Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Issabela


__ADS_3

...Happy Reading readers 🌼🌼🌼...


...Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻...


...Terima kasih atas semua dukungannya 🌸🌸🌸...


...••••...


Grizella sudah bersiap-siap untuk pulang ke mansion Jaxton. Grizella terlihat menunggu sebuah taksi yang sudah dia pesan di depan halte sekolah. Saat hendak menunggu taksi tiba-tiba ada sebuah motor lalu menarik tas milik Grizella. Grizella pun terkejut dan refleks melepaskan tasnya. Grizella pun berniat mengejar tapi langkahnya terhenti karena ada seorang pemuda yang sudah duluan  melemparkan batu besar ke kepala orang yang mengambil tas Grizella. Grizella pun mengucap syukur dan mengusap dadanya yang sedang cemas saat ini.


Pria tadi pun menghampiri tukang copet tadi lalu mengambil tas milik Grizella. Dan para pencopet tadi kabur karena di gertak oleh pria tersebut. Dia pun mendekati Grizella. Grizella sendiri terdiam di tempatnya.


"Nona tidak apa-apakan? " tanya pria itu. Grizella pun menganggukkan kepalanya. Menunjukkan bahwa dia baik-baik saja.


"Terima kasih, Tuan. Jika tidak, saya mungkin sudah kehilangan semua yang saya miliki di tas ini. " ucap Grizella memeluk erat tasnya.


"Sama-sama. Nona mau kemana? Biar saya antarkan. " saran baik di berikan oleh pria tersebut.


"Terima kasih, Tuan. Tapi saya sudah memesan taksi online tadi. " ucap Grizella lembut.


"Begitu ya. Kalau begitu, saya akan menunggu Nona menantikan taksinya. " ucap pria tersebut.


" Oh iya, perkenalkan nama saya Mario. Dan Nona? " tanya Mario tersenyum hangat. Memberikan tangannya agar mereka berjabat tangan.


"Emm saya.... " ucap Grizella terhenti karena Jaxton sudah berada tepat di belakang Mario.


"Sayang. Kamu di sini. Aku sudah mencarimu di sekolah tadi. Katanya kamu sudah pulang duluan. " ucap Jaxton menghampiri Grizella.


"Jaxton. Emm, aku nunggu taksi dulu di sini. " jawab Grizella. Jaxton menoleh ke sampingnya. Dilihatnya Mario dengan tatapan tidak sukanya.


"Oh iya, Kenalkan dia Tuan Mario. Tuan ini sudah membantu menyelamatkan aku dari pencopet tadi. " jelas Galuh yang membuat mata Jaxton membulat sempurna.


"Apa! Kamu tidak apa-apakan? " tanya Jaxton khawatir. Memeriksa tubuh Grizella dengan kedua matanya. Dari kaki sampai kepala Grizella ia perhatikan. Memeriksa  apakah Grizella baik-baik saja.


"Aku tidak apa-apa, sayang. Semua karena Tuan ini yang  sudah menyelamatkanku. Untung beliau ada kalau tidak aku pasti sudah kehilangan semuanya. " jawab Grizella sembari memegang tangan Jaxton. Jaxton pun terdiam. Bukan berterima kasih kepada Mario tapi lebih tepatnya merona mendengar panggilan Grizella terhadapnya.


"Kamu bilang apa tadi? Ulang sekali lagi, aku ingin mendengarnya lebih jelas. " ucap Jaxton yang membuat Mario memutar bola matanya dengan malas.


"Baiklah, kalau begitu saya pergi dulu. Melumut kalau saya berlamaan di sini. " ucap Mario pergi meninggalkan Jaxton dan Grizella berduaan. Grizella dan Jaxton pun mengernyitkan keningnya. Pria ini kenapa pikir Jaxton dan Grizella samaan.


"Ada yang tidak beres dengan pria itu. " ucap Jaxton. Grizella pun setuju dan menganggukkan kepalanya.


"Yasudah, kita pulang sekarang. " ucap Jaxton merangkul bahu Grizella. Grizella pun menahan tubuhnya.

__ADS_1


"Tapi aku sudah memesan taksi online. " ucap Grizella.


