Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Freedom


__ADS_3

Di California, USA.


Seorang pria paruh baya dengan kaca mata yang melekat di bagian depan wajahnya. Dan tangannya memegang koran harian. Dia terlihat serius. Sesekali ia menyeruput kopi buatan tangan sang istri.


"Sayang, sini duduk. " panggil nya kepada sang istri yang sedang bersih-bersih di dapur.


"Iya, By. " balasannya, kemudian sang istri pergi melangkahkan kakinya mendekati sang suami. Sang istri memilih duduk di samping pria itu. Menatap suaminya yang masih fokus dengan koran yang ada di tangannya.


"By, hubby. " panggil wanita itu.


"Sebentar ya. Tinggal dikit lagi." Jawab pria itu.


"Hubby. " panggilannya dengan sedikit nada yang merajuk. Pria itupun tersenyum dan menoleh ke arah istrinya.


"Maaf , yank. Oh iya, apa kita jadi ke kota A. " tanya pria itu.


"Jadi dong by. Aku rindu para cucu dan anakku. " jawabnya.


"Maaf, Tuan, Nyonya. Semuanya sudah siap. " ucap seorang asisten yang bernama Marcus


"Baiklah Marcus. Kamu boleh pergi. " ucap pria paruh baya itu. Dia pun kembali fokus dengan istrinya.


"Kita akan berangkat besok. Sekarang ayuk kita ke kamar. " ucapnya. Sang istri pun mengernyitkan keningnya.


"Loh, ini masih pagi by. Kenapa kita malah ke kamar lagi. " ucap sang istri. Pria itupun tersenyum menyeringai.


"Untuk menuntaskan hasrat hubby, yank. Ayuk. " katanya menarik tangan sang istri ke dalam kamar.


Ya, mereka berdua adalah Daddy dan Mommy Jaxton Davinchi. Panggil saja mereka Johan Davinchi dan Jenny Davinchi. Pasangan yang saling menyayangi, tanpa mengenal usia yang sudah tidak muda lagi. Di umur tua ini, tidak menyusut cinta kasih mereka. Mereka malah menambah kadar cintanya di tiap harinya.


Ke romantisan selalu ada di mana-mana. Tanpa melihat waktu dan tempat. Asal mereka ingin maka lakukanlah.


Johan juga mengajarkan hal itu kepada anak-anaknya. Cintailah istrimu dimanapun kamu berada. Tambahkan kadar cintamu di tiap harinya. Setiap kamu menambah kadar cintamu maka kamu akan merasakan betapa indahnya cinta itu. Cinta akan memberikan kepadamu sebuah kekuatan untuk selalu kuat dan berani menghadapi setiap masalah yang kamu hadapi. Karena cinta merupakan kata lain dari kekuatan. Kekuatan untuk terus berjuang, kekuatan untuk tetap berani, kekuatan untuk menerima.


Cinta juga memiliki banyak arti bagi mereka yang masih ragu. Tapi, cobalah untuk percaya dan menerima apa yang terjadi. Karena cinta itu akan kembali ke pemiliknya. Yakinlah hal itu.


"Hubby nanti temenin aku ke Mall ya. Mau beli oleh-oleh untuk anak-anak. " ucap Jenny setelah mereka sudah selesai menjalin cinta kasih yang penuh kenikmatan. Johan terlihat mengusap setiap sudut yang ada di bagian wajah istrinya. Lalu kecupan lembut pun mendarat di bibir Jenny.


"Apapun itu. Asalkan kamu senang. " balas Johan tersenyum hangat. Jenny pun tersenyum dan memeluk erat tubuh Johan. Tanpa adanya helaian benang di tubuh mereka. Beberapa detik setelah itu Jenny pun terlelap di pelukan Johan. Johan masih dengan posisinya yang sedang mengusap lembut bahu Jenny. Agar wanita itu nyaman tidurnya. Melihat Jenny yang sudah tertidur karena ulah nya, Johan pun ikut terlelap lagi bersama sang istri. Sembari memeluk erat tubuh sang istri.


Di kota A.


