Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Wedding Day


__ADS_3

...Happy Reading readers 🌼🌼🌼...


...Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻...


...Terima kasih atas semua dukungannya 🌸🌸🌸...


...•••••...


Beberapa minggu kemudian. Hari ini adalah hari dimana Jaxton dan Grizella menikah. Saat ini gadis itu tengah gugup di kamar penggantinya. Menunggu acara berlangsung dan ia di panggil untuk keluar dari kamarnya.


"Hei calon istrinya, Tuan Jaxton Davinchi. Bagaimana keadaanmu? Apa kamu baik-baik saja? " tanya Merci dan beberapa teman-teman Grizella yang juga ada di sana.


"Emm. Aku gugup Si. Apa aku benar-benar sudah siap untuk menjadi seorang istri dari pria yang berpengaruh di negri ini. Bagaimana jika aku membuatnya malu nantinya. Aku hanya berasal dari keluarga sederhana saja. Berbeda sekali dengan calon suamiku. " ucap Grizella tidak percaya dengan dirinya sendiri.


"Hei. Kamu tidak perlu memikirkan semua itu. Yang penting kalian bersama karena kalian saling mencintai. Bahkan, Tuan Jaxton tidak mempermasalahkannya. Apalagi, keluarga ini terlihat menyayangi kamu juga. Kamu hanya perlu menjadi dirimu seperti biasanya. Jangan menilai rendah diri sendiri. Kamu paham kan apa yang aku maksud. " ucap Merci menenangkan sahabatnya itu. Grizella pun terlihat menghirup dan membuang rasa gugup nya. Lalu tersenyum kepada Merci.


"Kamu kapan nyusulnya? " tanya Grizella mengedipkan satu matanya. Mengoda sahabatnya itu.


"Apaan sih. Ini tuh hari kamu. Kita hanya akan membahas tentang kamu saja. " ucap Merci.


"Mempelai wanitanya di persilahkan hadir di acara. "Panggil seorang petugas acara.


"Kamu akan datang sebentar lagi. " jawab Merci.


"Yaudah, ayuk kita keluar. Suamimu pasti sudah tidak sabar menunggumu sekarang. " goda Merci yang berhasil membuat pipi Grizella merona.


"Apaan sih. " ucap Grizella. Merci pun tersenyum lalu mereka berjalan keluar.


...•••••...


Saat ini. Jaxton dan Grizella sudah resmi menjadi suami istri. Mereka sudah sibuk melayani tamu yang ingin memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru tersebut.


Sudah hampir 2 jam lamanya Grizella melayani tamu -tamu tersebut. Bahkan, Grizella tidak menyangka bahwa keluarga Jaxton akan mengundang tamu sebanyak sekarang ini.


Terlihat Grizella memijit betisnya yang keram. Akibat lelah berdiri seharian. Dan hal itu tidak sengaja di lihat oleh Jaxton.


"Ella. Kamu tidak apa-apakan? " tanya Jaxton berjongkok di depan Grizella. Mencoba mengambil alih betis Grizella untuk di urut kaki Tersebut. Grizella sampai terperanjak melihat Jaxton melakukan hal itu di depan orang banyak.


"Hei. Apa yang kamu lakukan? Berdirilah. " pinta Grizella. Jaxton pun tidak mengubrisnya dan malah sibuk sendiri memijit betis Grizella. Para tamu undangan sampai iri dengan Grizella yang terlihat sangat di manjakan oleh Jaxton.


"Aku sudah tidak apa-apa, kok. " ucap Grizella berusaha bangun dari duduknya dan tiba-tiba Grizella kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh. Untung Jaxton ada di depannya dan langsung menangkap tubuh Grizella kepelukkannya. Dengan cepat Jaxton mengendong tubuh kecil Grizella ala Bridal Style.


"Maaf, Ma. Jaxton akan membawa Grizella ke kamar kami. Dia butuh istirahat sekarang. " ucap Jaxton kepada Mommynya.

__ADS_1


"Yaudah, kasihan menantu Mommy. Kalian istirahatlah terlebih dahulu. Biar Mommy dan Daddy yang mengurus sisanya. " ucap Jenny prihatin dengan keadaan menantunya.


"Makasih, Mom. " ucap Jaxton yang langsung pergi ke kamar hotel yang memang di sediakan khusus untuknya karena hotel ini adalah miliknya sendiri.


Setibanya di dalam kamar pengantin baru. Jaxton langsung merebahkan tubuh Grizella di atas kasur yang penuh dengan kelopak bunga mawarnya.


