Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy

Si Kembar Mencari Mommy : Menemukan Mommy
Met


__ADS_3

Di tengah pusat kota. Banyak orang yang berlalu lalang di pinggiran toko hanya untuk menikmati dan memanjakan matanya melihat beraneka macam bahan dan makanan yang ingin di nikmati.


Setelah seharian ini di berada di tengah hutan yang sepi. Jaxton sengaja membawa sang istri ke pusat kota. Jaraknya dari penginapan kurang lebih 1 jam. Meski begitu, hal tersebut tidak membuat surut semangat pasangan pengantin tersebut.


Akan tetapi, ada yang berlebihan di sini. Pria blasteran di sampingnya ini selalu saja membawanya masuk ke toko yang tidak terlalu penting untuknya. Bukannya Tidak mau. Akan tetapi, semua itu sudah ada di rumahnya. Semua itu akan merepotkan nantinya jika di bawa ke rumah.


Tapi, tidak untuk pria tersebut. Tidak ada yang di repotkan jika itu untuk sang istri.


"Tidak apa-apa, sayang. Asal kamu suka aku tidak masalah. " ucap Jaxton mengusap pipi mulus istrinya.


"Tapi aku tidak mau. Mending kita keluar saja dari sini. Aku mau ke suatu tempat. Ayuk, hubby. " ajak Grizella menarik tangan Jaxton keluar dari toko pakaian wanita. Grizella pun menarik Jaxton dan membawanya masuk ke street food yang ada di kota tersebut. Bermacam-macam makanan di tunjuk Grizella membuat pria itu hanya bisa tersenyum. Bahagia melihat istrinya yang sangat antusias. Melihat wajah bingung ketika sang istri meminta makanan ke pedagang ada rasa tersendiri di hati Jaxton. Istrinya itu terlihat sekali sedang kebingungan. Jaxton pun turun tangan langsung dan langsung berkomunikasi dengan pedagang tersebut.


"Kamu mau yang mana, sayang? " tanya Jaxton kepada istrinya tersebut.


"Yang ini. " jawab Grizella menunjuk salah satu makanan yang berbentuk bola-bola bakso dengan  kuah sambal yang terlihat sangat mengugah selera tersebut.


Jaxton pun tersenyum melihat istrinya itu. Jaxton pun langsung memesankannya untuk istrinya tersebut.


"Habis ini kita mau kemana lagi? " tanya Grizella melihat anak-anak yang berlarian di depannya. Saat ini mereka sudah berada di taman kota.


"Pulang " jawab Jaxton santai yang membuat Grizella cemberut.

__ADS_1


Jaxton pun terkekeh.


"Kenapa? "


"Aku masih mau di sini, by. Sebentar lagi, ya. " bujuk Grizella kepada suaminya.


"Kamu tidak lupa, kan? Kalau kita kesini untuk bulan madu. Jadi, waktu kita harus di habiskan untuk itu. " jawab Jaxton mengedipkan matanya kepada sang istri. Membuat Grizella merona. Cubitan di pinggang pun di rasakan oleh Jaxton dari istrinya.


"Yaudah, kita akan tinggal di sini. Hubby akan menginap di hotel saja. " balas Jaxton pada akhirnya yang membuat Grizella langsung bahagia dan memeluk suaminya tersebut. Melingkarkan tangannya di pinggang Jaxton. Menyandarkan kepalanya di dada Jaxton. Jaxton pun membalas pelukan istrinya.


Di tempat lain di waktu yang berbeda.


"Hallo girls. Apa kalian sedang menunggu jemputan? " tanya pria itu.


Si kembar pun terlihat tersenyum dan mengiyakan ucapan pria itu.


"Sepertinya jemputan kalian terlambat. Apa mau paman antar? " tanya pria itu.


"Paman. " teriak seorang anak laki-laki. Pria itu pun menoleh dan tersenyum seperti sebelumnya.


"Arion, Aksa. Bagaimana sekolahnya? " tanya Mario. Ya, pria tadi adalah Mario. Mario datang karena menjemput kedua keponakannya.

__ADS_1


"Hai Zoe, hai Chloe. " sapa Arion dan Aksa. Si kembar pun tersenyum membalasnya.


"Kita pulang bareng, yuk. " ajaknya. Si kembar terlihat melirik satu sama lain. Lalu, mereka pun menganggukkan kepalanya.


"Yaudah, ayuk. "  Arion pun menarik tangan Zoe. Dan Aksa menarik tangan Chloe. Mario yang melihatnya hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Dasar bocah gumamnya.


"Kita cari makan siang dulu " ajak Mario kepada anak-anak tersebut.


"Okey, paman. " jawab Arion dan Aksa kompak. Tentu saja, karena hal itu bisa membuat mereka lebih lama lagi berduaan dengan si kembar. Dan menatap wajah si kembar sepuasnya. Meski mereka sudah berusaha 11 tahun tapi rasa suka mereka sudah mulai terbentuk untuk si kembar.


Mungkin, inilah yang di sebut jodoh masa kecil itu.  Entahlah, bagi yang mengalami pasti tahu bagaimana rasanya.


.


.


.


See You next time


k

__ADS_1


__ADS_2