Jaxton terlihat sibuk dengan pekerjaannya. Terlihat dari banyaknya berkas-berkas di atas mejanya. Sesekali Jaxton memperbaiki posisi letak kacamata anti radiasi miliknya.


Matanya terlihat fokus menperhatikan tiap detail kata-kata yang tertulis di atas kertas putih itu. Setelah selesai membacanya Jaxton pun menuliskan tanda tangan miliknya lalu menutup berkas dan meletakkan berkas yang sudah beres di sisi kananya.

__ADS_1


3 jam berkutik dengan kertas putih Jaxton pun mengistirahatkan sebentar tubuhnya ke sebuah sofa empuk yang ada di ruangannya. Melepaskan kacamata dan jasnya.


Beberapa detik setelah itu datanglah sang sekretaris. Albert membawakan jus dan buah-buahan.


"Ini minumannya, Tuan. Kalau Tuan lelah lebih baik untuk istirahat dulu sebentar, Tuan. " ucap Albert yang sedang berdiri dengan posisi tidak terlalu jauh dari Jaxton.


"Aku tidak apa-apa. Apa masih ada yang harus aku tanda tangani?  " tanya Jaxton.


"Masih, Tuan. Dan nanti sore kita ada pertemuan dengan perusahaan Cavindra. " jawab Albert. Jaxton pun menegakkan badannya lalu meminum jus yang ada di depannya. Menusuk buah apel dan memakannya.


"Yasudah, baliklah ke raunganmu. Oh iya, carikan baby sister untuk anak-anakku. Kalau bisa yang tua saja. " ucap Jaxton.


"Bagaimana dengan yang lama, Tuan? " tanya Albert.


"Untuk sementara biarkan dia bekerja sebagai pelayan di rumahku. Aku tidak mau anak-anak di kasuh olehnya lagi. " balas Jaxton. Albert terlihat menganggukkan kepalanya, paham.


"Baiklah, Tuan. Jika tidak ada lagi. Saya izin ke ruangan saya. " ucap Albert. Jaxton pun menganggukkan kepalanya.


Di rumah Grizella. Terlihat pertemuan 2 keluarga berlangsung. Grizella dan Smith terlihat diam saja. Sedangkan, Seila melihat anak dan calon menantunya yang diam-diam membuat dirinya menghela nafas.


"Baiklah jika itu yang kamu inginkan, sayang. Mommy setuju saja. Ini adalah pilihanmu. " ucap Seila yang membuat Smith dan Edison langsung menoleh ke arahnya. Meminta penolakan dengan sorot matanya.


"Terima kasih, Mom. Grizella tidak menginginkan hubungan yang seperti ini. Grizella akan memilih sendiri jodoh Grizella. " ucap Grizella.


Seila terlihat menganggukkan kepalanya. Di hatinya Seila juga setuju jika anaknya, Smith berpisah dari Grizella. Seila tidak mau Grizella terluka nantinya karena Smith yang menyukai wanita lain di luar sana.


"Baiklah, sayang. Kalau begitu kami pamit dulu. Perjodohanmu dengan Smith sudah tidak ada lagi. Kamu bebas mencari pria yang kamu suka dan juga menyukaimu. Semoga hidupmu bahagia kedepannya dengan jodoh masa depanmu. " ucap Seila yang sudah berdiri dari duduknya.


"Terima kasih, Mom. " jawab Grizella senang. Sebenarnya Grizella juga tidak menyukai Smith. Semua itu ia lakukan hanya karena permintaan orang taunya. Tapi, karena pengkhianatan Smith membuat Grizella terbebas dari tali perjodohan ini. Dirinya bersyukur karena melihat langsung perselingkuhan Smith saat itu. Bila tidak, dia tidak tahu bagaimana hubungan rumah tangannya nantinya.


•••


Di dalam mobilnya, Smith terlihat tidak terima terhadap apa yang dilakukan oleh Mommynya. Matanya selalu berpaling ketika Seila memanggilnya.