"Biarkan saja. Aku sudah ada di sini untuk mengantarmu. " ucap Jaxton.


Di tempat Mario. Pria itu terlihat sedang mengendarai mobilnya. Beberapa saat setelah itu mobilnya pun terparkir di sebuah RS swasta di Indonesia. Mario pun terlihat membawakan sebuah bunga mawar merah yang sudah di bungkus dengan indah. Dia pun masuk ke salah satu kamar VVIP di sana. Mario langsung masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Sore sayang. Coba tebak. Dari mana aku barusan? " tanya Mario kepada wanita yang tengah bersandar di ranjang RS sembari memberikan bunga mawar kepada wanita itu. Wanita itu terlihat seperti gadis yang barusan ia temui di halte bus sekolah. Benar, dia adalah Issabela. Istri tersayangnya Mario. Wanita yang mempunyai penyakit asma akut.


"Ini untuk istriku tersayang. " ucap Mario mencium kening wanita itu lama.


"Memangnya hubby dari mana? Jangan bilang hubby berduaan dengan pacar hubby. " kesal Issabela mengambil bunga pemberian Mario tersebut lalu menghirup wangi yang ada pada bunga tersebut. Mario pun tersenyum mendengar ucapan sang istri.


"Hei! Apa kamu cemburu? " tanya Mario merangkul bahu Issabela. Membenamkan wajah sang istri di dadanya.


"Apaan sih. Tentu saja aku cemburu. Senang ya pacaran di belakang istri. Aku akan membalasmu By. " jawab Issabela kesal.


"Hei! Hubby bercanda kok. Jangan sensitif gitu ya. Oh iya, tadi hubby tidak sengaja bertemu seorang wanita yang hampir kena copet. Mau tahu siapa wanita ini? " tanya Mario.


"Emang siapa wanita ini! Kenapa hubby begitu semangat sekali? " tanya Issabela.


"Jadi begini. Beberapa waktu yang lalu hubby tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita dan dia terlihat begitu mirip dengan istriku tersayang ini. Hubby heran karena  yang hubby tahu kamu ada di RS. Jadi, hubby mencari tahu tentangnya. Hubby rasa dia adalah wanita yang udah lama kita cari selama ini. Hubby rasa dia adalah saudara kembarmu sayang. Dia persis mirip denganmu sayang. " ucap Mario. Issabela pun membulatkan matanya. Tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar. Issabela sampai menutup mulutnya ketika mendengar ucapan Mario.


"Apa hubby serius? Aku ingin segera menemuinya. Kenalkan aku dengannya By. Pertemukan kami By.  " pinta Issabela dengan mata yang berkaca-kaca.


"Maksud hubby apa? " tanya Issabela.


"Adikmu mempunyai hubungan dengan pria nomor satu di negeri ini. Karena itu hubby sulit untuk mencari waktu agar kalian berduaan. Besok hubby akan menemui kekasihnya. Kamu di sini saja ya sampai dokter mengizinkan pulang. " mencium kening Issabela lama.


"Emm. Baiklah. Aku ingin cepat sembuh dan menemui adikku secepatnya. " ucap Issabela bersemangat. Mario pun senang melihat istrinya begitu bersemangat lagi setelah lama berada di RS.


"Yasudah, sekarang istirahatlah. Hubby akan menemanimu seharian ini. " ucap Mario ikut tidur di samping sang istri karena tempat itu terdapat ranjang RS yang muat untuk Mario tidur di sana juga. Mario pun memeluk tubuh sang istri. Membenamkan wajah sang istri di dadanya. Mengusap lembut punggung Issabela agar wanita itu nyaman tidurnya. Sampai akhirnya mereka pun tertidur dengan kenyamanan yang di berikan oleh diri mereka masing-masing.







__ADS_1











Adakah yang penasaran ama part ini? Mari tinggalkan jejak Kalian ya😊😊


.


.


.


.


.


Bersambung.


...INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊...


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Akan ada tampilan visual dari para pameran utama dan pendukung novel ku.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘


By : Nadila Sizy

__ADS_1


#Grizella&Jaxton_LFR


__ADS_2