
^^^Happy Reading readers ๐ผ๐ผ๐ผ^^^
^^^Jangan lupa like dan komentarnya ya๐ป๐ป๐ป^^^
^^^Terima kasih atas semua dukungannya ๐ธ๐ธ๐ธ^^^
...โขโขโขโขโข...
Sesampainya di bawah. Pasangan suami istri itu sudah melihat si kembar duduk di meja makan. Jaxton pun melihat salah satu pelayan di sana.
"Tolong letakkan buku-buku ini di mobil Nona. " ucap Jaxton kepada salah satu pelayannya yang ada di sana.
"Baik, Tuan. " balas pelayan itu. Mengambil alih buku-buku di tangan Jaxton.
"Makasih ya, sayang. " ucap Grizella yang membuat jantung Jaxton berdetak. Ini adalah pertama kalinya gadis itu memanggilnya 'sayang ' .
"Kamu panggil aku apa tadi? " tanya Jaxton mencekal tangan Grizella yang hendak duduk di kursi yang ada di samping si kembar.
"Sudahlah, Dad. Kami mau berangkat ke sekolah. Daddy silahkan duduk di sana. " menunjuk kursi yang biasanya di duduki oleh Jaxton. Jaxton pun terlihat mengerucutkan bibirnya. Si kembar mulai deh. Padahal dia ingin mendengar lagi Grizella memanggilnya 'sayang '.
"Makan yang banyak, suamiku sayang. " ucap Grizella mengedipkan matanya ke arah Jaxton.
"Sayang. Aku kangen tahu. Berapa lama lagi kamu selesai itu? " tanya Jaxton. Grizella pun memelototinya. Jaxton pun cengengesan. Dia tau. Grizella tidak ingin membahas hal begituan di depan anak-anak.
"Emang kenapa? " tanya Jaxton pura-pura polos.
"Jangan bicara lagi. Atau kamu mau aku diami. " ancam Grizella yang berhasil membuat Jaxton bungkam. Sedangkan si kembar terlihat menahan tawanya.
"Cepatan sana selesai menyantap makanannya. Daddy mau berduaan dengan Mommy kalian. " kesal Jaxton karena selalu di ganggu oleh si kembar.
"Kami mau menunggu Mommy. Karena kami akan berangkat bareng bersama Mommy. Blueee. " cibir Zoe. Jaxton terlihat bersungut. Kesal dengan kedua anak kembar itu.
"Sayang. " panggil Jaxton memelas.
"Sudahlah. Cepatlah habiskan makanannya. " balas Grizella.
"Hahahahah. " tawa si kembar.
"Mommy adalah orang yang paling best. Kami sayang Mommy. " ucap si kembar. Grizella pun tersenyum.
"Mommy juga sayang dan cinta sama kalian. Kalau begitu, tunggu Mommy di mobil ya. Sebentar lagi Mommy nyusul kalian di dalam mobil. " ucap Grizella. Karena sudah melihat piring si kembar kosong.
"Bekalnya sudah di bawa kan? " tanya Grizella.
__ADS_1
"Sudah, Mom. Ini ada di dalam tas. Makasihya, Mom. " jawab Chloe menepuk isi tasnya.
"Sama-sama, sayang. Sekarang masuklah ke mobil dulu. " ucap Grizella. Si kembar pun pergi ke mobil Grizella. Jaxton pun melihat setiap pergerakan istrinya itu.
Cup.
"Apa yang kamu lakukan? " tanya Grizella.
"Makasih ya karena sudah menjadi Mommy untuk mereka. Menyayangi mereka seperti anakmu sendiri. Sekarang, mereka tidak akan sendirian lagi. Semua usaha yang selama ini aku lakukan akan di gantikan oleh kehadiranmu. " Jaxton mengusap punggung tangan Grizella. Grizella pun tersenyum.
"Sekarang habiskan makanannya. Aku bukanlah kamu. Yang bekerjanya bisa datang dan pergi sesuka kamu. " balas Grizella. Jaxton pun tersenyum lalu mereka menghabiskan makanan mereka.
"Aku bisa saja mengangkat kamu jadi sekretaris aku. " ucap Jaxton. Grizella pun bersungut kesal. Membuat Jaxton mengulum senyumannya. Tahu Grizella tidak akan menjawab 'iya' karena menjadi seorang guru adalah cita-cita istrinya tersebut.
Setelah selesai sarapan. Keluarga kecil itu pun berangkat ke tempat tujuan mereka masing-masing. Jaxton berangkat ke kantornya. Grizella dan si kembar berangkat ke sekolah bersama-sama. Eith. Sebelum itu, ada beberapa drama yang mereka lakukan sebelum masuk ke dalam mobil masing-masing. Sebuah drama yang hanya bisa dilakukan oleh mereka. Keluarga yang harmonis itu. Seperti tadi. Sebelum berangkat ke kantor. Jaxton terlihat merajuk. Grizella yang sudah berada di pintu mobilnya menjadi bingung sendiri. Lalu, menghampiri suaminya tersebut.
"Ada apa? Kenapa kamu seperti itu? " tanya Grizella. Menahan tawanya.
"Cih. Kamu tidak mau mencium tanganku? Itu adalah kebiasaan yang harus kamu lakukan setiap paginya padaku. Aku tidak perlu memaksamu untuk melakukannya juga kan? " tanya Jaxton yang berhasil membuat Grizella mengulum senyumannya. Grizella pun menggerakkan tangannya agar Jaxton mengikuti langkah kakinya.
"Mau ngapain? " tanya Jaxton bingung. Tapi, tetap mengikuti langkah kaki istrinya tersebut.
Cup.
Grizella memberikan kecupan lembut di bibir Jaxton. Pria itu mematung beberapa detik. Lalu, Grizella pun meraih tangan Jaxton. Mencium punggung tangan pria itu.
