memberikan kehangatan pada tubuh mereka masing-masing.


...β€’β€’β€’β€’β€’...


Pagi harinya di kediaman Jaxton. Di kamar utama milik Jaxton dan Grizella. Seorang pria terlihat memeluk istrinya dengan erat. Dirinya sudah bangun dari tidurnya. Akan tetapi, memeluk sang istri membuatnya enggan untuk bangun tidur. Jaxton terlihat mengusap sesekali punggung belakang Grizella karena melihat wanita itu mulai mengeliat dari tidurnya. Sepertinya wanita itu sudah berkeinginan untuk bangun dari tidurnya. Akan tetapi, di cegah oleh tangan Jaxton yang melingkar sempurna di pinggangnya.


"Emmm. " suara khas bangun tidur milik Grizella.


"Husttt. Tidur lah lagi. " ucap Jaxton kembali membenamkan wajah Grizella di dadanya. Grizella pun mengerjapkan matanya. Mendapati sang suami memeluknya tanpa celah. Namun, bukan Grizella namanya. Kebiasaannya yang bangun pagi-pagi membuat Grizella membuka lebar kedua kelopak matanya.


"Aku mau siap-siap dulu. Lepaskanlah pelukannya. " ucap Grizella. Mengeliat agar Jaxton melepaskan pelukannya.


"Biarkan saja seperti ini sebentar. Aku sangat merindukanmu. " ucap Jaxton tanpa membuka kelopak matanya. Masih nyaman dalam memeluk erat tubuh istrinya tersebut.


"Aku mau menyiapkan sarapan pagi. Dan anak-anak perlu persiapan buat ke sekolah. " ucap Grizella berusaha memberontak. Jaxton pun membuka kelopak matanya. Tersenyum ketika mendapatkan senyuman manis dari sang istri.

__ADS_1


Cup


Satu kecupan lembut mendarat di bibir mungil Grizella.


"Morning kiss untuk istriku tercinta. " ucap Jaxton. Grizella pun tersenyum.


"Sudah ya. Lepaskan dulu pelukannya. Aku mau siap-siap dulu. " ucap Grizella. Jaxton memanyunkan bibirnya agar di balas kecupan lembut juga oleh Grizella.


"Apa lagi? " Tanya Grizella yang memang tidak tahu maksud Jaxton.


"Berikan aku kecupan lembut dulu. Baru aku lepaskan pelukannya. " ucap Jaxton yang seketika membuat kedua pipi Grizella memerah meski sekarang masih pagi.


"Tadi kan udah. " jawab Grizella.


"Itu dariku. Sekarang darimu lagi. " ucap Jaxton. Lalu, malu-malu Grizella mendaratkan kecupan di bibir Jaxton. Jaxton pun tersenyum lalu menahan tengkuk Grizella. Grizella sampai membulatkan kedua matanya karena Jaxton menahan tengkuknya. Grizella pun memukul dada Jaxton karena pria itu tidak melepaskan bibirnya. Bahkan ia sampai susah untuk bernafas.


.


.


.


.


.


Bersambung.


...INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊...


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Akan ada tampilan visual dari para pameran utama dan pendukung novel ku.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘

__ADS_1


By : Nadila Sizy


#Grizella&Jaxton_LFR


__ADS_2