Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Honesty Jaxton


__ADS_3

Happy Reading readers 🌼🌼🌼


Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻


Terima kasih 🌸🌸🌸


β€’β€’β€’β€’


Grizella dengan cepat menutup matanya. Jaxton yang dilihatnya hanya tersenyum. Merasa gemes dengan tingkah gadisnya. Padahal tidak ada yang aneh menurutnya. Jaxton memperhatikan dirinya. Saat ini Jaxton bertelanjang dada. Terlihat roti sobeknya yang kekar. Lengan yang besar karena otot-otot yang terawat akibat olah raga yang teratur. Kulit eksotis bersih dan mengkilap memberikan kesan gagahnya. Dan hal itu menurut Jaxton adalah hal biasa bagi pria. Tapi, kenapa Grizella berteriak di depannya.


Grizella pun berkata tanpa melepaskan tangannya dari wajahnya.


"Kenapa kamu hanya memakai boxer saja? " tanya Grizella.


Oh tidak. Mata polosku Tercemar. batin Grizella.


Jaxton pun tersenyum melihat gadisnya itu.


Jadi, dia berteriak hanya karena melihat aku tidak memakai celana? Bukankah aku sudah memakai boxer gelap ini. batin Jaxton gemes melihat ke arah boxer nya. Jaxton pun segera memakai celananya. Dan meminta Grizella untuk menurunkan tangannya.


"Sudah. Aku sudah memakai celanaku. " ucap Jaxton tersenyum geli.


"Benaran! Awas kalau bohong. " ucap Grizella mengintip dari sela-sela jarinya.


"Apa yang kamu malukan. Aku kan tidak bertelanjang? " Jaxton gemes lalu berjalan keluar dari ruang ganti.


"Itu sangat memalukan bagiku. Cih. Emang kamu yang suka lihat gadis seksi. " ucap Grizella yang masih berdiri di tempatnya. Jaxton pun tersenyum.


"Aku tidak melihat gadis di luar sana. Kamu yang pertama. " ucap Jaxton jujur.

__ADS_1


"Cih. Aku tidak percaya tuh. " ucap Grizella.


"Tapi kamu pasti tahu. Di negara ku gadis seksi banyak sekali. Tidak sama dengan yang di sini. " ucap Jaxton mengedipkan matanya.


"Hah. Aku malas bicara denganmu. " ucap Grizella berbalik badan. Hendak melangkah tapi di tahan oleh Jaxton.


"Aku tidak tergoda oleh mereka. Kamulah wanita pertama yang membuatku tergoda. Aku bisa pastikan itu. " ucap Jaxton menatap lekat sang gadisnya.


"Aku tidak percaya. Mana ada seorang pria tidak tergoda oleh wanita cantik di luar sana. " ucap Grizella.


"Aku tidak sama seperti laki-laki di luar sana. Aku adalah pria satu-satunya di keluarga ku. Aku disibukkan oleh bisnis keluargaku dan bisnis ku sendiri. Dan semenjak kakakku meninggal, aku di sibukkan oleh anak-anak. Menjaga mereka agar tidak kekurangan kasih sayang orang tuanya. Memang ada sih wanita yang mengejar ku, tapi itu dilarang oleh anak-anak. Si kembar tidak menyukai mereka(wanita yang mengejar Jaxton ). Kamu bisa pastikan itu. Dan bertanya kepada si kembar agar kamu percaya kepadaku. " ucap Jaxton serius. Terlihat kejujuran di mata Jaxton oleh Grizella. Grizella sampai tertegun mendengar ucapan Jaxton. Grizella bahkan tidak berkedip matanya ketika mendengarkan Jaxton bicara.


"Lalu! Kenapa kamu tertarik terhadapku? " tanya Grizella. Jaxton pun terlihat berpikir.


"Emm. Entahlah, aku sendiri juga tidak tahu. Pertama kali aku lihat kamu aku langsung tertarik padamu. " ucap Jaxton.


"Karena merekalah aku berani mendekati mu. Tanpa mereka aku mungkin tidak akan berani mendekati mu saat itu. Aku mempercayakan jodohku di tangan mereka. Dan karena aku tahu mereka tertarik padamu, hal itu seperti angin segar bagiku. Membuatku semangat untuk mendekati mu. Mendapatimu bagaimana pun caranya. " ucap Jaxton tersenyum kepada Grizella. Tersenyum hangat yang membuat Grizella tersentuh.


"Tapi, bagaimana bisa!Β  Saat itu aku masih berstatus calon tunangan orang lain. Apa kamu akan tetap merebutku darinya? " tanya Grizella.


"Saat pertama kali kamu memperkenalkan pria itu hatiku sangat hancur. Tapi, aku tahu rahasia besar dirinya. Dan hal itu membuatku ingin menghancurkannya. Saat itu aku sedang memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa mengatakan kelakuan bejat pria itu. Melihat kamu yang sangat mempercayainya membuatku harus mencari waktu yang tepat untuk membongkar rahasianya. Dan ternyata tuhan berpihak padaku. Tuhan menunjukkan sendiri kelakuan bejat pria itu. Hingga aku tidak perlu bersusah payah untuk memisahkan kamu darinya. Saat itu aku sangat bahagia. Aku seperti menemukan peluang yang amat dekat di depan mataku sendiri. Ingin rasanya aku merayakannya saat itu. Tapi, karena waktu yang tidak tepat membuatku mengurungkan niatku. Tapi, hari ini aku merasa lega karena kamu sudah mau menjadi mommy untuk anak-anakku. Wanita yang akan selalu ada di sisiku. Terima kasih karena kamu sudah mau menerimaku. Aku sangat bahagia kali ini. Sangat, sangat bahagia sekali. " Jaxton menarik Grizella kepelukkannya. Memeluk erat gadisnya. Menyandarkan kepalanya di bahu gadis itu. Tubuh kecil Grizella sampai hilang olehnya.


"Kenapa tubuhmu kecil sekali? " goda Jaxton di saat situasi dramatis ini. Grizella yang saat itu sedang terharu tiba-tiba cemberut karena mendengar ucapan Jaxton.


"Apaan sih. " ucap Grizella melepaskan pelukannya. Lalu memukul lengan Jaxton.


"Kamu percaya padaku kan? " tanya Jaxton. Grizella tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. Jaxton pun kembali menarik Grizella kepelukkannya. Memeluk erat tubuh mungil Grizella. Mencium pucuk kepala Grizella. Tinggi Grizella saat ini hanya sampai di dadanya. Membuat Jaxton dengan mudah mencium pucuk kepala Grizella itu.


"Kamu benar-benar sangat kecil. Tinggi bahkan tidak sampai di ketiakku. Apa kamu kurang makan makanan bergizi? " goda Jaxton lagi.

__ADS_1


"Kamu.... " Grizella geram. Jaxton pun tersenyum dan meninggalkan kecupan di bibir mungil Grizella.


"Meski kamu kecil tapi aku sangatΒ  menyukainya. Dengan begitu aku dengan mudah mengendongmu. " ucap Jaxton mengusap kepala Grizella.


.


.


.


.


.


Bersambung.


INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Akan ada tampilan visual dari para pameran utama dan pendukung novel ku.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘


By : Nadila Sizy


#Grizella&Jaxton_LFR

__ADS_1


__ADS_2