"Sayang. Kamu bikin aku malas ke kantor. Aku ikut kamu saja ya. " ucap Jaxton yang membuat Grizella tersenyum.
"Tidak boleh. Sekolah tidak menerima guru baru. " balas Grizella. Jaxton pun tersenyum.
"Aku tidak akan menjadi seorang guru hanya karena ingin bersamamu. Aku akanย menjadi bodyguard kamu di sana. " balas Jaxton mendekati Grizella. Memeluk gadis itu dengan erat.
"Aku tidak mau. Kamu masih banyak pekerjaan di kantor. " ucap Grizella.
"Tapi aku akan merindukanmu nanti. Aku.... " ucap Jaxton terpotong karena suara nyaring terdengar dari dalam mobil Grizella.
"Mommy. Ayuk kita pergi. Aku udah mau terlambat. " teriak Zoe. Jaxton terlihat berdecak kesal. Entah kenapa, ia mulai kesal dengan si kembar karena selalu mengganggu waktu romantisnya bersama sang istri.
"Sepertinya mereka harus tinggal bersama Mommy dan Daddy. Mereka selalu saja mengganggu waktu kita berdua." Grizella pun tersenyum.
"Yaudah, aku harus berangkat dulu. Hati-hati di jalan ya. " ucap Grizella.
"Tunggu sebentar sayang. Aku mau memelukmu sebentar lagi. " Jaxton kembali memeluk Grizella. Mencium pucuk kepala gadis itu. Lalu, Jaxton kembali mengendurkan pelukannya. Memberikan kecupan hangat di bibir mungil Grizella.
__ADS_1
"Aku sudah boleh pergi, nih? " tanya Grizella memastikan. Jaxton pun tersenyum lalu mengusap lembut pipi Grizella.
"Sudah. Jangan lupa rindukan aku ya, sayang. " ucap Jaxton melambaikan tangannya kepada Grizella. Grizella pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Ikut melambaikan tangannya. Begitu juga si kembar. Mereka ikut melambaikan tangan mereka kepada Jaxton.
"Bye, bye. Daddy. " teriak si kembar. Jaxton pun tersenyum mendengarnya.
"Bye, bye, sayang. " balas Jaxton.
Sampai akhirnya mobil Grizella tak terlihat lagi. Jaxton pun ikut masuk ke dalam mobilnya. Sang supir pun melajukan mobilnya ke kantor.
Setibanya di kantor. Jaxton menelepon seseorang.
"Tolong buketkan bunga mawar merah. Di bungkus secantik mungkin. Kirimkan atas nama saya. Dan berikan kepada istri saya. Namanya Grizella Anatasya Davinchi. " ucap Jaxton kepada orang di seberang.
Setelah melakukan tugas yang luar biasa itu. Jaxton pun mulai fokus dengan pekerjaannya. Ia ingin segera menyelesaikan pekerjaan ini. Agar ia bisa berlibur dengan istrinya minggu depan.
Di sekolah si kembar. Lebih tepatnya di tempat Grizella. Gadis itu sedang membantu anak-anak berbaris dengan rapi. Karena hari ini adalah hari sabtu. Maka sekolah akan melaksanakan kegiatan mingguan yaitu 'Apel Pramuka '. Anak-anak seperti biasa akan melakukan ritual pembacaan Try Satya dan Dasa Dharma. Setelah itu, anak-anak akan di suguhkan oleh ceramahan dari KepSek dan setelahnya anak-anak akan di bimbing untuk menyanyikan lagu kepramukaan. Setelah itu, membuat yel-yel setelahnya. Dan di akhiri dengan doa. Barulah setelah itu anak-anak murid masuk ke dalam kelasnya.
"Baiklah. Kembali ke dalam kelas. Barisan 1, 2 dan 3 silahkan bubar terlebih dahulu. Bubar secara teratur ya, anak-anak. " salah seorang guru membubarkan anak-anak secara teratur agar tidak berhimpitan. Hal ini akan mengurangi resiko kegaduhan yang mungkin akan di timbulkan oleh anak-anak nantinya. Pembubaran akan berjalan beberapa menit dan berlanjut ke kelas berikutnya. Sampai akhirnya semua anak-anak sudah masuk ke kelasnya.
Anak-anak akan di beri waktu untuk istirahat sebentar. Kurang lebih 5 menit hanya untuk sekedar meminum air mineralnya ataupun beristirahat karena lelah. Setelah itu, para guru akan masuk ke dalam kelasnya. Lalu, para guru pun langsung mengajarkan pelajaran hari ini.
Hingga tidak terasa. Hari sudah menunjukkan pukul 11 siang. Sekolah dibubarkan karena waktunya pulang. Hari sabtu seperti biasa akan pulang cepat karena para guru biasa melakukan rapat dengan sekolah tetangga. Untuk Grizella, beruntung gadis itu tidak ada terpanggil untuk rapat. Sehingga ia pulang cepat. Grizella pun mengantarkan si kembar pulang.
"Apa kita pulang sekarang? " tanya Grizella kepada si kembar.
"Ayuk, Mom. " balas si kembar serentak.
"Kalau begitu, ayuk. " ajak Grizella. Mereka pun pergi masuk ke dalam mobil. Grizella lupa bahwa ia harus melaporkan kepada Jaxton. Entah apa yang akan pria itu lakukan nantinya karena selalu di lupakan oleh istri manisnya.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Aku percepat nih doble upnya. Semoga tergugah untuk kasih aku like ya๐
__ADS_1
Jangan lupa tekan jempolnya๐๐๐ ya. Agar Uni bisa beli kuota untuk Update nih novel.๐๐๐
TERIMA KASIH๐