Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Honeymoon 1


__ADS_3

Maxim saat ini sudah berada di kediaman Jaxton. Saat ini dirinya tengah menyantap cemilan yang ada di lemari pendingin.


Mata Maxim pun menoleh ke arah orang-orang yang membawa koper sang pemilik rumah.


"Tunggu dulu. Apa hanya ini kopernya? " tanya Maxim kepada para pelayan di sana.


"Iya, Tuan. Tuan Muda hanya memerintahkan kami untuk membawa 2 koper ini. " balas Thomas selaku kepala pelayan di sana.


"Emang kenapa? Kenapa kamu menguruskan barang yang hendak aku bawa? " tanya Jaxton ketika melihat Maxim menanyakan barang yang akan di bawannya untuk bulan madu. Di sampingnya ada Grizella. Tangan Jaxton bertengger di pinggang ramping istrinya tersebut. Grizella pun tersenyum melihat kakak iparnya itu. Menyapa dengan senyuman. Dan hal itu di lihat oleh Jaxton.


"Sayang. Jangan tersenyum padanya. " ucap Jaxton menutup pandangan Grizella. Membuat Maxim mendecih.


"Huh, kalau begitu aku ke kamar saja. Anak-anak masih lama juga pulang sekolahnya. " ucap Maxim yang langsung berlenggang ke kamar yang biasa ia tempati.


Jaxton dan Grizella pun membiarkan Maxim pergi.


"Aku mau makan dulu. Hubby juga kan? " tanya Grizella. Jaxton pun tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


Setelah selesai sarapan. Mereka pun pergi ke bagian belakang mansion. Grizella awalnya bingung tapi tetap mengikuti pria itu. Grizella pun membulatkan matanya ketika melihat sebuah jet pribadi. Di dekat jenjang jet sudah berdiri beberapa orang yang sepertinya pilot beserta co -pilotnya. Ada juga beberapa pramugari lengkap dengan seragamnya. Mereka sudah seperti bekerja di perusahaan penerbangan saja.


Grizella menoleh ke arah suaminya. Jaxton pun tersenyum kepada sang istri.


"Jangan kaget. Bukankah sudah hubby bilang bahwa kita akan menaiki jet pribadi. Jadi, kita tidak akan ketinggalan pesawat. " balas Jaxton bangga dengan dirinya karena berhasil membuat Grizella terkagum kali ini.


"Aku tidak tahu ternyata lapangan yang luas ini adalah tempat landasan jet pribadimu, By. " ucap Grizella.


"Ralat sayang. Ini jet pribadi kita. Semua yang hubby miliki adalah milikmu juga. " ucap Jaxton.


Karena tidak mau lama-lama. Jaxton pun menuntun Grizella untuk masuk ke dalam. Mereka langsung di sambut oleh beberapa pramugari cantik. Grizella masuk ke dalam dan melihat betapa mewahnya isi di dalam jet tersebut. Seumur hidupnya baru kali ini ia naik jet pribadi. Matanya berbinar melihat kemewahan yang ada di depannya.

__ADS_1


Grizella perlahan masuk ke dalam. Dirinya bisa melihat ada sebuah tv besar di sana. Tempat makan dan juga tempat santai untuk menikmati tontonan di depan mereka.


"Jalankan. " perintah Jaxton kepada pilot.


"Baik, Tuan. " balas pilot tersebut.





"Mau nonton? " tanya Jaxton. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Jaxton pun membawa Grizella duduk di depannya. Pria itu melingkarkan tangannya di pinggang ramping Grizella dengan kedua tangannya. Kepalanya ia sandarkan di bahu Grizella.


"Apa mau cemilan juga, sayang? " tanya Jaxton.


"Boleh, By. " balas Grizella. Jaxton tersenyum lalu memerintahkan kepada pramugari untuk menyiapkan keinginan istrinya.


Setelah beberapa saat. Pramugari pun datang membawakan cemilan. Mereka meletakkannya di tempat yang tidak jauh dari posisi pasangan itu duduk. Sehingga jika pasangan itu menginginkannya maka mereka bisa langsung mengambilnya sendiri.




Grizella sendiri masih sibuk memperhatikan interior jet sang suami. Membuat Jaxton senang karena melihat istrinya menikmati suasana di sana.


"Apa kamu suka, sayang? " tanya Jaxton. Grizella pun membalikkan badannya ke belakang. Melingkarkan tangannya di leher Jaxton. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Tanpa di minta oleh Jaxton, Grizella memberikan kecupan di bibir tebal Jaxton. Jaxton yang jarang mendapatkan kecupan dari sang istri. Dia pun tidak menyia-nyiakan hal itu.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita melakukan di sini saja? " tanya Jaxton yang membuat Grizella langsung melepaskan lingkaran di leher Jaxton.


"Tidak mau. Malu tahu, By. " ucap Grizella kembali melihat ke depan.


"Tadi saja kamu yang mulai duluan. Untuk apa juga malu-malu meong gitu. " balas Jaxton mulai memasukkan tangannya di dalam baju sang istri. Grizella pun mulai merasa geli.


"Hubby. Nanti di lihat oleh orang. " ucap Grizella menahan tangan Jaxton yang sudah masuk ke dalam pakaian Grizella. Memegang 2 gundukkan yang kenyal itu.


"Kalau begitu kita ganti tempat saja. Ayuk. " Jaxton membiarkan Grizella turun terlebih dahulu. Dia pun ikut turun dari sofa santai yang ada di sana. Setelah itu Jaxton membawa Grizella ke sebuah ruangan. Lagi-lagi Grizella di buat takjub oleh isi yang ada di jet tersebut. Grizella tidak menyangka akan ada ruangan tersebut. Yang mana di sana ada tempat tidur kingsize.



"Bagaimana? Kamu tidak malu lagikan? " tanya Jaxton membawa Grizella duduk di tepi ranjang. Namun, meski begitu Grizella masih malu melakukannya di sana.


"Tetap saja. Aku masih malu, By. " ucap Grizella. Jaxton pun berdecak. Tidak mau ambil pusing. Jaxton pun merebahkan tubuh mungil sang istri. Posisi Grizella saat ini sudah berada di bawah kukungannya.


"Hubby tidak peduli. Lagian hubby sudah tidak tahan lagi, sayang. Kamu tenang saja. Hubby hanya mengecup saja. Tidak melakukan penyentuhannya di sini. Jadi, tidak apa-apakan? " tanya Jaxton. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2