"Istirahatlah dulu. Apa sebaiknya kamu ganti pakaian dulu. Biar tidurnya lebih enakan. "Saran Jaxton. Grizella pun terlihat menganggukan kepalanya.


"Emm. Dimana kamar mandinya? " tanya Grizella yang memang tidak mengetahui letak kamar mandi. Dilihatnya setiap pintu terlihat sama saja bentuknya.  Membuat gadis itu bingung sendiri.


"Biar ku antar. Lagian kakimu masih lelah kan. " ucap Jaxton.


"Sudah tidak apa-apa, kok. " jawab Grizella. Jaxton pun tidak bisa menjawab lagi. Hanya bisa menunjukkan kepada Grizella dimana letak kamar mandinya. Tiba-tiba bunyi ketukan pintu dari luar. Jaxton pun berjalan mendekati pintu masuk.


"Ada apa? " tanya Jaxton bingung.


"Ini ada paper bag dari nyonya, Tuan. " jawab pelayan hotel. Jaxton pun menerimanya.


Setelah menerima paper bag tersebut. Jaxton pun melihat isinya. Betapa terkejutnya dia melihat isi di dalam paper bag itu. Jaxton pun tersenyum nakal.


Tok. Tok. Tok.


Jaxton mengetuk pintu kamar mandi.


"Ooh. Terima kasih. " ucap Grizella yang kembali  mengunci pintu kamar mandi.


Beberapa saat setelah itu. Sudah hampir setengah jam Jaxton menunggu Grizella keluar dari kamar mandi. Namun, gadis itu tak terlihat  batang hidungnya.


"Sayang. Apa kamu sudah selesai? " tanya Jaxton.


"Iya. Tunggu sebentar. "Jawab Grizella dari dalam.


Jaxton pun melihat Grizella keluar. Menatap sang istri yang terlihat sedang menundukkan kepalanya.


"Kamu istirahatlah dulu. Aku mau membersihkan diri juga.  " jawab Jaxton yang langsung masuk ke dalam kamar mandi. Karena tidak tahan melihat gadis cantik di depannya tersebut.


Grizella pun memutuskan untuk pergi ke kasur kingsizenye tersebut. Merebahkan tubuhnya yang sudah letih. Ada rasa tidak nyaman pada dirinya karena pakaian yang sudah di pilihkan oleh mertuanya tersebut. Untung ada luarannya. Jika tidak, pasti dia akan semalaman di kamar mandi.


"Ada apa, sayang? " tanya Jaxton yang sudah keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang terlilit di pinggangnya. Melihat Grizella yang sepertinya sedang gugup. Jaxton pun sampai tersenyum melihatnya.


"Emm tidak apa-apa, kok. Kenapa kamu tidak memakai bajunya di kamar mandi? " tanya Grizella. Jaxton pun tersenyum lalu berjalan mendekati sang istri.


"Emangnya kenapa? Kita sudah sah menjadi suami istri. Apa salahnya coba? " tanya Jaxton heran.

__ADS_1


"Boleh aku minta tolong ?" tanya Jaxton.


"Mau di bantuin apa? " tanya Grizella dengan suara kecilnya.


"Keringkan rambut ku. Aku ingin mencoba mempraktekkan nya sendiri dengan istriku. Karena sekarang aku sudah tidak sendiri lagi. " ucap Jaxton membalikkan badannya ke arah Grizella. menatap memelas gadis yang sudah sah menjadi istri manisnya itu.


"Yaudah, sini. Apa mau pakai pomade dulu? " tanya Grizella.


"Tidak usah. Udah malam juga. " Tiba-tiba Grizella merasakan tangan Jaxton yang masuk ke dalam pakaian Grizella.


"Apa yang kamu lakukan? " tanya Grizella.


" Apa aku bisa melakukannya malam ini? " tanya Jaxton yang sudah berdiri di depan Grizella. Mengendong tubuh kecil Grizella ke kasur.


"Aku tidak bisa. " jawab Grizella. Jaxton pun mengernyitkan keningnya.


"Kenapa! Bukannya kita sudah sah di mata agama dan hukum." tanya Jaxton heran.


"Iya. Hanya saja aku tidak bisa sekarang. " jawab Grizella yang hanya bisa menundukkan kepalanya.


.


.


.


.


.


Bersambung.


...INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊...


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Akan ada tampilan visual dari para pameran utama dan pendukung novel ku.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘


By : Nadila Sizy

__ADS_1


#Grizella&Jaxton_LFR


__ADS_2