"Smith. Mommy tidak mau kamu menyakiti perasaan gadis itu. Bukannya kamu bilang, kamu punya wanita yang kamu cintai. Maka dari itu, bawalah dia ke rumah. Perkenalkan kepada Daddy dan Mommy. " ucap Seila menoleh ke arah Smith.


"Tapi, bagaimana dengan semua yang telah kami rencanakan, Mom?" Ucap Smith.


"Kita tidak perlu mengambil milik orang lain. Kita buat sendiri dengan usaha kita. Itu adalah milik keluarga mereka. Kita tidak pantas untuk mengambilnya dari mereka. Mommy tidak mau kamu menyakiti hati seorang wanita. Kamu tahu, perselingkuhan dalam keluarga akan membuat rumah tangga kalian hancur ke depannya. Jika Mommy jadi Grizella, dan tahu bahwa kamu selingkuh maka hari itu adalah hari terakhir kita bersama. Kamu paham! " ucap Seila.


Deg.


Edison bergetar jantungnya ketika mendengar ucapan sang istri. Edison menoleh ke arah sang istri lalu menggenggam tangan Seila. Berkata di dalam hatinya 'Maafkan aku, Seila. Aku sudah berbuat salah kepada mu. Aku tidak mau kita berpisah nantinya. Aku akan memperbaiki rumah tangga kita. Aku berjanji padamu. '


"Ada apa, yank? " tanya Seila bingung.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, aku kagum saja denganmu. Makasih ya sudah menjadi Mommy yang baik untuk anak kita. " ucap Edison memeluk istrinya. Membenamkan wajah Seila di dadanya.


Tidak akan aku biarkan kamu jauh dariku. Kamu akan selalu ada di sampingku. Aku tidak bisa jauh-jauh darimu, yank. Gumam Edison yang langsung mencium pucuk kepala Seila.


Seila yang mendapatkan kelembutan dari Edison membuatnya tersenyum dan membalas pelukan Edison. Smith yang melihat Daddynya dari kaca spion membuat dirinya bingung. Kenapa gerak-gerik Edison terlihat aneh.


Setibanya di rumah. Seila langsung membersihkan dirinya. Sedangkan, Smith sedang duduk di sofa yang ada di ruang tamu. Edison juga ada di sana. Terlihat Edison yang sedang mengkhawatirkan sesuatu.


"Apa Daddy baik-baik saja. " tanya Smith penuh selidik.


"Apa maksudmu? " tanya Edison.


"Tidak ada. Hanya saja dari tadi aku perhatikan Daddy sepertinya memikirkan sesuatu? " ucap Smith. Edison pun tersenyum untuk menutupi kesalahannya.


"Daddy tidak apa-apa. Hanya urusan pekerjaan saja. " balas Edison. Smith pun manggut-manggut.


"Yasudah, Smith keluar dulu. Titip Mommy yah. " ucap Smith mengedipkan satu matanya.


"Itu urusan Daddy. Urus saja urusanmu. " balas Edison kesal. Pikirnya Smith meragukannya dalam menjaga Seila.


Smith pun tersenyum lalu meninggalkan Edison sendirian. Edison pun pergi ke kamarnya. Mendapati sang istri yang sedang memasuki ruang ganti pakaian. Tubuhnya masih berlapiskan handuk putih. Edison pun mendekat dan memeluk Seila dari belakang.


"Yank. Kenapa mandi tidak ajak-ajak. " ucap Edison sudah memeluk Seila dari belakang. Setelah itu membalikkan tubuh sang istri. Edison langsung melum** tubuh Seila. Tiap wajah sang istri tidak luput dari bibirnya. Bibir Edison pun turun ke leher. Dan tangannya mulai nakal, melepaskan pengait handuk yang ada di dada Seila. Hingga handuk itu terlepas dan Seila tidak mengenakan sehelai benang pun.


"Aku rindu kamu, yank. " seru Edison yang langsung mengendong Seila dan meletakkan Seila ke kasur. Dan terjadilah hal yang sudah diinginkan oleh Edison.


.


.


.


.


.


Bersambung.


IG : gx_shi7


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan 😚😘😙


By : Nadila Sizy

__ADS_1


#Grizella&Jaxton_LFR


__ADS_2